Love In Race

Love In Race
Dubai Autodrome Circuit



Istana Al Jordan, Halaman belakang...


Radhi mendekati kakak sepupunya yang masih menahan amarah dan dengan pelan duduk di kursi taman disana. Damian menoleh ke arah adiknya yang hanya menatapnya dengan wajah prihatin.


"Apakah tidak bisa ditolak mas?" tanya Radhi.


"I wish I can ( aku harap aku bisa )!" bentak Damian tapi Radhi tidak takut sedikitpun dengan kakaknya. Radhi tahu Damian sangat kecewa dengan keegoisan Reema. Dan Radhi tahu kalau sahabat Raine itu sudah menyukai Damian dari kecil.


Damian duduk di sebelah Radhi. "Makanya mas membuat perjanjian pra nikah buat jaga-jaga."


"Mas, apakah kamu akan menceraikan Reema jika sampai kamu tidak bisa mencintainya..."


"Rad, apakah Mintang bisa mencintai Krisna?"


Radhi diam saja.


"Dengar Radhi, di keluarga kita tidak ada yang namanya bisa mencintai seseorang karena terpaksa. Kita semua jatuh cinta dengan sewajarnya. Butuh proses. Nelson dengan Marisol, Nadya dengan Omar Zidane, Veena dengan Alexis, Lila dengan Alexander, Deva dengan Aya. Tapi aku? Tanpa angin hujan badai dengan seenaknya menggunakan kekuasaan ayahnya membuat Daddy tidak bisa menolak permintaannya!"


Radhi hanya mengelus punggung Damian. "Sabar mas. Aku tidak meminta mas Dam mencintai Reema karena yang namanya perasaan itu tidak bisa dipaksakan tapi aku minta selama kalian satu atap, jangan sakiti Reema."


"Aku tidak akan pernah bermain tangan ke wanita kecuali keterlaluan tapi jangan paksa aku untuk bisa merubah perasaan!"


"Bagaimana tanggapan Emir Al Salman jika mas Damian menceraikan Reema?" Radhi menatap Damian serius.


"Dia pasti paham kalau aku tidak bisa mencintai anaknya." Damian menatap Radhi serius. "Aku akan ambil resikonya karena aku pun mampu egois demi kebahagiaan aku!"


Radhi hanya menghela nafas panjang. "Yang penting kebahagiaan kamu mas. Macam mbak Mintang, mbak Zee dan Mbak Gem."


"Yes."


***


Dubai Autodrome Circuit UAE


"Menangkan pertandingan ini boys!" pinta Jean Dupont.


Radhi dan Gerald pun mengangguk. Apalagi mereka kembali berada di pole position satu dua, membuat keuntungan tersendiri ditambah Radhi balapan di rumahnya sendiri.


Semua pembalap sudah siap di dalam mobil masing-masing dan Radhi melihat di Paddock VIP tampak kedua orangtuanya dan Raine dibalik jendela kaca. Raine memberikan kode agar Radhi semangat balapannya dan hanya mereka berdua yang tahu.


Charles yang harus puas di posisi ke enam melihat ke arah Paddock dan tampak Raine berada disana sambil mensupport saudara kembarnya.


Duh! Harusnya dia memberikan support untuk aku... Charles bertekad usai balapan, dia akan menghadapi Alaric dan Nura. Bagaimana pun dia salah membuat kesan pertama ke orang tua Raine menjadi jelek.


***


Radhi dan Gerald memenangkan perlombaan dengan posisi Gerald nomor satu sedangkan Radhi nomor dua. Pembalap Audi, Jorge Velazquez berhasil naik podium sedangkan Charles McGregor berada di urutan kelima.


Kedua pembalap Ferarri itu tampak sumringah saat naik ke podium dan mendapatkan piala. Jean Dupont yang bertindak sebagai chief team engineering Ferarri pun ikut berdiri disana sambil menyalami Radhi dan Gerald.


Charles memilih untuk melepaskan semua outfit balapan nya dan menuju kamar mandi. Dirinya ingin tampil sudah dalam kondisi rapih dan wangi untuk menghadap Alaric dan Nura Blair.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa gaaaeeessss


Maap banget aku up pendek karena kena flu ini ( insyallah bukan covid karena tadi normal semua ).


Buat yang menunggu Damian Blair dan Thea Ramadhan, insyallah Damian hari Sabtu besok launching, sedangkan Thea awal bulan Mei.


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️