
Kediaman Keluarga Blair London
Aidan dan Thara sedang asyik mengobrol dengan kedua cucunya ketika kepala pelayan mengatakan ada seorang pria datang dengan mobil Mercedes Perak. Keempat anggota keluarga Blair itu saling berpandangan dan Radhi hanya tertawa sinis.
"Siapa lagi yang punya Mercedes Perak Kalau bukan si penabrak aku" ucapnya sebal.
"Apa kamu yakin Rad?" tanya Thara yang hanya geli melihat Feud antara Radhi dan cicit Duncan McGregor.
"Positif Oma. Yakin deh!" jawab Radhi tegas.
"Suruh dia masuk, Robert. Ajak makan malam sekalian. Satu porsi nasi Padanga masih ada kan sayang?" Aidan menatap istrinya.
"Kalau hanya satu porsi, adalah Ai." Thara memanggil pelayan untuk menyiapkan satu porsi nasi Padang untuk Charles.
"Mr Blair, Mr Charles McGregor" ucap Robert sambil masuk bersama Charles yang terkejut melihat Radhi dan Raine makan nasi sembari duduk diatas karpet serta pakai tangan.
"Mr Blair, Mrs Blair, maaf mengganggu acara makan malam anda..."
"Memang mengganggu" celetuk Radhi dan Raine bersamaan membuat Thara tertawa.
"Dasar anak kembar! Masuk Charles. Kamu sudah makan malam belum? Kalau belum, makan dulu.." ucap Thara.
Charles menyalami Aidan dan Thara bergantian.
"Duduk Charlie" sahut Aidan sambil menunjukkan sofa kosong.
"Terima kasih Mr Blair." Charles pun duduk di sfa yang berseberangan dengan keluarga Blair.
"Kamu bisa panggil Opa Ai dan Oma Thara, Charlie. Bukankah kita masih ada hubungan keluarga..."
"UHUK!" Radhi dan Raine batuk bersamaan membuat kedua opa dan Omanya menoleh ke arah si kembar.
"Kalian berdua itu lho... Nggak boleh seperti itu" tegur Thara sambil tertawa kecil dan menggelengkan kepalanya.
"Kan dulu Opa Edward..."
"Iya Opa kami tahu. Tapi buat aku, dia cuma saingan, bukan saudara. At all!" jawab Radhi judes. "Lagian dia sudah menabrak aku beberapa kali coba?"
"Dan yang tadi paling kacau" timpal Raine.
Charles cemberut diserang oleh dua saudara kembar itu.
"Sudah ah, kalian nggak boleh seperti itu" tegur Thara. Tak lama pelayan datang membawakan satu porsi nasi Padang lengkap dengan rendang dan ayam goreng serta sambal hijau, daun singkong dan sayur. "Makan dulu Charles."
Charles McGregor melongo melihat porsi yang tidak biasa dan menatap si kembar yang membalasnya dengan mata memancarkan 'Makan atau kami hajar!'
Charles merasa kesulitan makan nasi Padang itu, lalu pria itu meminta ijin untuk duduk lesehan macam si kembar.
"Santai saja Charlie. Kalau kamu mau makan macam si kembar, cuci tangan dulu sana" senyum Thara sambil menunjuk ke sebuah pintu kamar mandi untuk tamu.
Charles yang melihat bagaimana nikmatnya Radhi dan Raine makan dengan tangan, membuat pria itu penasaran. Akhirnya Charles memutuskan untuk ke kamar mandi dan cuci tangan disana. Setelahnya bergabung lagi bersama dengan keluarga Blair.
Dan tanpa diduga, nasi Padang yang penuh dengan berbagai macam lauk itu membuatnya terkesima.
"This is so delicious..." puji Charles.
"Kamu meremehkan Opa dan Oma ku McGregor! Mereka itu chef terbaik, tentu saja enak!" sahut Raine judes.
"Nasi Padang. Semua bumbu otentik resep Padang. Apa cocok di lidah kamu?" tanya Thara.
"Alhamdulillah cocok, Oma. Saya suka" jawab Charles sambil menggigit daging rendangnya.
"Kamu ikut keyakinan Mario McGregor?" tanya Aidan sedikit terkejut.
"Iya Opa. Kan opa Mario mualaf, sama dengan Opa Mike Cahill. Setelahnya keturunan McGregor dibebaskan untuk memilih keyakinannya dan keluarga kami tetap mengikuti opa Mario" jawab Charles.
"Kamu berapa bersaudara?" tanya Thara. "Siapa nama kedua orang tua kamu?"
"Nama kedua orangtua saya adalah Michael dan Amanda. Saya dua bersaudara, adik perempuan bernama Charlotte. Usianya sama dengan Radhi dan Raine. Dia lulusan desainer dan sekarang bekerja sebagai asisten manajer di rumah mode Morr di Soho."
"Morr?" seru Radhi dan Raine berbarengan kesekian kalinya.
"Iya. Brand Morr yang selevel dengan Louis Vuitton dan Berluti. Oh shoot, Alessandro Moretti adalah ipar kalian!" ucap Charles.
"Bingo!" ucap Raine.
"Apa Alessandro tahu kalau adiknya McGregor itu bekerja dengannya?" Radhi menoleh ke arah Raine.
"Tampaknya nggak tahu. Kan Alessandro di Milan, yang disini adik sepupunya kalau nggak salah..."
"Clarissa Moretti..." potong Charles.
"Nah itu dia, Carissa Moretti. Thanks McGregor."
"Jadi selama ini kalian tidak tahu kalau saling berkaitan?" tanya Aidan bingung.
"Lha Radhi sama dia saja nggak pernah akur" gelak Raine.
"Mana sempat mengurus keluarga satu sama lain. Kalau saja nih bocah tidak bilang soal Opa Mario McGregor... manalah aku tahu!" timpal Radhi.
"Kamu itu kalau ada saudara, janganlah seperti itu. Namanya memutuskan tali silaturahmi, nggak boleh" nasehat Thara.
"Lha dia sendiri yang bikin perkara!" tuding Radhi ke Charles.
"Sstttt... Kalian itu macam anak SMA saja. So, Charles. Apa yang membuat kamu tadi menabrak mobil Radhi?" tanya Thara.
Charles hanya menatap Raine dan menjawab. "Raine. Lagi-lagi bohong pada saya. Katanya tidak akan datang ke Silverstone, malah datang..."
"Aku memang tidak mau datang McGregor! Tapi aku mendapatkan undangan Fashion Week London dari Sakura Moretti, sepupu ku yang menikah dengan Alessandro Moretti. Sebagai pecinta fashion, masa harus dilepaskan begitu saja undangan nya? Kalau mau protes, Sono sama yang ngundang aku!" omel Raine judes karena sebal dibilang pembohong.
"Kamu kalau marah-marah, kok makin cantik?" goda Charles yang seolah tidak mendengarkan Omelan Raine membuat semua orang di sana melongo.
"Kalau begini, memang cocok jadi cicitnya Duncan McGregor dan Mario McGregor... Playboy nya sama" gumam Aidan sambil tersenyum.
***
Yuhuuuu Up Sore Yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️