Kiandra's Trip

Kiandra's Trip
Mencari tahu



Setelah menggambar desain untuk butiknya,Monica jongkok di hadapan Dirga sambil menangis


"kau jahat mas hiks hiks hiks"tangis Monica sambil meremas selimut yang menutupi tubuh Dirga


"aku akan mengembalikan dia untukmu meski aku harus menjadi janda di usia yang masih berkepala dua hiks.. hiks.. "Monica menangis tanpa suara sambil menatap lantai.


Monica menghapus air matanya ketika ia melihat buku diary berwarna merah dengan gambar beruang dibawah ranjangnya. Perlahan dia membukanya. Dihalaman pertama dia melihat dua anak laki laki dan satu perempuan laki laki yang satunya menggenggam erat tangan si anak perempuan dan yang satunya mengacungkan jempol ke atas sambil tersenyum ceria. Monica terkejut ketika melihat cowok yang menggenggam tangan cewek tersebut adalah Dirga dan yang paling membuatnya terkejut adalah cowok yang mengacungkan jempolnya itu adalah Arjun, asisten kepercayaannya di butik. Monica ingat bahwa Arjun mendapatkan beasiswa kuliah di Jerman dan dia yakin kalau perempuan itu adalah orang yang dicintai suaminya.


"kau akan mendapatkan sejuta tanda tanya dariku Arjun"ucap Monica pelan takut Dirga bangun


Karena tidak sanggup menahan air matanya dia memutuskan menutup kembali buku tersebut dan meletakkannya di tempat semula dan membaringkan tubuhnya di samping Dirga.Belum sempat ia memejamkan matanya Dirga memeluknya dari belakang sambil mengigau


"Melly dimana kamu aku rindu"kata kata itu yang selalu Dirga ucapkan namun dia tetap memeluk Monica dan Memejamkan matanya.Monica membalikkan wajahnya dan melihat Dirga menangis tapi masih memejamkan matanya.Monica merasa iba lalu ia memeluk Dirga dan menenggelamkan wajah Dirga ke dadanya. Ketika dirasa suaminya mulai tenang dia melonggarkan pelukannya


"aku akan mencari tahu siapa melly"ucap Monica dalam hati


Keesokan harinya setelah sarapan dia kembali ke kamar.Monica melihat Dirga yang kesulitan memakai dasi dan ia bergegas menghampirinya


"sini kubantu"ucap Monica. Tanpa menunggu persetujuan Dirga,Monica langsung merampas dasi itu.Dia kesulitan karena harus jinjit untuk memakaikannya namun secara tiba tiba Dirga menarik piggul kecil Monica dan mengangkatnya.Monica yang masih marah pada pada Dirga diam saja tanpa berkomentar walaupun jantungnya berdegup kencang,ia juga enggan untuk sekedar menatap suaminya


"sudah"timpal Monica sambil berusaha turun dari gendongan Dirga namun Dirga tidak menurunkannya,ia malah merebahkan tubuh kecil Monica di ranjang kemudian menindihnya


Setelah sekitar 10 menit mereka bertukar saliva,mereka segera bangun dan mengelap bibir masing masing dengan tisu


"entah sudah berapa wanita yang kau ***** mas"sindir Monica palan tanpa sadar Dirga mendengarnya


"baru kamu"jawab Dirga santai dan kembali cuek


"ck kau pikir aku percaya mas"ketus Monica


"apa yang membuatmu tidak percaya? "tanya Dirga tetap dengan wajah tanpa ekspresi kemudian duduk di sofa dan membuka hpnya


"kau sangat mahir melakukannya,munkin kau pernah dengan kekasihmu"jawab Monica sambil memanyunkan bibirnya dan meletakkan sepatu di bawah suaminya


"aku tidak pernah memiliki kekasih"sahut Dirga


"mana mungkin,kau itu tampan mana munkin tidak memiliki kekasih"ucap Monica seraya bangkit dari jongkoknya,tiba tiba Dirga meraih pinggang kecil Monica dan mendudukkannya di pangkuannya.


Bersambung