
Masih dimalam yang sama
Di kamar Daniel
Daniel sedang di balkon kamar dan bergumam sendiri
"semoga bahagia sehat selalu dan" ia menggantung gumamanya
"pernikahanmu sakinah mawaddah warrohmah" lanjut Daniel
"aku gk akan lupain kamu, yang mengisi hatiku 5 th yang lalu" lirih Daniel
"ternyata kamu ada hubungannya dengan masa lalu kakak ipar aku" ucap Daniel
"oh iya sepuluh bulan lagi aku akan menikah" lirih Daniel
"dan aku masih mencintaimu" lirih Daniel
"meski aku belum tahu siapa yang akan menikah denganku, tapi keputusan udah bulat aku akan menikah sepuluh bulan lagi" lirih Daniel
"ok gw akan ikutin jejak kak Deksa yaitu mengungkapkan masa lalu itu" batin Daniel
Perlahan Ceo muda itu melangkahkan kaki meninggalkan balkon lalu membungkus tubuhnya dengan selimut
.......
Suara alrm Monica berbunyi pertanda jam sudah menunjukkan pukul 04.00.Perlahan ia membuka mata dan melepaskan pelukah erat Dirga
"mas ayo kita sholat shubuh dulu" ucap Mpnica menggoyangkan pundak Dirga
"iya iya" ucap Dirga dengan suara khas bangun tidur
Kemudian Dirga melangkah menuju kamar mandi. 10 menit kemudian dia keluar dan berganti Monica
Kini meskipun mereka berbeda kamar, mereka melakukan kegiatan yang sama yaitu kewajibannya pada sang kholik yakni sholat subuh
Sedikit demi sedikit matahari muncul dari ufuk timur. Kini dua menantu itu tengah memasak bersama
"ca di rumah ada pembantu gk? "tanya Sevina
"banyak kak sekitar 10 orang" jawab Monica
"alhamdulillah kita kan gk pandai masak" ucap Sevina lega
"iya kak aku aja kadang cuma bantu bibi saja" ucap Monica
"bagaimana kalau bi Siti aku bawa? "usul Sevina
"iyaa pasti kak Deksa ngebolehin soalnya disini kan gk ada pembantu, saat aku nikah aku bawa bi Iroh tapi gk boleh sama mas Dirga katanya udah banyak pembantu" jawab Monica sambil mengeluh
"ok dah jadi ayo kita sajikan" seru Monica kemudian
Setelah menyajikan makanan mereka memanggil kaum jantan untuk sarapan
ketika selesai makan
"kak gimana udah datang? " tanya Monica
"belum ca tapi tadi aku udah beri alamatnya kok sama Kiandra" jawab Sevina
"apa sih? "tanya Deksa
"iya aku juga bingung" lanjut Dirga
"adekmu ya? "tanya Dito
"iya" jawab Sevina
"kenapa? si tomboy glow up? "tanya Rehan mengerti orang yang dibicarakan kedua putrinya
"mana mungkin" jawab Monica
"terus kenapa? "tanya Dirga
Belum sempat Monica menjawab tiba tiba ada yang memencet bel. Monica dan Sevina berlari ke arah pintu sedangkan kaum jantan hanya menggelengkan kepala
"dengan mbk Sevina? "tanya kurir
"iyaa" jawab Sevina
"ini ada paket dari mbk Kiandra" ucap kurir menyerahkan 2 kotak hadiah
"makasih" ucap Sevina menerima kotak itu
Lalu kurir pun pergi. Monica dan Sevina masuk ke rumah dan berjalan kearah ruang tamu yang tak jauh dari meja makan tempat para kaum adam
"ayoo buka" ajak Sevina Monica pun mengangguk
"seharusnya aku menduganya" ucap Sevina
"iyaa" ucap Monica
"sekarang telepon Kiandra dan kamu speker" suruh Sevina, Monica pun menurut
"sini aku pengen ngomong sama anak itu" ucap Rehan
Monica dan Sevina menuju meja makan tempat kaum adam menatap mereka penasaran
Setelah panggilan tersambung
"📞hallo kak apa hadiahnya sudah sampai? "tanya Kiandra
"wa alaikum salam" ucap Monica
"📞eh iya lupa assalamualaikum" ucap Kiandra
"hay kenapa kakak memberikan hadiah seperti itu?" tanya Monica kesal
Sedangkan Dito, Daniel, Deksa, dan Dirga hanya menyimak karena panggilan tersambung di speker jadi terdengar jelas suara Kiandra meskipun tidak tahu apa yang mereka bicarakan
"📞kau menyukainya, oh syukurlah" jawab Kiandra
"memangnya apa hadiahnya?" tanya Rehan
"📞pffftt hahahah" Kiandra tertawa keras
"📞hai kalian itu langsing cocok memakai lingerie seperti itu" ucap Kiandra
Dito dan Rehan tertawa nyaring sedangkan Dirga dan Deksa sedang merona lain halnya dengan Daniel yang tampak cuek
"📞hay kalian bersama siapa kok ada yang tertawa ? "tanya Kiandra
"sama ayah sama mertuaku sama suamiku sama suami kak Sevina sama kak Daniel" jawab Monica
"📞hay kenapa tidak memberi tahuku aku malu mana udah ketawa sekenceng itu lagi" protes Kiandra
"salah sendiri pake beliin kita bahan seperti itu" ucap Sevona
"📞salah sendiri pakai beliin aku dress segala" sahut Kiandra
tut
Kiandra mematikan panggilannya
"hay Rehan kenapa kau tidak bilang jika mempunyai anak se konyol itu" ucap Dito
"iyaa dia emang kek gitu" ucap Rehan
"Kiandra emang dari dulu tomboy? "tanya Deksa
"sejak dia berusia 24" jawab Sevina
"udah tandermu gimana kak,jan mesra mesraan terus" seru Daniel dingin sambil melangkah pergi ke kantor
"hay kutub tunggu" teriak Dirga langsung ngekor setelah menyalami Monica
"ayoo sev,yah kita urus tander lagian gk lama kok cuma 1 minggu" ucap Deksa dingin, Monica dan Rehan hanya mengguk lalu ketiganya pergi
Semuanya pergi tinggal Dito dan Monica
"nak apakah kau sudah mengetahui masa lalu Dirga?" tanya Dito
"udah yah tentang wanita yang dicintainya di Jerman itu" jawab Monica
"ayah tahu dia tidak mencintaimu tapi percayalah dia sangat sayang padamu" ucap Dito
"iya yah" ucap Monica
"oh ya ca kamu punya teman cewek gk lulusan luar negeri? "tanya Rehan
"ada sih yah" jawab Monica
"ini untuk Daniel" ucap Dito
"tapi kak Daniel mau apa tidak? "tanya Monica
"semoga saja, nanti kamu tanyain langsung ke temenmu ya" suruh Dito
"baik yah kalau begitu aku akan mengantar ayah pulang lau pergi ke butik" ucap Monica
Dito dan Monica pulang
Bersambung