
Light dan Star kini berada di meja makan, saling berhadapan. Ella sudah kembali tidur setelah Star selesai memandikannya dan memberinya susu. Light juga sudah membersihkan diri, membuat dirinya tampak kembali segar, tidak seperti hari hari sebelumnya.
"Apa kamu mau mengatakan sesuatu padaku?" tanya Light. Ia ingin tahu mengapa tiba tiba Star menciumnya. Light sebenarnya tidak peduli akan alasannya, yang pasti saat ini hatinya sangat bahagia.
"A-aku ..."
Light menggenggam tangan Star, "Aku senang kamu kembali."
Star tersenyum mendengarnya, lalu berkata, "Apa aku masih boleh tinggal di sini meskipun aku sudah bisa melihat?"
"Tentu saja. Apartemen ini milikmu, bahkan aku akan selalu menjadi milikmu," ucap Light, membuat Star menatap manik mata Light.
Waktu seakan berhenti saat itu. Light berdiri dan menarik tubuh Star hingga ikut berdiri. Ia memeluk pinggang Star dan tak membiarkan ada jarak di antara mereka.
"Mungkin aku mengawalinya dengan buruk. Membawamu masuk ke dalam kehidupanku hanya untuk membalaskan dendam yang ternyata kosong. Dendam yang mungkin seharusnya kutujukan untuk diriku sendiri.
Aku minta maaf padamu atas semua yang telah kulakukan, tapi aku tak akan memaksamu melakukannya. Aku berharap kamu tak akan pernah pergi dari hidupku. Izinkan aku untuk membayar semua kesalahanku padamu dengan membahagiakanmu seumur hidupku.
Aku berjanji akan berubah menjadi lebih baik. Meskipun aku mengawalinya dengan buruk, tapi aku ingin mengakhirinya dengan indah dan penuh kebahagiaan. Maystar Asher, will you marry me once again?"
Sejak Light mulai berbicara, hati Star seakan berharap Light akan terus bersamanya. Hari demi hari yang ia lewati, di mana Light selalu menjaganya, merawatnya, menomorsatukan dirinya, bahkan rela menderita demi dirinya dan putri mereka, membuat kepingan kepingan cinta itu muncul.
Light hanya menyakitinya saat masa masa awal pertemuan mereka. Dari membuat dirinya tersiksa dengan segala pekerjaan, kemudian mengambil kehormatannya.
Star tak ingin terjebak di dalam dendam yang pasti tak akan ada habisnya, seperti film bollywood yang pernah ia tonton bersama dengan salah satu pelayan di rumahnya dulu.
Mata Star bertumbuk dengan mata Light. Ia yang harus sedikit menengadah ke atas karena tubuh Light yang lebih tinggi darinya, menatap mata teduh yang kini hanya terlihat ketulusan dan kesungguhan.
Star menganggukkan kepalanya dan mengulas sebuah senyum paling indah yang pernah ia buat. Light langsung memeluk erat tubuhnya. Tak ada lagi rasa gelisah dan panik saat Light memeluknya. Hangat, hangat yang menentramkan, hangat yang membuat hatinya semakin dipenuhi dengan cinta.
*****
Light yang begitu bahagia, langsung menghubungi kedua orang tuanya. Ia akan meminta pada kedua orang tuanya untuk menemaninya bertemu dengan David Asher dan keluarganya. Ia akan kembali menikahi Star, meskipun pada kenyataannya mereja belum bercerai. Hanya saja Light ingin memberikan momen indah yang belum Star rasakan, begitu pula dengan dirinya.
Malam hari, Light kembali mempersiapkan tempat tidurnya di atas sofa. Meskipun ia akan kembali tidur di sana, hatinya merasa bahagia. Star yang baru masuk ke dalam kamar melihat aktivitas yang dilakukan oleh Light.
"Tidurlah di tempat tidur. Aku tahu di sana tidak nyaman," ucap Star.
"Aku tidak apa. Tidurlah, Ella juga sudah tidur."
"Aku tidak akan tidur jika kamu masih akan bertahan di sofa."
"Bagaimana kalau aku berbuat sesuatu padamu?" tanya Light.
Star tersenyum dan berjalan mendekat, "Aku percaya kamu tidak akan melakukan apapun padaku. Bukankah selama beberapa bulan ini pun kamu tak berbuat apapun, kamu bisa menahan."
"Tapi sejak kamu melakukan ini, aku tidak yakin aku bisa menahannya," Light kembali meraih tengkuk Star dengan sebelah tangan, dan sebelah tangannya lagii memegang pinggang Istrinya itu. Ia mencium Star dengan dalam, ********** perlahan hingga semakin lama membuat keduanya panas dan perlu meraup oksigen.
"Kamu adalah suamiku dan aku adalah istrimu. Bila terjadi lebih dari ini pun, aku sudah siap," ucap Star.
Light menggelengkan kepalanya, "Aku akan melakukan lebih ketika aku sudah menikahimu lagi. Aku ingin melakukan dengan cara yang benar."
"I love you," ucap Star,membuat hati Light berbunga bunga, ia tersenyum dan kembali memberikan ciuman pada istrinya itu.
🧡 🧡 🧡