Love In Race

Love In Race
Berempat



Dubai UAE


Keempat orang yang good looking itu lalu berjalan - jalan di sekitar hotel yang sedang mengadakan acara pesta kembang api untuk memperingati hari raya nasional.


"Hari raya apa Radhi?" tanya Charlotte ke Radhi yang menggandeng tangannya.


"Sepertinya hari ulang tahun Prince Crown of Dubai" jawab Radhi. "Entahlah."


Charlotte tampak senang melihat parade kembang api dan meminta ke ketiga orang itu untuk pergi ke harbour sambil menyaksikan kembang api.


"Kamu mau naik kapal?" tawar Radhi.


"Kapal?" Charlotte melongo.


"Kami ada dinghy ( yacht kecil ) terparkir disini. Kalau mau, kita naik sambil berlayar hingga ke tengah" tawar Radhi sambil menunjuk ke sebuah kapal bertuliskan Al Jordan dan Al Azzam.


"Kalian punya dinghy ?" tanya Charles ke Raine yang berjalan di sebelahnya.


"Kami punya semuanya, McGregor" senyum Raine.


"Jangan bilang kalian juga punya Yacht?"


Raine hanya tersenyum smirk. Charles menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu seberapa banyak kekayaan kalian..."


"Yang jelas..." Raine berbisik di sisi telinga Charles. "Kami lebih kaya dari McGregor."


Charles terbahak. "Kalau soal itu tidak perlu diragukan, Raine" ucapnya sambil mencium pipi Raine.


"Hei kalian, jadi mau ikut naik nggak?" tanya Radhi ke arah saudara kembarnya dan Charles McGregor.


"Naiklah Blair !" jawab Charles antusias.


Keempatnya pun naik dinghy yang dikemudikan oleh salah satu pengawal Radhi dan Raine. Kapal itu pun berlayar hingga ke tengah laut hingga mereka bisa melihat parade kembang api yang indah.


Radhi memeluk bahu Charlotte membuat Charles melotot tidak percaya adiknya dipeluk oleh rivalnya.


"Kamu tahu kan rasanya McGregor" ejek Radhi.


"Damn it Blair !" Charles pun memeluk pinggang Raine.


"Kalian berdua! Ya ampun !" gerutu Raine dan Charlotte bersamaan.


"Dengar, aku dan Radhi baru saja berkencan, kak Charlie. Kami masih penjajakan tapi kakak sudah heboh sendiri. Ataauuu... Kakak kena bumerang ucapannya kakak sendiri?" Charlotte memicingkan matanya.


"Apa maksudmu Lottie?" tanya Charles gugup.


"Adam pernah bilang kalau kamu berkeinginan untuk menjodohkan aku dengan Radhi supaya kakak bisa bersama Raine."


Damn it Adam ! Dasar mulut ember !


"Really McGregor? Well, kalau begitu, aku tidak keberatan jika kamu menjodohkan aku dengan Charlotte karena... " Radhi menatap Charlotte. "Aku sudah jatuh cinta dengan adikmu sejak aku menyelematkan dirinya dari cewek psycho itu."


"Benarkah Radhi?" Charlotte menatap wajah tampan pembalap F1 itu.


"Well, aku jatuh cinta dengan warna matamu dan otomatis dengan pemiliknya bukan?" Radhi mencium kening Charlotte. "Thanks McGregor."


Charles tampak mengusap keningnya.


***


"Kalau ada libur, kita coba naik yacht biar seru" celetuk Raine.


"Blair, yang kalian tidak punya apa sih?" tanya Charles.


"Yang tidak punya? Kekuatan absolut karena itu hanya milik Allah SWT semata. Orang mengira kami memiliki segalanya tapi apa artinya harta jika tidak ada kebahagiaan di dalamnya?" jawab Radhi.


"Apakah kalian pernah tidak bahagia?" tanya Charlotte.


"Sejujurnya? Kami bahagia tapi melihat bagaimana saudara-saudara kami yang harus menghadapi permasalahan dengan pasangan, membuat kami... Aku tepatnya, apakah akan mendapatkan pasangan yang bisa kami percaya dan sandarkan... Soal uang, Alhamdulillah kami tidak kekurangan tapi soal hati dan perasaan, itu beda cerita" papar Raine.


"Apa maksudmu Raine?" tanya Charles.


"Kalian kan tahu bagaimana mas Damian harus menikah dengan paksaan demi keluarga. Dan apa kalian pernah mendengar pangeran Alexander Khalid of Qatar?" Raine menatap dua kakak beradik McGregor itu.


"Bukannya dia ipar kalian?" tanya Charles. "Blair, bukankah kita akan besok akan balapan di Catalunya Spanyol lalu ke Qatar?"


"Yup" jawab Radhi.


"Memang ada apa dengan pangeran Alexander? Dia menikah dengan Kalila Al Jordan kan? Putri Oom Enzo?" sahut Charlotte.


"Benar tapi pernikahan mereka upside-down macam roller coaster meskipun sekarang sudah punya anak sih..."


"Raine, yang namanya menikah itu seperti bertaruh. Tidak ada pernikahan bakalan adem ayem tanpa ada riak di dalamnya. Kita pacaran begini saja sudah ada rusuh antara aku dan kamu, kita dan Radhi bersama Lottie. Tidak ada hubungan perfect tanpa kerikil disana. Semua itu berpulang dengan bagaimana awal tujuan utama kita memilih untuk menikah itu apa? One, kita memilih untuk tidak hidup sendiri dan membutuhkan pasangan dalam hidup. Kedua, menikah bukan hanya bisa menyalurkan hubungan biologis. Begitu hormon estrogen, testosteron dan progesteron bercampur menjadi satu lalu mengeluarkan endorfin hingga relaks... Boom, realita muncul. Kita akan diberikan realiti tentang hidup. Dua orang dengan karakter berbeda, dalam satu rumah plus perbedaan sudut pandang, itu akan terus berjalan sepanjang kita menikah..." papar Charles panjang lebar.


"Bagaimana kamu bisa bicara seperti itu McGregor?" tanya Radhi.


"Karena aku sudah ingin hidup bersama dengan Raine. Dan aku juga punya adik perempuan jadi aku berusaha tidak membuat kesalahan dalam berhubungan dengan adikmu, Blair. Mungkin aku adalah orang yang takut karma, tapi aku percaya semesta memiliki cara untuk memberikan apa yang kamu lakukan, kami ucapkan, kamu pikirkan... Jika kamu berada di jalur good side, aku yakin good deed akan datang kepadamu. Tapi jika kamu move to the dark side, ya apa yang kamu dapatkan akan equal..."


Charlotte dan Raine melongo mendengar ucapan Charles yang sangat berbeda dengan apa yang biasa mereka dengar. Charles yang mereka lihat tampak seperti bukan dirinya.


"Kak Charles, apakah kakak sadar?" Charlotte menatap bingung ke Charles.


"Memang kenapa?" balas Charles bingung.


"Seperti bukan kamu, McGregor" timpal Radhi.


Charles tersenyum. "Mungkin aku merenung dengan apa sudah aku lakukan padamu, Raine dan Lottie. Bagaimana bisa Allah memberikan karunia dipertemukan dengan adikmu padahal aku sudah berbuat jahat padamu dua tahun lalu. Dan aku seperti kemakan kebencianku ke kamu sebagai rival ternyata menjadi bumerang karena aku jatuh cinta pada kembaranmu..."


"Mungkin Allah melihat kamu memang jahat pada Radhi tapi sepanjang perjalanan waktu, kamu berusaha memperbaiki diri tanpa kita tahu kebaikan apa yang kamu lakukan... Dan saat waktunya yang tepat, Allah memberikan berkah tersendiri " senyum Raine.


"Asal kamu tahu Raine, sejak diskorsing dua tahun lalu, kakak aku sudah tidak berhubungan dengan banyak wanita" sahut Charlotte. "Aku tidak tahu kenapa tapi kak Charles mengatakan dirinya sudah jenuh dengan kehidupan unfaedah diluar balapan."


"Itulah yang membuat Allah melihat perbaikan dalam kehidupan kamu... Tapi tidak dalam gaya balapan kamu" sindir Radhi yang membuat Charles memicingkan matanya ke Emir Blair itu.


"Intinya adalah, kita semua dipertemukan dengan cara yang tidak biasa tapi diperlihatkan bahwa kita semua dikembalikan untuk menjadi keluarga lagi setelah kita semua sempat berpisah" ucap Charlotte.


"So, Radhi, siap double wedding?" seringai Charles.


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️