
Tibalah hari bahagia itu, hari dimana Tiara melepaskan masa lajangnya dengan penuh haru, dengan penuh kebahagiaan di salah satu hotel mewah milik Papi Hardhan yang akan diwariskan pada Kenzou nantinya.
Tidak seperti pernikahan Keizaa yang memang di adakan di rumah papi Hardhan, pernikan Kenzou dan Tiara sengaja di adakan di hotel mereka supaya keluarga Kenzou dapat menemani proses rias Tiara, sebagai pengganti orang tua Tiara yang telah tiada.
Mommy Kei dan eomma Sonya pun dirias bersebelahan dengan Tiara yang berada di antara mereka. Eomma Sonya dan Appa Alex lah yang akan menggantikan orang tua Tiara duduk di atas pelaminan nantinya, yang membjuat Tiara juga mbak Tini semakin merasa terharu dengan kebaikan keluarga calon suami Tiara itu.
Sudah pasti Tiara terlihat nerveous, hingga telapak tangannya yang saling mengait pada telapak tangan mommy Kei terasa basah. Berkali-kali mommy Kei dan eomma Sonya menenangkannya, yang hanya berhasil untuk sesaat sebelum akhirnya Tiara kembali gelisah lagi.
Riasan pada wajah Tiara telah selesai, rambut panjangnya pun telah dibentuk sanggul modern dengan model low updo yang menumpuk di belakang tengkuknya. Beberapa helai rambut dibiarkan keluar dari tatanannya agar memberikan kesan alami. Sementara pada bagian atas sanggul, ditambahkan bridal hairpiece model sirkam yang berbentuk bunga-bunga dari taburan mutiara.
"Suasananya seperti saat pernikahan Al dan Zaa dulu yaa, Kei?" tanya eomma Sonya sambil menepuk pelan punggung tangan Tiara.
"Ya benar. Kita ikut bersanding lagi di pelaminan, Nyaa," jawab mommy Kei, ia tersenyum lembut pada pantulan eomma Sonya di cermin rias mereka, sebelum beralih menatap lembut Tiara.
"Lihatlah ... Putriku cantik sekali yaa ... " pujinya.
Tiara mengedarkan pandangannya ke ruang rias itu untuk mencari sosok Keizaa,
"Tidak ada Zaa di sini, Tan," gumam Tiara saat tidak menemukan sosok yang dicarinya itu.
"Pujian itu untuk kamu, Tiara. Kok masih panggil Tante saja sih?" kekeh mommy Kei, Tiara langsung meralatnya,
"Terima kasih, Mom ... "
"Mommy senang karena kamulah wanita yang dipilih Zou untuk mendampinginya, Tiara. Jangan bersedih lagi dengan tidak adanya keluargamu yang menemani di hari yang bahagia ini. Sejak Zou menempatkan perasaannya padamu, saat itu pula kamu telah menjadi bagian dari keluarga kami. Kamu bukan menantu kami, tapi anak perempuan dan keponakan kami," ujar mommy Kei dengan suara parau.
"Sstt ... Jangan nangis, jangan rusak riasan cantikmu ini dengan air mata," lanjutnya saat melihat kedua mata Tiara yang mulai kembali berkaca-kaca.
"Jangan nagis, Non ... Biar Mbak saja yang menggantikan Non Ara nangis," kekeh mbak Tini yang berdiri tidak jauh dari mereka.
"nah, kamu dengar kan? Biar nagisnya diwakilkan mbak Tini saja."
Tiara tertawa kecil mendengar penuturan mbak Tini dan mommy Kei itu, lumayan mengurangi ketegangannya saat itu.
Selesai dengan riasan dan sanggulnya, MUA itu membantu Tiara diri untuk mengenakan gaun pengantin yang telah Tiara pilih untuk dikenakan di hari istimewanya itu. Gaun putih dengan desain yang simple namun tetap terlihat mewah dan elegan.
Setelah gaun indah itu terpasang sempurna di badan Tiara, pintu ruang rias terbuka. Keizaa melangkah masuk sambil menggendong Axel atau Alexa, Tiara tidak dapat memastikannya karena bayi itu tengah tertidur pulas, dan badannya tertutup selimut bayi.
"Sudah siap? Sebentar lagi acara dimulai!" seru Keizaa.
"Ya, sebentar lagi. Itu Axel atau Alexa?" tanya Tiara.
"Alexa, Axel bersama Alson Oppa," jawab Keizaa,
"Kamu cantik sekali, Ra," lanjutnya sambil menatap tak berkedip ke penampilan Tiara hari itu.
"Terima kasih, Zaa."
Proses pernikahannya berjalan dengan lancar, Kenzlou yang terlihat luar biasa tampan tidak hentinya mengulas senyum di bibir tipisnya, membuat para pria iri dengan ketampanannya dan para wanita menatap dongkol Tiara yang sangat beruntung mendapatkan bujangan paling diminati se-Asia itu sebagai suaminya.
"Kamu cantik sekali, Istriku," bisik Kenzou dengan suara menggoda telinganya.
Hati Tiara membuncah dengan berbagai macam rasa saat mendengar Kenzou menyebutnya sebagai istrinya. Mulai hari itu ia telah menjadi milik Kenzou sepenuhnya, begitu juga dengan pria nan sempurna itu, yang telah menjadi miliknya sepenuhnya, suaminya, kekasih hatinya.
"Kamu juga tambah mempesona hari ini, Kak. Aku takut ada yang akan merebutmu dariku nantinya," puji Tiara sekaligus mengungkapkan kekhawatirannya, membuat Kenzou terkekeh pelan.
"Mau Dewi Aphrodite sekalipun yang datang menggodaku itu tidak akan berhasil, Sayang. Karena hatiku telah terkunci padamu sejak dulu, sejak aku belum mengerti apa itu cinta. Hatiku telah tertambat pada gadis kecil itu, yang sekarang telah bertumbuh dewasa dan menggemaskan ini!" tegas Kenzou sebelum mencubit hidung mancung Tiara.
"Zou! Kondisikan tanganmu! Kalian sedang menjadi pusat perhatian saat ini," tegur mommy Kei.
Kenzou dan Tiara pun langsung mengalihkan perhatian mereka lagi ke sekumpulan tamu undangan yang memadati Ballroom hotel mewah itu.
Belum lagi para jurnalis yang mengabadikan momen spesial pewaris pertama keluarga Adipramana, yang berita apapun tentang pernikahannya itu menjadi headline utama di semua lini media, dan terus bertahan menjadi trending topik. Mendadak nama Tiara menjadi urutan nomor satu untuk nama bayi perempuan yang baru lahir.
Satu-persatu dimulai dari pejabat tinggi yang hadir menaiki panggung untuk memberikan selamat pada pasangan yang tengah berbahagia itu, dan berpose dengan mereka. Lalu disusul dengan tamu lainnya yang menyalami Tiara dan Kenzou secara bergantian, yang rasanya tidak ada habisnya itu.
Ajaibnya papi Hardhan dan appa Alex betah berlama-lama berdiri di atas pelaminan itu, biasanya mereka selalu tidak bisa diam di satu tempat dalam waktu yang lama, mereka selalu terlihat bergerak gesit atau mengerjakan sesuatu.
Atau mungkin sehari tidak akan cukup, mungkin seminggu, sebulan, yang pasti selamanya ia tidak akan pernah puas bersama dengan gadis kecinya itu.
"Seandainya Mama dan Papa masih hidup, mereka pasti akan sangat bahagia saat ini," gumam Tiara dengan suara serak saat nyaris semua tamu yang hadir telah mengucapkan selamata pada mereka.
Kenzou kembali menatap Tiara, menghiraukan tatapan mengkritik mommy Kei ia menangkup kedua pipi Tiara,
"Mereka ada di sini, Ara ... Percayalah mereka pasti sedang melihat kita sambil tersenyum bahagia. Maka dari itu senyumlah, Sayang. Perlihakan pada kedua orangtuamu itu, juga pada semua yang hadir malam ini kalau kamu sangat behagia menikah denganku," ujar Kenzou menguatkan Tiara.
Melihat istrinya itu masih juga sedih, ia pun menggodanya,
"Apa kamu tidak ingin membanggakan dirimu pada wania-wanita itu karena telah berhasil mengikat bujangan paling diminati di Asia?"
"Cih, narsis," sungut Tiara sambil mencubit pinggang Kenzou. Ia pun tidak dapat menahan tawanya lagi,
"Nah, begitu lebih baik. Eh tapi jangan terlalu sering senyum deh," ralat Kenzou.
"Kenapa?" tanya Tiara dengan kening yang mengerut bingung, tadi pria itu memintanya untuk terus tersenyum dan memperlihatkan kebahagiaannya, lalu meralatnya sekarang.
"Aku takut para pria itu akan merebutmu dariku," jawab Kenzou sebelum ******* bibir Tiara, membuat santapan empuk bagi para jurnalis untuk mengabadikan kebucinan pewaris utama Adipramana itu.
***
Dear readers ...
Novel Kenzou tamat yaa, tapi jangan di unfav dulu karena akan ada 5 bonchap lagi kedepannya tentang kebahagiaan Tiara dengan kehidupan barunya, sekaligus menggenapkan novel Kenzou jadi 80 bab hehe.
Terima kasih karena telah dengan sabar mengikuti novel ini hingga tamat. Maaf kalau selama ini banyak kekurangan dalam mengerjakan novel ini, dan terima kasih juga untuk pengertiannya.
**Gak ada malam pertama babang Zou dan neng Ara\, Thor? **
Ada kok di bonus chapter atau di WP, tergantung lolos tidaknya reviewnya di NT nantinya. So, tunggu aja yaa ...
Kenapa sudah tamat aja padahal baru mulai bahagia Tiaranya?
Bahagianya ada di bonus chapter juga dong hehe.
Di novel Aliana ada cerita kalau Kenzou bikin salah satu pria sekarat karena Tiara? Kok gak diceritain di sini?
Ceritanya ada juga dibonus chapter yang kesekian nantinya, makanya jangan di Unfav dulu yaa.
Blurb novel Love and Scandal,
Tidak ada yang dapat menyakitimu dengan sangat dalam, selain dari orang terdekatmu. Tidak ada tempat yang paling menyakitkan, selain dari rumah yang tidak lagi dapat memberikanmu kebahagiaan.
Sejak Kecil, Rana selalu diajarkan untuk mau berbagi dengan Rania, adik yang Lahir dua menit setelah Rana, yang mengidap Gangguan Identitas Disosiatifatau kepribadian ganda, dan sering bersikap seolah-olah ia Adalah Rana. Kerap kali Rana harus merelakan miliknya menjadi milik Rania, termasuk juga mantan kekasihnya yang selalu berakhir ke dalam pelukan Rania.
Hingga sebuah kecelakaan membuat Rania harus kehilangan suaminya dan membuatnya koma selama satu bulan. Sampai akhirnya Rania pun sadar, tapi bukan sebagai dirinya sendiri melainkan sebagai Rana, dan mengklaim Rangga sebagai suaminya.
Kali ini akan kah Rana merelakannya?
Bisakah Rana menolaknya saat ada nyawa yang dipertaruhkan?
Apakah suaminya bisa memegang komitmennya untuk tetap setia kepada Rana?
Dan saat Ananta, cinta terindahnya kembali hadir, siapa yang pada akhirnya akan dipilih Rana? Ananta atau Rangga?
Novel Love and Scandal ini telah pindah ke pf Karya K4rs4 yaa ...
Happy reading and have a nice day ...