Kiandra's Trip

Kiandra's Trip
Tidak menyangka



Makan malampun tiba.Tidak ada yang membuka suara meskipun kini Deksa hadir walaupun tidak ada Daniel. Tiba tiba Monica teringat pembicaraannya dengan Sevina di telepon


"ehm kak Deksa"panggil Monica


"ya"jawab Deksa dingin


"kakak sudah dapat sekretaris baru dikantor kakak"tanya Monica


"belum,emang kenapa"Deksa tanya balik


"sebenarnya kakakku ingin bekerja di kantor kakak"jawab Monica


"yang mana"tanya Dito


"kak Sevina yah"jawab Monica


"lulus s2 belum"tanya Deksa


"udah kak meskipun jurusan kearsitekan ayah selalu mengajarkan dia urusan bisnis juga"jawab Monica


"Kakakmu kuliah di luar negeri juga"tanya Dito


"iya ayah"jawab Monica


"emang kamu dulu kuliah dimana"tanya Dirga yang dari tadi hanya menyimak kini ikut bersuara


"Di Australia"jawab Monica


"kirain di Indonesia"ucap Dirga


"kakakmu kuliah di Australia juga"tanya Deksa


"bukan"jawab Monica


"terus? "tanya Deksa


"kak vina kuliah di Amerika Serikat"jawab Monica


"boleh,langsung aja ke Jakarta"ucap Deksa


"baiklah"sahut Monica singkat


1 minggu kemudian


Dirga dan Monica kini sedang di pesawat menuju Surabaya


"sahabatmu cowok apa cewek? "tanya Dirga


"cowok, kenapa?"Monica tanya balik tanpa dosa yang hanya di balas tatapan tajam oleh Dirga. Monica yqng menyadari tersebut segera membulatkan matanya


"mas maafkan aku,kita cuma sahabat kok"Monica mencoba menjelaskan tapi tak dijawab oleh Dirga


"mas kamu jangan marah dong"rayu Monica kini dia menggandeng lengan Dirga tapi Dirga segera menepisnya.Perlahan Monica teringat pada Melly.


"hiks..hiks"isak Monica langsung membuang muka. Dirga yang mendengar istrinya menangis langsung terkejut


"kamu kenapa nangis"tanya Dirga kini suaranya lembut.Monica hanya menggeleng dan tetap menangis


"hey aku tadi cuma bercanda ca,aku gk marah kok"tambah Dirga sambil mengelus rambut panjang Monica.Karena tak dihiraukan perlahan Dirga menarik Monica ke pelukannya.


"kamu jangan nangis,sudah sudah aku minta maaf"ucap Dirga sambil mempererat pelukanya membuat Monica semakin gugup ditambah lagi Dirga baru saja mencium pucuk kepalanya.


Mereka berpelukan sampai pesawat mendarat.setelah itu mereka melepaskan pelukannya


"kok aku jadi sayang sama kamu ya ca? aku nyaman banget peluk kamu, pokoknya hanya aku yang memiliki kamu"batin Dirga


Mereka akhirnya sampai dihotel


"mas kita istirahat dulu aja yah"ucap Monica


"iya"jawab Dirga dan bergegas ke ranjang dan di ikuti Monica.


"ca peluk dong"manja Dirga


"mas yakin"tanya Monica ragu ragu


"cepat peluk dah malem nih"ucap Dirga gk sabaran


"duuhh manja banget sih"ucap Monica sambil memeluk Dirga dan mencubit hidung mancungnya


"biarin"sahut Dirga membalas pelukan Monica dan menenggelamkan wajahnya ke lehernya mencari tempat yang nyaman.Dan akhirnya mereka terlelap bersama


Keesokan harinya


Monica dan Dirga sudah bersiap siap untuk pergi ke gedung sederhana tempat pernikahan Arjun


"gedungnya dimana? "tanya Dirga kembali dingin


"di jalan tulip"jawab Monica


"dah siap kan"tanya Dirga


"udah, yuk"ajak Monica


Tak lama kemudian mereka sampai di gedung pernikahan Arjun,meskipun sederhana tapi sangat ramai


Mereka pun masuk


"cari duduk yuk"ajak Monica dan hanya dibalas anggukan oleh Dirga. Tak lama kemudian mereka duduk dikursi yang lumayan jauh dari tamu lain


"itu nona Monica kayaknya"ucap Arjun kepada istrinya


"siapa? "tanya istrinya Arjun


"bos aku, pemilik butik"jawab Arjun. Dan mereka pun menghampiri Monica dan Dirga


"hay nona Monica"sapa Arjun membelakangi Dirga karena ingin membuat suprise pada sahabatnya


"hay jun"Monica menyapa balik sambil matanya melirik Dirga bermaksud memberi kode pada Arjun


"hai Dirga"sapa Arjun dan Dirga pun menoleh sambil melebarkan matanya


"ka.. kamu yang nikah jun,tidak menyangka aku?"tanya Dirga tak percaya


"iya, gimana kehidupan kamu lebih baik dari pada sebelumnya saat ditinggal Melly"canda Arjun pada Dirga tapi Dirga malah memperhatikan Monica saat Arjun menyebutkan nama Melly


Bersambung