Kiandra's Trip

Kiandra's Trip
Keluhan Rehan



Masih di situasi yang sama


"tapi bukan maksudnya aku menjelek jelekan Kiandra" elak Sevina


"iya aku juga" ucap Monica


"eh gimana kalau kita telpon Kiandra" usul Sevina


"ide bagus" balas Monica


Panggilan tersambung


"📞assalamualaikum " sapa Kiandra


"📞wa alaikum salam" balas Monica dan Sevina


"📞tumben nelpon" heran Kiandra


"📞kangen" ucap Monica


"📞kirain punya suami aku dilupakan" ucap Kiandra


"📞enggak lah" ucap Sevina


"📞eh udah ada yang hamil belum nih?" goda Kiandra


"📞belum nih ndra" jawab Sevina


"📞sabar akan ada saatnya" ucap Kiandra menghibur saudaranya


"📞eh ndra katanya kamu mau di cariin suami sama ayah?" tanya Sevina


"📞iya, kalian pasti tahu dari ayah ya?" tanya Kiandra sekaligus bertanya


"📞iya" jawab Monica


"📞yaudah semoga semuanya lancar calon suami kamu Ceo, tampan, holkay, tinggi yaa" doa Sevina


"📞dan dingin" sambung Monica


"📞amiin" balas Kiandra


"📞kok dingin sih" protes Kiandra


"📞eh iya ya maaf kak maksutnya baik hati" ucap Monica


"📞terlanjur di aminin loh" canda Sevina


"📞gpp deh,udah dulu ya aku mau nanganin orang melahirkan dulu" ucap Kiandra


"📞byee" ucap Monica dan Sevina menutup panggilannya


1 bulan berlalu.Sejak percakapan terakhir itu Monica dan Sevina sudah tidak pernah menelpon lagi. Dito sudah mencarikan pasangan untuk Daniel ke seluruh temanya namun tetap saja hasilnya zonk hampir saja ia menyerah namun karena ia ingin Daniel menikah di bawah 30 th, ayah tiga anak itu tetap gigih mencari.


Hari itu Dito sedang sakit akibat terlalu banyak pikiran


"hay ayah tidak perlu mencari gadis untukku jika akhirnya ayah seperti ini" ucap Daniel tegas


"tapi itu kan demi kamu" protes Dito


"gk usah pakai syarat deh niel" kesal Deksa


"iyaa" sahut Daniel


Semua orang pun lega


ting tong


Bel rumah berbunyi. Monica segera membuka pintu


"eh ayah masuk" titah Monica


"iyaa" ucap Rehan


"ada keperluan apa ayah kemari?" tanya Monica memeluk Rehan


"oh iya ayo yah, ayah mertua dikamarnya" ucap Monica lalu masuk ke kamar Dito diikuti Rehan


Sesampainya di kamar


"siapa yang datang?" tanya Dito


"aku" jawab Rehan


"eh ayah" sahut Sevina memeluk Rehan Rehan pun membalasnya


Trio D pun bergantian bersalaman dengan Rehan


"kau tidak ke kantor?" tanya Dito


"karna kau sakit jadi aku mengosongkan jadwalku" jawab Rehan


"ayah sepertinya kurang sehat hari ini" ucap Dirga


"enggak kok" elak Rehan padahal memang sebenarnya sedikit pusing


"kalian bisa tinggalkan kami aku ingin berbicara dengan Rehan" ucap Dito


Semuanga keluar menyisakan Dito tan Rehan


"aku tahu kau kurang baik hari ini" ucap Dito


"iya kau benar" ucap Rehan


"ceritakan" ucap Dito


"sebenarnya aku mencarikan pasangan untuk Kiandra tapi banyak yang menolak karena dia itu tomboy" jelas Rehan mengeluh


"aku juga mencari untuk Daniel tapi semuanya ditolak, membuat aku frustasi dan sakit seperti ini" keluh Dito


"jadi sama kita" sambung Rehan


"apa kita jodohkan Daniel dan Kiandra" usul Dito


"apakah Daniel mau dengan Kiandra?" tanya Rehan ragu


"siapa tahu aja mau" jawab Dito


"kalian yang ada diluar masuk" suruh Dito semua nya pun masuk temasuk Daniel


"ada yang ingin ayah bicarakan padamu Daniel" ucap Dito tegas


Semua orang bingun dan saling pandang satu sama lain


"hmm" dehem Daniel


"kamu akan ayah jodohkan dengan Kiandra" ucap Dito


"APA" teriak semuanya


"kalau tidak suka om tidak memaksa Daniel" ucap Rehan


"sudah banyak konglomerat yang menolak Kiandra karena dia tomboy" lanjut Rehan


"tidak om Daniel setuju" ucap Daniel


"pikirkan sekali lagi, jangan mengambil keputusan karena kau kasihan kepada ayah nanti malah menyakiti hati Kiandra" nasihat Dito


"tidak aku benar benar menerima dia" tegas Daniel


"yasudah lusa Kiandra akan kesini denganku untuk membicarakan masalah ini" ucap Rehan


"aku pamit dulu" pamit Rehan


"hati hati" ucap semuanya


Bersambung