Kiandra's Trip

Kiandra's Trip
Dipikirkan



Ke esokan harinya saat makan pagi Rehan membuka obrolan


"Monica kamu bilang semalam kemu siap menikah bukan"tanya Rehan


"iya yah"jawab Monica


"siapa mau nikah"sahut gadis berjaket kulit warna hitam dan celana jeans warna senada dengan rambut di ikat tinggi menambah jelas bahwa dia gadis tomboi yang tak lain adalah Kiandra


"Monica"jawab Sevina


"apa! "teriak Kiandra terkejut


"iya kak"jawab Monica


"sayang kamu itu masih kecil bahkan makhluk termuda di sini"kata Kiandra


"dari pada jomblo sejati kayak kamu"ucap Rehan sambil tak mengalihkan pendangan nya dari leptop


"mereka tidak tau kalau aku pernah mengalami kejadian yang pernah di alami kak Sevina yang membuat ku menjadi gadis tomboy"gumam Kiandra dalam hati


"emang ayah udah punya calon buat adik cantik ku ini"tanya Kiandra


"anak teman ayah"jawab Rehan masih melihat laptopnya


"siapa"ucap Sevina yang dari tadi hanya


"anak om Dito"jawab Rehan


"kerja apa, awas kalau pemulung "timpal Kiandra


"hei sembarangan aja kalau ngomong, dia CEO Citra group,perusahaan terkenal itu"ucap Rehan


"tua dong yah kalau CEO"sahut Monica


"tidak nak usianya 24 sama kayak kamu, dia juga baru pulang dari Jerman lulusan s2"jawab Rehan


"usia segitu kok jadi ceo aja yah aku usia 26 pengangguran aja tuh"ucap Sevina


"dia itu anak ke bungsu dari 3 bersaudara, dua kakak laki lakinya juga jadi CEO"


"paman Dito itu bukanya sahabat ayah di jakarta selatan ya"tanya Kiandra


"iya"jawab Rehan


"kok bisa ketemu kita di sini"tanya Sevina


"dia cari jodoh untuk anak angkatnya yang ter akhir ke sini terus ketemu ayah ya ayah bilang juga kalau ayah juga cari mantu"jawab Rehan


"anak angkat "tanya Monica


"iya anak bungsu dan sulung paman Dito itu anak angkat tapi paman Dito menyayangi anak angkat nya seperti menyayangi anak keduanya"jawab Rehan


"jadi anak kedua paman Dito itu anak kandung" tanya Kiandra


"iya"jawab Rehan


"bahkan usia anak sulung dan anak ke dua paman Dito usianya terpaut 3 bulan"tambah Rehan


"usianya berapa"tanya Monica


"masih 27"jawab Rehan


"punya fotonya" tanya Sevina


"ini"ucap Rehan sembari mengeluarkan benda pipih


dari dalam saku jasnya


"ganteng banget yah"puji Monica


"emang ayah gk curiga siapa tahu punya pacar"sahut Sevina


"tidak,ketiga putra paman Dito terkenal dingin dan cuek serta tidak menggemari wanita"jawab Rehan


"kenapa tidak putra sulungnya yang menikah denganku ayah"tanya Monica


"tidak, paman Dito sekarang hanya mencarikan jodoh untuk putra bungsunya "jawab Rehan


"kayaknya biasanya itu putra sulung yang menikah duluan"sahut Monica


semua yang ada di ruangan itu tertawa kecuali Sevina dan Kiandra


"siapa namanya"tanya Kiandra menghentikan tawa semua orang


"Dirga adiprata"jawab Rehan


"itu keluarga kaya banget loh yah"ucap Kiandra


"ya iyalah ketiga putranya aja jadi ceo"ucap Rehan


"mungkin diatas keluarga kita sedikit"kata Sevina


"iya"jawab Rehan


"nanti aku jadi pembantu yah di rumah keluarga terkaya indonesia itu"ucap Monica seraya memanyunkan bibirnya


"ya enggak lah kalau jadi pembantu di sini aja"jawab Kiandra


"ngomong ngomong ayah tidak ke kantor"tanya Sevina


"tidak ayah handle perusahaan dari rumah saja"ucap Rehan kembali menyibukkan diri dengan laptopnya


"aku penasaran gimana muka calon kakak iparnya Monica"tanya Sevina


"itu di geser aja"jawab Rehan


"waaaw banyak yang goda palingan ni cowok"kata Kiandra


"iya ganteng banget"timpal Monica


"cowok sepeeti itu mau di sisakan untukku yang tidak bisa make up ini, gk munkin"ucap Sevina merendahkan dirinya sendiri


"apalagi dengan ku yang tomboi"sahut Kiandra


"nanti disana malah aku jadi pembantu dan Kiandra jadi sopirnya"ucap Sevina


mereka tertawa mendengar ucapan Sevina


Jam makan malam pun tiba,seperti biasa keluarga tiga putri itu turun setelah sholat isya'


"nak paman Dito mau ketemu kita lusa"ucap Rehan membuka topik


"aku tidak bisa ikut"ucap Sevina


"aku juga"sahut Kiandra


"kenapa, apakah kamu takut terhipnotis kakak kakaknya Dirga"ucap Rehan


" aku banyak rancangan bangunan ayah"ucap Sevina yang memang seorang arsitek


"aku juga banyak pasien"imbuh Kiandra yang juga seorang dokter


"ya udah gapapa"jawab Monica parah mengerti kesibukan kakaknya


"Dipikirkan dulu "ucap Rehan


"beneran yah aku gapapa kesana sendirian sama ayah"ucap Monica


"ya sudah"ucap Rehan


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa like nya ya