Love In Race

Love In Race
Rencana Sesudah Resepsi



Istana Al Azzam Dubai UAE


Acara ijab qobul antara dua pasangan kakak beradik dan saudara kembar dari dua keluarga yang sudah saling mengenal puluhan tahun itu, akhirnya berjalan lancar.


Charles McGregor memberikan mas kawin berupa rumah miliknya di daerah Chelsea London yang termasuk area elite disana selain perhiasan dan uang tunai. Radhi sendiri memberikan mas kawin ke Charlotte berupa sebuah rumah mewah di Dubai lengkap dengan isinya plus mobil Ferarri limited edition selain perhiasan.


Radhi pun memenuhi janjinya untuk tidak menempatkan Hoshi dan Bima dalam satu deret demi keamanan semua orang dari keributan yang unfaedah.


"Tetap tidak ada yang bisa mengalahkan mas kawin opa buyut Elang. Kastil dan kuda" kekeh Aidan ke Thara.


"Mas kawin paling uwu apa Ai?" tanya Thara.


"Opa buyut Ghani. Vespa pink." ( Baca The Detective and The Doctor )


Thara tertawa geli membayangkan Opa Ghani yang berwajah dingin, Vespa pink bersama Oma Alexandra.


"Soalnya Oma Alexandra ingin punya tapi dilarang sama Opa Ghani ... Eh malah jadi mas kawin." Aidan tersenyum saat melihat Charles dan Radhi saling menatap judes. "Astaghfirullah, sudah resmi jadi ipar ya masih saja julid !"


"Sepertinya bakalan macam Hoshi dan Bima kedua deh Ai" kekeh Thara.


"Aku sudah pusing mendengar keributan mereka, jangan ditambah cucuku juga..." keluh Aidan yang mendapatkan elusan di punggung dari istrinya.


***


"Aku menang McGregor. Rumah seisinya plus Ferrari limited edition" ucap Radhi sombong.


"Nanti Raine minta mobil model apa saja, aku akan belikan ! Jangan khawatir !" balas Charles judes.


Raine dan Charlotte yang saling berpelukan usai acara ijab, hanya melengos mendengar keributan unfaedah.


"Raine, apa kabar kalau kita acara kumpul keluarga?" Mata biru Charlotte tampak cemas.


"Rusuh yang jelas."


***


Para sepupu Radhi dari generasi keenam, mengucapkan selamat kepada kedua pria yang sudah menyelesaikan acara ijab dengan tanpa salah plus tanpa skandal cincin gelinding atau salah jari.


"Welcome back to our family setelah sempat menjauh" ucap Luke Bianchi sambil menyalami Charles.


"Thanks Luke" senyum Charles. Para sepupu lainnya pun ikut menyalami Charles dan Radhi. Tidak ketinggalan Sean dan Pahlevi pun datang memberikan selamat. Pahlevi Hassan, sepupu kandung Radyta Yung, akhirnya bisa berkumpul dengan saudara - saudaranya karena jadwal kuliah masih dua Minggu lagi dan ranch bisa ditinggal.


"Mas Damian" panggil Pahlevi.


"Apa Vi?" Damian tersenyum ke arah adiknya yang berdarah Turki itu.


"Boleh aku melihat peternakan untanya? Mumpung aku ada libur seminggu di Dubai." Pahlevi sangat antusias mengembang biakkan berbagai macam hewan ternak dan unta adalah salah satu keinginannya meskipun ayahnya, Fathir, kurang setuju.


"Kamu mau buka peternakan unta? Lahannya harus luas lho Vi."


"Daddy habis beli lahan lagi mas. Aku rasa cocok kalau untuk unta."


"Boleh lah. Besok.. Eh tunggu." Damian menoleh ke arah sepupunya. "Ada balapan nggak malam ini?"


"Adalah !!!" seru Gasendra. "Aku dan Ken sudah urus semuanya !"


Damian menatap putra Fathir Hassan itu. "Lusa saja Vi. Pagi-pagi kamu mas jemput, terus kita ke peternakan unta milik mas."


Pahlevi tersenyum senang. "Thanks mas Damian. Tapi kenapa nggak besok saja?"


"Yakin kamu bisa melek usai balapan semalam suntuk?" kekeh Damian.


Pahlevi nyengir. "Ah iya..."


***


Charlotte merasa senang bisa berkumpul dengan para sepupu Raine yang sekarang menjadi iparnya. Para wanita cantik itu tampak menyambut istri Radhi dengan hangat.


"Habis ashar mbak. Radhi dan aku tahu karena bakalan ada balapan jadi kita sengaja resepsi nya dimajukan karena jam sepuluh para cowok mau ke autodrome."


"Bee, balapan?" tawar Leia.


"Yuk, sekali-kali cewek ikut balapan macam kemarin Nadya, Garvita dan Mintang" ajak Nadira antusias.


"Aku pass deh mbak. Punya triplets itu melelahkan" kekeh Gemintang yang dikaruniai kembar tiga trio ABC, Arya - Ben - Mita, dengan Raj Rao usai mengalami keguguran sebelumnya.


"Aku nggak mbak" sahut Garvita yang sudah memiliki Galena.


"Sudah yang mbarep-mbarep saja ikut balapan berarti aku, Bee dan Nadira ya?" senyum Leia. "Lainnya nggak ada yang mau ikut? Oh Raine dan Charlotte harus ikut lah!"


Raine dan Charlotte hanya tersenyum bagaimana istri Dante Mancini membuat acara sendiri. "Ikut saja lah mbak" jawab Raine akhirnya.


Leia pun hendak berjalan ke arah kelompok para pria ketika Reema menyeletuk.


"Aku juga mau ikut mbak Leia."


Semua wanita disana menatap gadis itu tidak percaya. Blaze tersenyum smirk. Punya nyali juga dia.


Leia menatap Reema dan dengan tersenyum anggun, cucu Yakuza Takara itu mengangguk. "Oke Reema. Boleh ikut." Leia pun berjalan menuju kelompok para pria sedangkan Raine menarik tangan Reema.


"What the hell are you doing?" desis Raine kesal.


"Menemani suamiku lah. Apa salah?" jawab Reema. "Aku kan juga bagian dari keluarga kalian bukan? Apa kamu lupa aku adalah istri sahnya Damian?"


Raine memutar matanya sebal. "Terserah kamu lah !"


Reema tersenyum penuh kemenangan.


***


"Kamu mau ikut balapan, Dolcezza" tanya Dante sambil merangkul pinggang Leia.


"Yup. Aku, Bee, Dira, Raine, Charlotte dan Reema akan ikut acara balapan nanti malam" jawab Leia sambil menatap para sepupu dan iparnya yang paripurna semua.


Damian tersentak. "Reema ikut?"


"Iya Dam... Bagaimana... "


"Brengseeekkk !!! Ngapain dia ikut?" umpat Damian kesal.


"Dam..." Nelson menepuk punggungnya. "Dia ikut tidak salah. Dia istri kamu ..."


Damian mengusap wajahnya kesal. Semua orang tahu bagaimana perasaan Damian yang selau tidak nyaman bersama dengan Reema.


"Sabar Dam. Kamu tenang saja, ada aku, Bee dan Dira kalau istrimu aneh-aneh. Sean, kamu tenang saja. Zee tidak ikut balapan" cengir Leia ke Sean yang sudah panik saja memikirkan Zinnia ikut balapan.


"Ah Alhamdulillah..." ucap Sean lega.


"So, kita resepsi sehabis ashar dan jam sepuluh malam, langsung ke autodrome. Semua mobil pilihan kalian akan tersedia di sirkuit. Tenang saja" senyum Gasendra.


"Sayang Shinchan, Eagle dan Angin Topan bukan anak berbakti nggak ikut ya..." cengir Arkananta.


"Mas Lisus denger, alamat kamu ditendang ke Timbuktu lho !" kekeh Valentino.


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️