Kiandra's Trip

Kiandra's Trip
Pernilahan Deksa Sevina



Pegi itu setelah penjelasan Rehan dan Sevina berkumpul di rumah Adiprata


"ekhem ca kau sudah menyiapkan kebaya ku dan jas jas para bapak? "tanya Sevina


"udah kak aku ambilin ya" jawab Monica berlari menaiki tangga


"aku bukan bapak bapak kak, suamimu yang bapak bapak" ucap Dirga


"heh heh, apa katamu tadi?" tanya Deksa


"kau sudah tua" jawab Dirga cuek


"yang penting tampan" sahut Deksa cuek


"diamlah" ucap Daniel dingin


"apa kau tidak beku bersama mereka? "tanya Rehan pada Dito


"iya, tapi alhamdulillah masih bisa bernafas" jawab Dito


"hay ini baju" ucap Monica turun sambil membawa 1 kebaya 1 dres dan beberapa jas


"silahkan dilihat" ucap Monica


"cantik ca, aku suka" puji semuanya


Kebaya Sevina



Jas Deksa



Jas Dirga



Jas Daniel



Jas Dito



Jas Rehan



Dres Monica



"ok pilihanku memang terbaik" ucap Monica memuji diri sendiri


"sudah sudah entar keburu siang, cepat kita siap siap" ucap Dirga menarik Monica ke kamar


Mereka pun bersiap siap hingga memakan waktu 1 jam karna menunggu Sevina


"hay ayo kita berangkat" ucap Sevina baru keluar dari kamar


"menarik" ucap Deksa menatap Sevina dari atas sampai bawah


Semuanya tersenyum mendengar pujian Deksa kecuali Daniel yang tetap Datar walaupun ditendang ke planet lain


"aku tidak bisa membayangkan betapa ribetnya jadi wanita" ucap Daniel


"semua wanita juga kek gitu, memang kamu gk lihat penampilan wanita yang sering ayah jodohkan dengan mu namun selalu gagal" sahut Dito


"termasuk istrimu nanti kak" ucap Dirga


"ada kok kak wanita yang gk ribet kalau keluar rumah pakai celana jins dan hodie serta topi kak" ucap Monica


"siapa? "ucap semuanya termasuk Rehan dan Sevina


Rehan dan Sevina saling tatap


"wah bener kalau dia memang gk ada duanya" ucap Sevina


"sudah sudah kalau kalian membicarakannya kerjanya entar gk kelar kelar" ucap Rehan


"siapa yah? "tanya Dirga dan Deksa barengan


"Kiandra anak kedua ayah, dia memang sangat tomboy" ungkap Rehan


"sekarang dimana kak Kiandra" tanya Dirga


"di Singapura, lagi kerja dapat panggilan orang sakit keras katanya" jawab Rehan


"iya mas tadi juga bilang maaf dan bilang mau kasih hadiah aja nanti" ucap Monica


"tumben tuh bocah" heran Rehan


"sudah sudah ayo kita ke KUA ngapain jadi ngomongin adiknya kakak ipar" ucap Daniel cuek


Mereka pun pergi dengan 2 mobil.Mobil Dirga diisi oleh Rehan, Monica, Dito, dan Dirga sebagai supir sedangkan mobil Deksa diisi Deksa,Sevina dan Daniel sebagai supirnya


Sesampainya di KUA Deksa dan Sevina tampak gugup, membuat Dito, Rehan, Monica dan Dirga tak berhenti menenangkannya namun tidak dengan Daniel yang hanya berdiri tegap di belakang layaknya bodyguard


Pernikahan Deksa dan Sevina pun dimulai dimana Rehan yang jadi walinya


"saya trima nikah dan kawinya Sevina aulia binti alm Rio dengan maskawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 350 juta dibayar tunai" ucap Deksa lantang sambil menjabat tangan Rehan


Kini sah lah pernikahan Deksa dan Sevina. Rehan dan Dito sangat bahagia melihat itu namun juga berharap bisa berbesan sekali lagi. Pukul 09.15 kini 2 keluarga itu berkumpul di rumah Adiprata di Jakarta


"jangan menangis kak nanti merusak kebahagiaan om Rio dan tante Nara disana" ucap Monica seraya menghapus air mata kakaknya


"kau juga menangis ca" ucap Sevina memeluk Monica


"aku lega aku telah menepati janjiku dengan sahabat kita Dito" lirih Rehan melihat adegan berpelukan kakak beradik itu


"aku juga lega bisa merawat mereka berdua layaknya anak kandung seperti pesan sarah dulu" ucap Dito menangis


"sudahlah jangan menangis kau cengeng setelah putramu menikah semua" ucap Rehan memeluk Dito


"aku belum menikah om" ucap Daniel


"iya iya" sahut Rehan


Karena merasa tak tega Deksa meraih tubuh Sevina dari Monica dan memeluknya Dirga pun mengikuti tingkah Deksa memeluk Monica


deg


Jantung Sevina seketika maraton karena di peluk Deksa.Namun ia juga tidak bisa menolak hanya bisa menangis terisak mengingat orang tuanya


Tak mereka sadari ternyata ada seorang laki-laki yang menangis haru melihat kakak dan adiknya bahagia memeluk istrinya


"bunda Daniel berjanji akan menikah tahun depan sebelum umur Daniel menginjak 30 th itukan pesan bunda ayah juga pesan agar Daniel bisa menikah dengan perempuan yang berpendidikan luar negeri Daniel akan turuti semuanya bunda" batin Daniel


Daniel terus menangis sambil menundukkan kepalanya karena tak ingin orang mengetahui kalau ia menangis


"Daniel kau kenapa" tanya Dito melihat putranya menundukkan kepalanya


Kedua pasutri yang awalnya berpelukan mendadak menoleh.Deksa dan Dirga mendekat dan jongkok di hadapan Daniel


"tak pantas jika seorang Daniel adiprata menangis" ucap Dirga


"kalian sudah menikah jadilah suami dan anak yang baik" pesan Daniel


Semuanya heran termasuk Dito karena tak menyangka putranya yang terkenal dingin bisa berbicara sebijak ini


"jangan lupakan aku" ucap Daniel


"kenapa berbicara seperti itu niel? "tanya Deksa


"karna aku Jomblo sendiri" jawab Daniel


Bersambung