
Malam hari tiba dengan cepat karena terisi oleh obrolan ringan Monica dan Kiandra sedangkan Dirga masih sibuk mengecek email yang dikirim Vivi sekretarisnya
"mas"panggil Monica
"hmm"jawab Dirga tak mengalihkan pandangannya ke leptop
"sholat dulu,dah Isya'juga"suruh Monica
"iya"ucap Dirga kemudian menutup leptopnya dan melangkah ke kamar mandi
Setelah memastikan Dirga sholat, Monica pun turun dan menyiapkan makan malam ditemani Kiandra
"udah ketata rapi ca, panggil suamimu dan aku akan panggil ayah"ucap Kiandra yang dibalas dengan anggukan oleh Monica
Sampai di kamar
"MAS yuk makan malam"yang tadinya Monica berteriak kini mengecilkan suaranya bahkan sampai tidak terdengar oleh telinganya sendiri ketika melihat tubuh sispack Dirga yang tengah bertelanjang dada
"apa ca?"tanya Dirga datar menatap Monica yang telah merona karena malu ber campur gugup
"em.. emm.. anu"Monica menggantung ucapannya karena gugup terlebih melihat pandangan indah didepan matanya
"apa?"tanya Dirga bingung
"anu.. emm itu"Monica masih gugup karena mendadak tenggorokannya kering
Dirga pun akhirnya sadar bahwa Monica gugup karena melihatnya bertelanjang dada dan terlintas di otaknya untuk menjahili Monica
Perlahan Dirga turun dari ranjang tak lupa meletak kan leptopnya lalu berjalan mendekati Monica dengan senyum tak bisa diartikan,sontak Monica mundur tapi kali ini dia tidak beruntung karena ia sudah mentok ke dinding.Dirga pun hanya tertawa falam hati melihat ekspresi wajah istrinya yang menurutnya lucu,namun Dirga tidak berhenti di situ saja ia melangkah lebih maju lalu mengunci Monica di tembok
"m.. mas apa y.. yang akan kau lakukan ?"dalam situasi yang menurutnya mencekam ia masih berpura pura bodoh.
Dirga tak menjawab pertanyaan Monica melainkan mendekat ke telinga sebelah kiri Monica dan membisik kan sesuatu di sana
"jangan gugup seperti itu sayang,tubuhku hanya milikmu"goda Dirga berbisik ke telinga sebelah kiri Monica lalu mendongakkan kepalanya dan langsung me****t bibir Monica
"ya allah apakah detik ini aku terakhir menyandang status perawan apalagi dia tadi memanggilku sayang, aduh mati aku"gumam Monica dalam hati
Karena tidak ada balasan Dirga akhirnya menggigit bibir bawah Monica dan sontak Monica membuka bibirnya karena kesakitan.Dirga pun tak melewatkan kesempatan itu dan langsung memasukkan lidahnya dan mengabsen seluruh rongga mulut Monica. Sedangkan Monuca yang mulai merasakan kenikmatan pun membalasnya dan mengalungkan tanganya ke leher Dirga
"bi ijah tolong Panggil Monica kenapa anak itu lama sekali"suruh Rehan yang di balas anggukan oleh bi ijah
Bi Ijah pun ke atas untuk memanggil Monica
"kenapa pintunya terbuka"gumam bi Ijah kemudian ia langsung mendekati pintu. Alangkah terkejutnya dia ketika melihat ciuman panas antara pasutri muda itu. Monica dan Dirga tidak menyadari kedatangan bi Ijah karena mereka saling menikmati ciuman mereka. Tidak menunggu waktu lagi bi Ijah segera turun kembali ke meja makan
"loh Monica sama Dirga kemana bik? "tanya Rehan heran karena pembantunya tersebut turun sembari tergesa gesa
"sebelumnya maaf tuan nona Kiandra karena menyampaikan ini,sebenarnya nona Monica sama den Dirga lagi ciuman tuan, saya gk enak ganggunya"ungkap bi Ijah
"ya sudah bi bibi lanjutin makan aja, biarkan mereka yang lagi mabuk asmata"ucap Kiandra
"yuk yah biarin dulu mungkin mau buat anak kali,kita makan duluan aja"lanjut Kiandra.Ayah dan anak itu pun melanjutkan makan
yuk ni visualnya
Monica ferana bagaskara
tinggi \= 167
umur \= 24 th
pekerjaan \= desainer di butik milik sendiri
Dirga Adiprata
tinggi \= 175
umur \= 24 th
pekerjaan \= CEO Citra group