
hari yang di tunggu oleh seorang gadis cantik bernama monica yaitu wisudanya di salah satu universitas terbaik di Australia itu pun tiba
Dengan senyuman yang yang menhiasi bibirnya ia
naik ke atas panggung dan berhasil mendapatkan nilai memuaskan pada kelulusan s2 nya,ribuan pasang mata memandangnya dengan takjub tidak terkecuali ayah angkatnya dan kedua kakak perempuan nya yang sangat bangga melihatnya .
setelah sekitar 15 perjalanan, akhirnya sampai di tanah air Indonesia .Sebuah mobil telah sampai di rumah yang cukup mewah ,seorang pria yang berusia sekitar kepala empat turun dari mobil tersebut,dan tiga gadis mengekor di belakang ayahnya tersebut .Mereka adalah Sevina kakak pertama Monica yang juga termasuk anak angkat dari Rehan Bagaskara,ia yang paling dewasa dan pengertian kepada saudaranya,Sevina juga kurang lebih satu tahun berada di indonesia karena dia juga baru pulang dari Amerika Serikat setelah kelulusan s2 nya,usia nya juga masih dua tahun diatas Monica.
Dan yang kedua adalah Kiandra bagaskara adik dari Sevina tapi Kiandra adalah putri kandung dari seorang pemilik perusahaan ternama yaitu Rehan bagaskara,tapi meskipun anak kandung Kiandra sangat menyayangi kakak dan adik angkat nya yaitu Sevina dan Monica yang membuat keduanya berhutang budi pada Kiandra dan keluarga bagaskara dan berjanji untuk patuh dan menyerahkan semua pada ayah angkatnya termasuk jodoh,Kiandra juga belum lama di indonesia karena juga baru pulang dari Brazil setelah menyelesaikan s2 nya ,usianya juga masih satu tahun dibawah Sevina dan satu tahun diatas Monica ia gadis yang lembut dan tidak menyukai yang namanya pembulian.
"bi ijah tolong bawa barang anak saya kekamarnya ya bi"suruh Rehan kepada asisten pribadi Monica dengan sopan yang langsung di jawab anggukan oleh bi ijah
"kalo bibi gk kuat biar kita bantu bi"tawar Sevina seraya tersenyum
"tidak perlu non,non vina pasti capek habis dari Australia "jawab bi sumi dengan penuh perhatian
"baiklah bi"ucap Sevina dan Kiandra tak lupa meninggalkan senyumnya
"bibi siti"panggil Sevina
"iya non vina"jawab bi siti yang memang asisten pribadi Sevina
"bisa tolong buatin jus melon ya bi"suruh Sevina dengan cengengesan
"bisa non"jawab bi siti sambil tertawa kecil melihat majikan mudanya cengengesan
Setelah adzan isya' berkumandang mereka segera melaksanakan kewajiban nya yaitu sholat
setelah sholat mereka kembali menyibukan diri di kamar sambil menunggu jam makan malam sedangkan para asisten rumah tangga keluarga bagaskara sibuk memasak untuk hidangan makan malam
setelah menunggu kurang lebih 1 jam makan malam pun dilakukan tidak ada yang membuka obrolan saat makan karena rumah besar itu hanya di huni 4 orang majikan 5 pembantu dan 3 orang asisten pribadi Sevina,Kiandra,dan Monica
tiba tiba Rehan membuka suara
"apakah tidak ada salah satu tuan putri keluarga bagaskara yang ingin menikah"tanya Rehan sambil menatap ketiga putrinya secara bergantian
"tidak ayah"jawab Sevina dan Kiandra hampir bersamaan
"dan kamu sayang"tanya Rehan kepada Monica
"terserah ayah saja,karna aku percaya ayah akan memberikan yang terbaik untukku meski aku anak angkat"jawab Monica seraya tersenyum kecil
"sudahlah Monica ayah tidak pernah menganggap mu dan Sevina itu anak angkat,dan ayah juga tidak pernah membedakan kalian dengan Kiandra anak kandung ayah,kalian berasal dari mana ayah juga tidak peduli kalian bertiga tetap menjadi putri keluarga baskara"ucap Rehan dengan tatapan lembut dan menenangkan
"kami pikir setelah ayah dan ibu kami kecelakaan pesawat, kami akan tinggal di panti asuhan "ucap Sevina dengan mata yang sudah berkaca kaca
"tidak nak ayah akan menepati janji ayah kepada ayahmu dan ayah Monica "timpal Rehan
"trimakasih kita sayang ayah"ucap mereka bertiga seraya bangkit dan memeluk sang ayah mereka berempat menangis sambil berpelukan
semua pembantu dan asisten pribadi yang melihat kejadian haru itu ikut tersenyum dan bangga kapada tuannya yang dermawan .
"oh iya sayang , kalian ingat tidak ayah kalian berpesan untuk menikahkan kalian dengan pria pilihan ayah,bukan?"tanya Rehan sambil menatap Sevina dan Monica
"tentu ayah"jawab Monica dan Sevina pun menganggukan kepalanya
"kamu menikah duluan tidak papa kan Monica"tanya Rehan
ketiga putrinya pun langsung memplototkan matanya tidak percaya pada ucapan sang ayah
"Monica terserah ayah saja"jawab Monica santai
"maaf ayah,sebenarnya aku yang seharusnya menikah dulu,bukan Monica"ucap Sevina tak enak hati
"apakah kakak sudah melupakan kejadian waktu itu"tanya Kiandra keceplosan dan langsung menutup mulutnya setelah mendapatkan tatapan tajam dari Sevina
"apa maksudnya kejadian waktu itu "tanya Rehan penasaran
"crita saja deh Dra"ucap Sevina pasrah
flashback
Wah aku senang sekali kak"ucap Kiandra tak kalah girang
iya rencana nya sih di caffe permata pagi ini"ucap Sevina dengan senyum manis yang menghiasi bibirnya
sekali lagi selamat ya kak ,tapi jangan beritahu ayah biar jadi kejutan nantinya"ucap Kiandra serius dan langsung dijawab anggukan oleh Sevina
ayo kita ke caffe sekarang nanti keburu telat "ucap Sevina sembari menarik tangan Kiandra
tunggu"cegah Kiandra
apa kah kakak mencintai Rizal"tanya Kiandra dengan tatapan menyelidik
ya iyalah kalau kakak tidak cinta kenapa kakak begitu bahagia mendengar dia mau melamar kakak"ucap Sevina kesal dan Kiandra hanya tertawa kecil mendengar kakak nya kesal
setelah mereka di caffe ternyata Rizal sudah menunggu di dalam tapi dia membawa wanita berhijab yang cantik
siapa dia zal "tanya Kiandra to the poin
maaf sev sepertinya aku tidak bisa melamar kamu sekarang "ucap Rizal pelan tetapi masih terdengar jelas di teling kakak beradik itu
apa maksudnya zal"tanya Sevina menahan emosi dan tangisnya
aku tahu sev aku salah tapi aku harus menikahi intan "ucap rizal dengan perasaan bersalah
jadi kamu membohongi kak vina? "tanya Kiandra dengan emosi yang sudah mulai naik
siapa intan itu"tanya Sevina dengan mata berkaca kaca
saya intan"jawab wanita berkerudung yang sedari tadi membisu dengan menundukkan kepala
aku kira kau wanita baik baik ternyata mah pelakor "ucap Kiandra dengan emosi yang sudah naik turun
aku menikahi dia karena dia sedang mengandung anakku "jawab Rizal
Kandra dan Sevina kaget mendengar nya
iya sev aku dijebak rekan kerjaku, dia memberikan obat padaku agar aku tidak sadar dan masuk ke dalam kamar apartemen intan dan aku memperkosa intan disana"ucap Rizal dengan menatap lantai caffe tak berani menatap dua wanita cantik yang sudah menahan emosi di sana
yaudah Rizal kamu nikah aja sama intan, walau aku sangat mencintai mu aku akan merelakan mu tanpa dendam sedikitpun dan anggap lah aku hanya haluanmu saja yang tidak ada di nyatamu, intan lebih membutuhkan mu daripada aku aku juga akan melupakan mu walaupun cara nya bagaimana, biarlah semua kenangan kita selama dua tahun ini terkubur rapat di hatiku, biar lah hanya aku yang terluka intan jangan, dan bahagiakan intan dan jangan lupa aku sangat mencintai mu dan untukmu intan jaga dan cintailah Rizal menggantikan aku jaga dan jangan sampai dia terluka, aku akan pargi melanjutkan s2 ku di Amerika serikat, aku selalu mendoakanmu semoga keluarga kalian sakinah mawadah worohmah dan selamat menempuh hidup baru Rizal"jelas Sevina panjang lebar dengan di iringi isak tangisnya dan berusaha tersenyum
iya Kak Rizal, kak vina bener mungkin kalian memang tidak berjodoh ,dan maafkan aku intan aku tadi membentak mu karena tidak tahu apa yang terjadi semoga bahagia untuk kalian "tambah Kiandra dengan air mata di pipinya
aku juga akan menyempatkan datang di pernikahan kalian sebelum aku ke Australia "timpal Sevina yang masih belum berhenti menangis
terimakasih sev, ndra aku tidak akan melupakannya aku akan mengundang kalian di pernikahan ku dengan intan"ucap Rizal
aku akan berusaha untuk datang sebelum aku berangkat kembali ke brazil untuk melanjutkan studyku"jawab Kiandra
makasih mbk sudah merelakan mas Rizal untuk ku semoga mbak bahagia dan meraih kesuksesan "timpal intan
terimakasih zal tan kalau begitu aku pamit dulu "pamit Sevina dan Kiandra kepada calon pengantin tersebut
sekali lagi terimakasih untuk doanya"ucap Rizal
kami juga terimakasih "ucap Kiandra
Dan akhirnya Kiandra dan Sevina jalan beriringan keluar caffe dan Rizal hanya bisa menatap punggung wanita yang pernah ia cintai sampai menghilang di balik pintu mobil
flashback off
"jadi begitu ceritanya ayah "ucap Kiandra
...Semua yang mendengar cerita itu hanya bisa menangis melihat Sevina...
...Dear readers ini novel pertama aku ya tapi aku masih tidak bisa menentikan kpn up kembali kalau gk salah sekitar dua hari sekali...