
"ya itu jangan dibicarakan lagi dia udah tenang di sana"ucap Dirga dengan mimik sedih
"oh ya nona Monica ini bos aku loh"ucap Arjun
"istriku bosmu? "tanya Dirga kebingungan
"iya, eh sudah ya tamu tamu pada ramai aku,tinggal ya"pamit Arjun lalu melangkah menjauh dengan istrinya
"kita juga pulang"ucap Dirga sedikit berteriak agar didengar sahabat lamanya itu
Ketika dimobil tidak ada yang berbicara sampai hotel
Dikamar hotel
"ca"panggil Dirga setelah duduk di sofa
"iya"jawab Monica
"duduk sini"titah Dirga sambil menunjuk kursi sebelahnya
"ada apa mas?"tanya Monica setelah duduk di samping Dirga
"apakah kamu bekerja?"tanya Dirga
"iya, aku punya butik yang aku bangun sendiri ketika aku masih kuliah"jawab Monica
"dan Arjun? "tanya Dirga
"dia sekertarisku di butik mas"jawab Monica
"lalu apakah kamu mengetahui tentang Melly?"tanya Dirga yang sukses membuat Monica bingung menjawab apa selain berterus terang
"ya,aku mengetahui semua saat waktu itu aku memanggilmu makan malam dan kamu berbicara lembut dengan foto wanita di hpmu"jawab Monica dengan hati panas
"dan saat itu aku tak sengaja melihat buku diary di bawah ranjang,lalu aku membukanya dan ada foto Arjun dan fotomu yang menggandeng erat tangan Melly mas,dan aku pergi ke butik itu untuk bekerja dan menanyakan semua pada Arjun"tambah Monica dengan tangan yang mengepal dia tutupi dengan drees nya
"jadi"Dirga terkejut
"aku mengetahui semua"sahut Monica dengan menundukkan wajahnya
"apakah kamu tidak sakit hati ketika mendengar suamimu mencintai seseorang wanita lain"tanya Dirga sambil mengangkat dagu Monica
"tentu saja sakit hati mas"jawab Monica
"mengapa kamu tidak berpikir untuk berpisah denganku"tanya Dirga
"tidak pernah sekalipun aku berpikir untuk berpisah dengan kamu mas"jawab Monica
"lebih bodoh lagi jika aku bersikap cuek padamu dan pada ayah hanya karena aku mengetahui semua ini mas, aku gk larang kamu untuk mencintai Melly mas,itu hak kamu dan aku juga gk punya hak untuk maksa mas"Monica membentak Dirga balik
"tapi kamu istriku,kamu berhak cemburu dan marah sama aku atau memukulku ca"tegas Dirga tapi kali ini dia mengecilkan suaranya
"gk mas karna aku tau Melly itu gadis yang baik cantik dan sederhana tidak seperti aku yang selalu hidup dalam kemewahan manja juga tidak cantik,bagaimana bisa aku marah pada suamiku yang mencintai wanita sesempurna Melly, aku sekarang gk maksa kamu move on mas, kamu pasang foto Melly juga gpp kok,aku kuat"jelas Monica dan menghapus air matanya kemudian melangkah pergi. Namun langkahnya terhenti ketika Dirga memeluknya dari belakang
"kamu memang baik ca, aku gk salah pilih kamu sebagai wanita pengganti Melly"ucap Dirga
"sudah ayo tidur, gk capek apa nangis terus"ucap Monica kemudian berjalan dengan posisi Dirga yang masih memeluknya
Di perusahaan Abadi group
tok.. tok.. tok
Seseorang mengetok pintu ruangan Deksa
"masuk"suruh Deksa kemudian wanita cantik itu masuk ke ruangan Deksa
"permisi tuan"ucap wanita cantik itu yang tak lain adalah Sevina
"hmm"jawab Deksa kemudian mengangkat pandangannya menatap Sevina
"duduk"titah Deksa dingin
"ada perlu apa?"tanya Deksa to the poin
"ya ampun es kutub ya, dapat gantengnya doang tapi sifatnya kek gini ya allah kuatkan hamba untuk bekerja di sini"batin Sevina
"saya Sevina tuan apakah benar disini membutuhkan sekretaris baru? "tanya Sevina sopan
"ya, kamu kakaknya Monica bukan?"tanya Deksa
"benar tuan"jawab Sevina
"umur kamu berapa? "tanya Deksa
"26 th"tuan jawab Sevina
"saya sudah tau tentang kamu melalui Monica, kamu di trima di perusahaan saya"ucap Deksa
"dan mulai besok kamu mulai masuk kerja"ucap Deksa
"baik tuan terimakasih,saya permisi dulu"pamit Monica yang hanya dibalas anggukan oleh Deksa
Bersambung