
Dubai Autodrome Circuit
Charles McGregor berjalan mondar mandir di Paddock nya dan tampak sangat gusar setelah mendengar suara kecupan yang sangat jelas. Dan itu kecupan yang sangat mesra dan intens, bukan sekedar ciumqn biasa! Siapa pria yang berani mencium Raine!
Adam Brown yang melihat drivernya kembali mode gusar dan emosi tingkat dewa, berusaha menahan sikap Charles. Dirinya tidak mau ada acara beli helm lagi setelah hampir tiap racing membeli helm!
"Jangan kamu lempar helm kamu, McGregor! Aku tahu kamu punya uang banyak tapi bukan berarti tiap balapan beli helm!" bentak Adam.
"Brengseeekkk Raine! Ada yang berani mencium dia! Ciuman mesra!" omel Charles McGregor dengan wajah emosi tingkat dewa.
"Siapa yang mencium Raine?"
"Pacarnya!"
Adam Brown melongo. "Ya wajar lah Charlie, disini adalah Dubai, tempat Raine tinggal. Dan kalau dia sudah punya pacar ya wajar. Kok kamu malah emosi?"
"Tidak bisa Adam! Raine itu punyaku!"
"Raine itu adalah milik Alaric dan Nura Blair, punya keluarga Blair bukan punyamu!"
"Akan jadi punyaku! Dengar Adam, aku tadi diundang ke istana Al Jordan. Katanya Raine disana. Bukankah Raine tinggal di Istana Al Azzam?"
"Mungkin kekasih Raine masih ada hubungan kekerabatan dengan Al Jordan?" gumam Adam.
"APPAAAAAA?" pendelik Charles McGregor.
"Dengar Charlie, Raine adalah putri Emir jadi wajar kalau dia memiliki kekasih di Dubai apalagi kalau dia seorang bangsawan. Sudah pasti Charles, kamu tidak masuk kategori."
Charles semakin emosi mendengar ucapan Adam. Tidak bisa! Tidak bisa dibiarkan!
***
Istana Al Jordan Dubai UAE
Ayrton dan Mariana menatap Sean, Zinnia dan Raine bergantian. Keduanya hanya bisa menghela nafas panjang berulang kali mendengar kenakalan anak-anak mereka.
"Jadi kamu sengaja meminta Charles McGregor datang kemari?" tanya Ayrton.
"Iya papa. Bagaimana? Sudah lama aku dan Zee tidak mengerjai orang" cengir Sean yang tampak tidak seperti seorang raja tapi seperti Gasendra usilnya.
"Kamu itu umur berapa sih Sean?" tanya Ayrton.
"Papa, soal menistakan kalian saja tidak ingat umur, apalagi aku" seringai Sean.
Ayrton tersenyum. "Touché."
"Kita ajak makan malam disini. Apakah Radhi akan ikut?" tanya Mariana.
"Tidak Tante, Radhi pulang ke Al Azzam. Bisa rusuh kalau Radhi ikutan kemari. Bubar acaranya" kekeh Raine.
"Raine, sebenarnya kamu dan Charles ada hubungan nggak sih? Apa kamu ada rasa dengan cicit Duncan McGregor?" tanya Mariana.
"Tidak. Buat aku sih, Charles McGregor paling enak dikerjain" gelak Raine.
"Awas lho Raine. Nanti kalau jadi jodoh kamu, gimana?" goda Zinnia.
"Nasib lah..."
"Tapi Raine, apa kamu belum punya pacar selain Marco?" goda Zinnia lagi. Semua orang tahu kalau putra duta besar Spanyol itu mengejar Raine sejak sekolah.
"Marcopolo? Noooo, aku tidak suka gayanya... kemayu. Aku rasa dia malah g@y" jawab Raine. "Dia mengejar aku supaya menutupi aslinya dia."
"Are you serious?" tanya Mariana.
"Serius Tante..."
"Mooommmy!" teriak tiga orang bocah yang masuk ke dalam ruang tengah istana Al Jordan dengan diikuti Riyad dan istrinya Mila.
"Riyad, Mila, terima kasih sudah menemani triple A" ucap Mariana. .
"Sama-sama your highness" senyum Riyad yang sudah menikah dengan seorang pengawal wanita bernama Mila Dzuhairi. Riyad memang sempat memiliki hubungan tanpa status dengan Kalila Al Jordan, adik sepupu Zinnia. Namun Kalila sudah dijodohkan dengan pangeran Qatar membuat mereka berdua harus menutup perasaan masing-masing. ( Baca My Undercover Prince ).
"Jasmine tadi sempat pusing gara-gara dia kebanyakan makan kambing" kekeh Ayrton.
"Lha nggak ingat umur" celetuk Raine.
"Kamu tahu sendiri kan, merasakan nasi mandi yang jarang didapat di Brussels, bikin Jasmine khilaf" kekeh Mariana. "Disini kan kita bisa makan sepuasnya."
"Owalaahhh, gara-gara wedhus!" celetuk Raine.
"Malah wedhus tho Raine" kekeh Mariana.
***
Menjelang jam makan malam, Charles McGregor bersama dengan Adam Brown tiba di gerbang istana Al Jordan. Penjaga disana memeriksa paspor dan id card masing-masing dan akhirnya mempersilahkan mereka masuk.
Charles dan Adam disambut oleh kepala pelayan istana Al Jordan yang membawa keduanya masuk ke dalam ruang makan formal. Disana sudah duduk para anggota keluarga Al Jordan minus Kalila Al Jordan yang sudah menikah dengan Alexander Husayn Khalid dan tinggal di Qatar.
Charles dan Adam terkejut saat melihat Sean dan Zinnia Léopold disana.
"Wow, what an honour... " senyum Charles sambil bersalaman dengan semua orang disana termasuk Enzo Al Jordan yang menatapnya dingin.
"Kenapa harus anak Mercedes yang datang kemari?" tanya Enzo dengan nada meremehkan.
"Lha Dad, Radhi kan di Al Azzam. Raine, mbak Zee dan bang Sean memang sengaja mengundang Charles McGregor dan asistennya kemari" kekeh Ken Al Jordan.
"Sorry Charles, kamu tahu kan Enzo Al Jordan" senyum Ayrton.
"So, kamu mau menanyakan apa? Siapa pria yang mencium Raine?" Kekeh Sean sembari memegang lembut bahu Zinnia.
"Bagaimana... " Charles menatap semua orang bingung.
"Saat kamu telepon tadi, aku loud speaker, McGregor" jawab Raine.
"Yang kamu dengar tadi adalah ini..." tanpa malu Sean mencium bibir Zinnia seperti tadi saat siang di ruangan Raine. "So, soal boyfriend, itu memang sengaja kami mengerjai dirimu. Bagaimana Charles McGregor, kamu mau melawan Raja Belgia?" seringai Sean usai mencium panas istrinya.
Charles McGregor hanya bisa terdiam tapi mata birunya menatap judes ke Raine yang tampak tidak bersalah membuat dirinya harus pusing seharian memikirkan siapa pria itu!
Awas kau Raine!
***
Acara makan malam bersama membuat banyak orang bernostalgia tentang Duncan McGregor, Mike Cahill dan Mario McGregor. Apalagi jika berhubungan dengan Keluarga Al Jordan.
Charles menjawab banyak pertanyaan tentang leluhurnya sepanjang yang dia tahu dan dengar dari kakek dan ayahnya. Mata biru Charles tidak lepas dari wajah Raine yang duduk di seberangnya membuat semua orang bisa melihat bagaimana pria itu sangat tertarik dengan Raine.
"Charles, apakah kamu tertarik dengan cucuku?" tanya Sabine.
"Kalau saya bilang iya, bagaimana Oma Sabine?" balas Charles dengan sikap gagah.
"Alaric tidak akan membiarkan kamu dengan mudah mendapatkan Raine yang kami yakin tidak memiliki perasaan apapun padamu" senyum Karl Schumacher.
"Apa maksudnya Oom Alaric Blair tidak akan mempermudah?" tanya Charles bingung.
"Karena, Charles, Oom Alaric pasti akan memasang banyak barikade untuk Raine. Kamu tidak hanya harus berhadapan dengan Radhi maupun Oom Alaric, tapi juga harus berhadapan dengan Oom Direndra dan Damian Blair.Oh, belum termasuk Opa Aidan..." jawab Sean serius. "Apalagi Raine adalah cucu perempuan satu-satunya Aidan Blair. Jalanmu berat, McGregor!"
"Dan itu belum seberapa jika Raine tidak membalas perasaan kamu" tambah Ken sambil nyengir.
Charles hanya bisa melongo.
Damn it!
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️