
Alana mengeliat dalam tidurnya mencoba meraba sisi ranjang yang di sampingnya, dingin!. Seolah tuannya telah lama meninggalkan tempat itu.
Alana mengernyit dan mencoba meminimalisir rasa pusing pada kepalanya. Alana menarik selimut untuk menutupi tubuh naked nya. Jangan tanya kenapa karena sudah pasti akibat perbuatan seseorang, siapa lagi? Jika bukan suaminya tercinta.
Elroy!
Sejak hari pernikahan mereka seolah elroy tak pernah lupa untuk mangambil jatahnya. Pria itu selalu ingat bila mengenai hal kemesuman.
Seolah pria itu di ciptakan hanya untuk hal yang jelek. Menyebalkan adalah cirikhas dan mesum adalah hobbnya.
Terdengar suara gemircik air di dalam kamar mandi. Sepertinya pria tampan itu sedang membersihkan dirinya. Alana mendudukan dirinya dan mengambil jubah tidur di atas nakas.
Memakai jubah itu lalu meneguk air yang ada di atas nakas hingga tandas. Alana terlihat mengambil ponselnya. Untuk mengecek sesuatu. Walaupun tak banyak, mengingat Elroy pasti akan membantai habis pria yang berani mendekatinya.
Bermain dengan milik Elroy sama saja dengan mengatakan "el bunuh aku" dan dengan senang hati Elroy akan melaksanakannya.
Terlihat banyak sekali panggilan tak terjawab dari Keyra.
Alana terlihat kesal saat membaca satu persatu pesan dari Keyra. Ia telah menganggap wanita bak dewi itu adalah kakak kandungnya. Ia mengetahui bahwa Keyra melihat Kenzo bercumbu dengan seorang wanita. Alana terlihat berkali kali menelfon keyra, Namun nihil tak ada jawaban.
Lalu
"Kau sudah bangun bebe" suara bariton itu menenuhi indra pendengaran Alana. Alana menoleh ke arah kamar mandi berdiri seorang pria tampan dengan handuk di tangan dan hanya mengunakan boxer, tubuh kekar itu terlihat jelas.
"Kau menghubungi siapa sayang?" Kata Elroy yang sekarang sedang mengelap rambut basahnya dengan haduk putih.
"Aku kesal, Kenzo menyakiti Keyra!"
Mendengar perkataan Alana sepontan membuat Elroy mengernyit "apa yang terjadi?" Elroy berjalan ke arah alana dan duduk di samping wanita itu. Seolah mencoba untuk menenangkanya.
"Keyra memergoi kenzo sedang bercumbu dengan seorang wanita!"
Elroy sangat tahu bahwa kenzo bukanlah pria yang baik. Tapi ayolah itu tidak akan mungkin, Mengingat bagaimana Elroy mengetahui cinta Kenzo pada keyra. ia yakin bahwa kenzo takan berani menyakiti keyra. Apa lagi wanita itu kini tengah mengandung buah cinta mereka.
"Mungkin hanya salah faham sayang, jangan mendengarkan satu pihak saja" usul Elroy.
"Ck! Bilang saja kau sedang membela adik sepupumu itu!" Tatapan tajam telah alana hadiahkan pada Elroy.
"Buk--" perkataan penjelasan Elroy di babat habis oleh Alana.
"Apa kau juga berselingkuh dariku?!" Oke sepertinya bumil ini sudah mulai menampakan taringnya.
PLETAK!!!
Satu sentilan mulus mengenai jidat Alana. "Siapa yang berselingkuh, apa menurutmu aku pria murahan?" Kata elroy tak suka.
"Awas jika kau selingkuh, aku takan segan untuk menguliti wanita itu dan mengikat rambutnya di motorku lalu menyeretnya di jalanan!" kata alana dengan kata kata penuh penekanan.
Dan sepontan membuat Elroy bergindik ngeri. Spertinya semenjak mengandung anaknya Alana menjadi seperti dirinya ralat! Bahkan lebih parah. Hingga Elroy semakin yakin anaknya yang ada di perut Alana adalah anaknya.
Memangnya anak siapa lagi bodoh!
"Dan kau akan ku lempar ke kolam buaya untuk ku jadikan makanan buaya" kata alana yang kini mencondongkan kepalanya ke arah Elroy, Untuk memberikan peringatan keras.
Cup!
Satu kecupan sekilas Elroy hadiahkan pada cintanya. Wanitanya, istrinya walaupun saat ini lebih mirip macan betina.
"Kau!!!" Alana menutup bibirnya dengan pergelangan tangan kanan. Alana benar benar kesal. Bisa bisanya saat dia berada di mode marah 80%, Elroy malah bersikap biasa??
Pria dengan tubuh tinggi itu memilih untuk memeluk guling putih dan kembali bersiap menuju alam bawah sadarnya. Sepertinya tidur lebih baik dari pada harus menghadapi wanita yang sedang kesal.
Lagi pula ia sedang malas kekantor hari ini. Karena Alana kini sedang hamil muda jadi Elroy dan Alana sepakat menunda honeymood mereka. Karena masa ini rentan untuk mereka terbang jauh.
"Aku hanya memperingatimu el!" Alana mengoyangkan tubuh Elroy supaya pria itu agar kembali menatapnya.
"Kasihan anak orang Al. Dan aku juga tak ingin mati muda karena di makan buaya" kata Elroy terkekeh dengan memeluk bantalnya. Seolah olah ancaman Alana sesuatu hal yang lucu baginya.
Kruuuk!!!
Ah perut tidak sopan itu berbunyi di saat yang tidak tepat. Elroy yang mendengarnya hanya terkekeh geli dan bangkit dari tidurnya. Mencium kening alana dengan lembut.
"Mandilah, dari pada kau memikirkan hal yang tidak tidak. Tolong jangan cemari pikiran anakku. Aku akan kebawah menyuruh roni untuk menyiapkan sarapan"
"Aku ingin masak"
Sepontan kata kata Alana membuat senyum di bibir elroy menghilang. Pria itu terlihat mengetat rahang dan tatapannya berubah menjadi tajam.
Alana yang menerima tatapan itu hanya tercekat. Elroy memang mencintainya hanya saja Elroy pria dengan tempramen tinggi itu terkadang kesulitan untuk mengontol emosinya.
Lupakan tentang penyiksaan piskis atau pun piskologis. Kehidupanya selama ini baik baik saja. Hanya saja sejak ia mempersiapkan diri menjadi pemimpin utama Mclan ia berubah menjadi sosok yang kesulitan untuk bisa mengendalikan emosinya. Dan dengan bersikap acuh dan cuek menyelamatkanya agar bisa sampai pada titik ini.
"Apa ini masih karena ev?" Kata alana lirih dengan menunduk, ia takut saat pria itu tiba tiba menjadi asing baginya.
Mana Alana yang garang bak macan betina tadi.
Mana Alana yang tadinya ingin meleparkan elroy ke kolam buaya?
"Apa kau masi mencintainya?"
"Tentu" kata elroy datar sebenarnya Elroy lebih bingung dengan pertanyaan Alana. Bagaimana dia melupakan adik semata wayangnya. Sungguh pertanyaan Alana kali ini benar benar tak bisa di cernah oleh otak jenius Elroy
"Lalu... apa aku cuma pelarian? Bagaimana perasaanmu padaku" kata alana menatap elroy dengan air mata yang kini mengalir deras di pipinya.
Elroy yang mulai mengerti kemana arah pembicaraan itu hanya tertawa keras. Sangat keras sampai tanpa sadar Alana malah merasa sesak dengan apa yang sekarang ia lihat.
Apa setelah semua ini? Elroy akan membuangnya? Setelah membuatnya mencintai dan tak sanggup berpisah? Inilah yang paling di takutkan Alana.
Sungguh suami yang berbakti ya di saat istrinya mencoba untuk menahan tangis dia malah tertawa keras seperti itu
"Hey kau mau kemana?" Elroy yang menghentikan pergerakan Alana untuk pergi meninggalkanya.
"Otw Neraka" ketus Alana.
"Haha maafkan aku sayang. Berhentilah menangis. Sungguh hanya kau yang ada di hatiku saat ini"
"Lalu siapa Ev? Bahkan tato ini abadi seperti cintamu padanya, lepaskan aku jika kau masih di hantui bayanganya, aku akan bawa anak ku pergi darimu!" Alana memukul dada elroy tepat di tato yang bertulikan nama evgania. Berharap dengan pukulan kuatnya Elroy saat ini mati saja. Lebih baik kehilangan karena kematian dari pada melihat pria itu dengan wanita lain.
Egois? Terimakasi!
Elroy menyadari Alana cemburu pada sosok Evgania. Sialnya dia lupa memberitahukan adik semata wayangnya pada istri kecilnya ini.
Bersambung...
eak2 pinisirin ya 🤣🤣🤣
banyak yang minta zayn pdhal ay g sanggup gmn dong 😭😭😭 jujur ay takut up story baru, takut g sebagus ekpetasi. malah bikin kecewa 😭 ay ini amatir jan prnah lupakan hal itu.