Kiandra's Trip

Kiandra's Trip
Resepsi



Hari berganti. Kini tander dimenangkan oleh perusahaan Abadi group. Walaupun Galih serta Moza sempat tak terima mendengar bahwa Sevina adalah istrinya Deksa tapi mereka tidak bisa apa apa,selain tidak ingin perusahaan itu di cap buruk oleh orang mereka juga takut bangkrut karena perusahaan 4D group milik Daniel memiliki saham besar di perusahaan Atmaja company milik Galih.


Kini adalah resepsi pernikahan Deksa dan Sevina yang diadakan di hotel tak kalah mewah dengan pernikahan Dirga dan Monica


"kau cantik kak" puji Monica melihat Sevina memakai gaun pengantin


"makasih" ucap Sevina


Gaun Sevina



"ca hels ku mana ya?" tanya Sevina pada Monica yang tengah dandan


"eh ini kak dibawah meja rias kakak" jawab Monica


"mahal nih hels kayaknya" puji Sevina setelah mengambil helsnya


"150 jt" ucap Monica


"lebih mahal punya mu dulu" ucap Sevina



"eh Kiandra nanti katanya datang" ujar Sevina


"iyaa tapi pakai masker" sahut Monica


"wah ca kau cantik sekali" puji Sevina


"cocok gk kak, dress ini sebenarnya kemahalan tapi mas Dirganya mau" keluh Monica


"cocok kok di pinggang rampingmu" ucap Sevina


Dres Monica



"ayo berangkat kak Deksa dah nunggu" ucap Dirga masuk ke kamarnya


"ayoo" ucap Sevina


Sampai di hotel terlihat suasana ramai dipenuhi konglomerat kelas atas se asia tenggara beserta rekan bisnis Deksa


"aku grogi ca" ucap Sevina


"ish gpp kali kak, nanti ada dansa loh" ucap Mpnica menyemangati Sevina


"gk kasian ayah sama kedua kakakku nunggu kakak sampai jemuran disana" ucap Dirga menunjuk Dito Rehan Deksa dan Daniel menggunakan dagunya


"ayoo" ucap Monica


"wah mas Deksa ganteng banget malam ini gk mimpi kan dia jadi suami gw, udahlah bismillahirrohmanirrohim" batin Sevina


Jas Deksa



Perlahan Sevina masuk hotel dengan di dampingi Monica dan Dirga. Sentak semua mata menyorot pada Sevina termasuk Deksa


Jam berlalu kini saatnya pesta dansa dimulai. Deksa mengulurkan tangannya


"ayoo kita dansa" ajak Deksa


"ayo" ucap Sevina menerima uluran yangan Deksa


Deksa pun membawa Sevina ke tengah tengah orang dansa disana. Banyak yang memuji keromantisan pasangan tersebut membuat Sevina gugup


"hai mereka romantis sekali" puji Dito


"iyaa gk nyangka aku" sambung Rehan


"ca dansa yuk" ajak Dirga


"boleh" ucap Monica


Dirga dan Monica pun dansa


Tidak mereka sadari ternyata ada perempuan muda cantik berdress putih memakai masker yang memandang intens Sevina dan Monica yang tengah dansa


"semoga kalian bahagia dengan suami kalian,aku sebagai saudara hanya bisa mendoakan" lirih perempuan itu


Di sisi lain


"nak cobalah kau dansa dengan salah satu gadis disini" ucap Dito memohon pada Daniel


"tidak" tolak Daniel dingin


"ayolah" bujuk Dito dengan mata penuh harap


"huh" Daniel menghembuskan nafas kasar


"baiklah" pasrah Daniel


"pilihlah gadis yang sendirian di sekitar sini" suruh Dito


Pandangan Daniel menyapu seluruh ruangan namun terhenti pada perempuan muda berdress putih memakai masker tersebut


"aku akan menghampirinya" ucap Daniel


"siapa dia?" tanya Dito


"entah" jawab Daniel dingin lalu pergi ke arah perempuan tersebut


"kayak gk asing yah, tapi siapa apa jangan jangan


tapi gk mungkin deh mana mungkin dia pakai dress" batin Rehan yang duduk di samping Dito sambil matanya mengikuti langkah Daniel


"ekhem" Daniel berdehem disamping perempuan itu


Sontak perempuan itu menoleh lalu berdiri


"ada apa apakah ada yang bisa saya bantu?"tanya perempuan itu


"apakah anda berkenan dansa dengan saya?" Daniel balik tanya


"baiklah saya juga bosan di sini sendirian" jawab perempuan itu sopan


"ayo" ajak Daniel mengulurkan tangannya


"eh kak Daniel dansa dengan siapa itu?"tanya Dirga


"mana?" tanua Deksa yang kebetulan dansa disamping Dirga


"eh iya itukan Daniel" heran Sevina


"iya tapi wajah perempuannya gk kelihatan" ucap Monica


"iya pakai masker" lanjut Deksa


Pov Daniel


"aduh malu banget gw sama dia, tapi dia siapa yah aku lihat dia sama ayah deh" batin perempuan itu


"bisakah anda fokus dengan dansa ini" tegur Daniel


"eh bisa maafkan saya" ucap perempuan itu


Mereka pun dansa mengikuti alunan musik


Acara dansa selesai kini tibalah acara pengucapan selamat kepada pengantin


"hai" panggil perempuan yang baru saja berdansa dengan daniel itu menepuk pundak Monica


"iyaa ada apa?" tanya Monica


"bisakah kita bicara berdua" pinta perempuan itu


Karena menurutnya dia perempuan baik, Monica menerima ajakan tersebut


Perempuan itu membawa Monica ke pojok hotel yang sepi


"apa kabarmu?" tanya perempuan itu


"maaf kamu siapa?" tanya Monica


Perempuan itu membuka masker


"kakakmu" jawab perempuan itu


"kak Kiandra" ucap Monica tersenyum


Mereka pun berpelukan


"ayoo kita ucapkan selamat kepada mereka" ajak Kiandra


Mereka pun menuju ke tempat Sevina dan Deksa yang kebetulan hanya mereka berdua.Karena tamu undangan dan Daniel sudah pulang


"selamat kakak dan kakak ipar" ucap Kiandra


"makasih ya ndra" balas Sevina


"iya" jawab Kiandra


"eh mas kenalin ini Kiandra adik ku" ucap Sevina


"oh aku Deksa suami kakak mu" ucap Deksa


"Kiandra" ucap Kiandra


"aku pulang dulu yah dah malem" pamit Kiandra


"iyaa hati hati" ucap Sevina dan Monica


Kiandra pun keluar hotel dan memakai kembali maskernya


Pov Sevina Deksa


"eh ayah pulang ya" pamit Dito


"ayah juga" lanjut Rehan


"aku dan Monica juga" sahut Dirga


"hati hati" ucap mereka berdua


Di luar hotel


"kami pulang dulu yah" pamit Dirga


"iya yah lain kali mampir ya kerumah" ucap Monica


"iyaa nak" ucap Rehan


"Kita duluan bro" sahut Dito


"iyaa hati hati" balas Rehan


Kini hanya Rehan yang masih di luar hotel sambil mengotak atik ponselnya


Tiba tiba


"bisa kah saya pulang nebeng dengan anda?" tanya Kiandra memakai masker agar ayahnya tak mengetahuinya


"bisa mari masuk" jawab Rehan


Kiandra pun masuk


Di mobil


"di mana rumah anda?" tanya Rehan masih tak menyadarinya


"saya tidak punya rumah di sini jadi bawa saja saya ke rumah anda" jawab Kiandra masih acting


"saya tidak bisa saya duda nanti takut menimbulkan fitnah" ucap Rehan


"yak ngaku juga kalau duda😂" batin Kiandra


"terus aku tinggal dimana?" tanya Kiandra membuka maskernya


"yak kau mengerjaiku" ucap Rehan kesal


"hahaha" tawa Kiandra


Bersambung