It'S A Sweet Trap

It'S A Sweet Trap
chapter 48



Awak media mulai mengambil posisi mereka. Blitz terus menyala berulang ulang kali kearah mobil sport milik bilionaire tampan itu.


Siapa pun akan tahu,  yang berada di dalam mobil hitam  dengan plat M C L A N adalah bilionaire asal spanyol yang kini juga menarik perhatian dunia.


Alana yang berada di dalam mobil lagi lagi merasa ciut, lagi lagi ia di tempatkan oleh Elroy di posisi ini. jika dulu ada Angel yang menenangkannya. Kini ia harus sendirian dan berharap Elroy akan waras kali ini. Apa berhubungan dengan seorang bilionaire akan serumit ini?


Of course.


Tentu saja, Elroy peka dengan raut wajahnya Alana. Dia mengerti dengan apa yang alana rasakan. Menjadi sorotan public bukanlah hal yang menyenangkan.


Karena pada awalnya dia juga kesulitan memasuki dunia yang di bawa ayah kandungnya ini. Menjadi sorotan menurutnya adalah beban dan perlahan membuatnya memiliki sikap seperti ini.


"Shit! seharusnya kita mengunakan helicopter tadi" rutuk elroy,


yeah seharusnya, karena di atas gedung pencakar langit itu juga sudah di siapakan helipad. Kini Beberapa pria berseragam khusus menghentikan aksi para awak media, Tidak berhenti, Setidaknya berkurang dan memberi jalan mobil mewah itu melaju dengan kecepatan sedang. Mobil mewah itu berhenti di  pelataran gedung.


"Kau harus terbiasa dengan semua ini" bisik Elroy tepat di sebelah telinga indah Alana


"Ya ini semua karenamu" Alana menjauhkan wajahnya dari Elroy


"Ck! Jangan salahkan aku. Salahkan Michel kenapa dia harus sekaya ini. Jika saja dia tidak kaya maka wartawan juga takan tertarik padaku"  sela Elroy membela diri. enak saja wanita ini menyalahkanya seenak jidatnya.


What dia menyebut ayahnya dengan sebutan nama saja? Memang anak berbakti ya. Mungkin dia ingin merasakan di coret dari daftar keluarga Mclan.


Kini sepasang kekasih yang terlihat serasi itu berjalan memasuki pintu utama kantor megah yang berdiri kokoh di kota newyork. Walaupun Alana kembali sedikit tak nyaman ketika blitz tak henti hentinya menerpa wajahnya.


Bahkan banyak pertanyaan  beruntun yang menghadang mereka. Dan syukurlah beberapa pengawal dengan  sigap menjaga mereka dan elroy juga tak henti hentinya memeluk Alana untuk terus berjalan dengan wajah khasnya. Datar tanpa ekspresi apa pun.


Alana merasa cengkraman tangan elroy pada tanganya begitu kuat. Seolah tak akan pernah membiarkan Alana terluka sedikitpun. Alana sadar walaupun wajah elroy terlihat datar dan terkadang menyebalkan, Elroy selalu menunjukan kehangatanya lewat sikapnya.


Kini lift sampai mengantarkan mereka pada lantai paling atas gedung pencakar langit itu. Sesekali Elroy bertemu dengan pria pria dan wanita dari kalangan berada. Elroy hanya berjalan melewati mereka dengan senyum tipis. Dengan terus merangkul tubuh sexy Alana karena banyak mata yang melirik Alana dengan tatapan lapar.


ada juga yang menatap Alana dengan tatapan tak suka. Siapa lagi kalau buka dari kaum hawa ...Eeer apa mereka ingin Elroy memgambil peran setan?


"Apakah kau harus memakai pakaian ini?" bisik Elroy di telinga Alana dengan selalu tersenyum tipis. Karena seangkuh apa pun seseorang. bila kau masuk ke kandang macan kau harus beradaptasi bukan? Itulh yang sedang di perankan Elroy. Disana rata2 pria dan wanita dengan kasta tinggi walaupun ada beberapa pekerja kenzo real estate sendiri.


What siapa yang berbicara, Alana hanya bisa menatap Elroy kesal. Apa pria ini sedang cuci tangan atas perbuatanya? Bukankah baju ini pilihanya?


"Jawabanya ada di pertanyaanmu tuan!" kata alana kesal.


Bukanya merespon Alana, Erloy terlihat menyapa zayn. Dan telihat juga keyra sedang di atas panggung sedang berbicara pada orang yang ada disana. Elroy dan zayn terlihat saling menyapa sedangkan Alana hanya terdiam menatap sekitar tanpa harus melakukan apapun.


"Mana kenzo?" Sangah alana.


Sebenarnya bukan kenzo yang di cari Alana. Melaikan istrinya. Ya alana benar benar penasaran pada sosok Keyra. Ia berharap Keyra adalah gadis yang baik. Sedangkan yang selalu menghantui pikiran Alana adalah keyra sosok yang sinis.


Tentu saja pertanyaan Alana membangkitkan emosi seorang singa jantan, Elroy menoleh ke arah Alana dengan tatapan tak suka "Apa kau sedang menanyakan pria lain di depanku al?"


gezz see.. pria beruang kutub ini mulai lagi. Ingin sekali alana mencekik leher Elroy hingga pria itu tewas. Apa dia tidak tahu perang batin yang Alana rasakan saat ini.


"Kecemburuanmu tak beralasan tuan" kata Alana jengah dan spontan membuan Elroy kesal.


"Aku tidak cem---"


"Come on dude. Jangan menjadikan dunia ini milik kalian berdua dengan sikap romantis kalian, lihat banyak mata yang menatap kita" kata zayn menengahi pertengkaran romantis itu.


what the ... sejak kapan pertengkaran bisa di sebut romantis? Ya zayn tahu betul pasangan unik ini. Mungkin beda pendapat, adu argumen, atau mungkin kekerasan fisik yang Alana lakukan pada Elroy adalah sikap romantis.


Seketika Alana ciut, wanita itu sangat cantik. Bahkan bisa di sebut tetesan dewi. 'Sempurna' mungkin itu kata yang bisa mengambarkan sosok Keyra saat ini.


Alana tak yakin wanita secantik itu bisa menerimanya. Belum lagi, tatapan meremeh, benci tertuju padanya. Alana benar benar tak nyaman dengan posisi ini, ia ingin Elroy mendekapnya dan membawanya pergi dari sini.


"El... aku ingin ke toilet" sentak Alana menarik tangan elroy. Seperti anak kecil yang merengek minta di belikan balon dan sangat tak cocok dengan gaun dan sikap Alana saat ini.


tentu saja Alana berbohong ia tak mau menerima resiko untuk di permalukan di depan umum seperti banyak novel dan serial tv yang ia tonton. Elroy hanya mengikuti permintaan gadisnya. Sebenarnya Elroy menyadari kegundahan hati Alana sejak tadi sejak mereka menjejakan kaki di New york. Tapi sekeras apa pun ia mencoba menjelaskan tetap saja wanita ini tetap pada pikiranya.


"Kau bohong" kata elroy yang menghentikan langkah Alana saat mereka sudah jauh dari keramaian. Alana tercekat dan berbalik menatap Elroy.


"Benar... aku tak nyaman El" alana yang memilih menyenderkan tubuhnya di lorong megah kantor kenzo. Elroy hanya dia melihat Alana seolah meminta penjelasan.


"Dia sangat cantik, sangat elegan aku takut nanti dia tidak menyukaiku, dan bisa saja dia mempermalukanku. Aku sangat tak cocok denganmu El"


"Apa sudah selesai?"


"Apa?"


"Mengeluarkan isi kepala bodohmu ini" kata elroy menyentil kening alana.


"Memangnya kau ini calon istriku atau kenzo?? Kenapa kau terus berfikir tentang kata orang"


"El. Kau tak mengerti masalahku. Aku tidak ingin merusak hubunganmu dengan mereka. Sedangkan banyak mata yang memperhatikan kita? Tatapan itu, bagaimana jika keyra tak menerimaku?"


"Dengar... Itu bukan masalahmu itu masalah mereka. Dan keyra bukan orang seperti itu. Jika mom dan dad sekalipun menentang hubunganku, aku takan mundur" Elroy dengan menatap Alana dengan tatapan memperingati, Sebelum tubuhnya memeluk tubuh Alana.


Sungguh dia lelah dengan jalan pikiran Alana. Mendengar perkataan Elroy. Alana benar benar tenang. Entahlah sejak bertemu dengan Elroy dia menjadi sangat rapuh. Dan Elroylah satu satunya orang yang mempu membuatnya tenang, bahagia dan kesal sekaligus.


Tiba tiba Alana merasa tubuh elroy menegang dan Alana tak mengerti apa penyebabnya , di tatapnya wajah Elroy yang kini memandangnya dengan wajah berkilat dan membuat benaknya menyebunyikan alarm tanda bahaya.


Tapi terlambat


bibir Elroy kini telah menguasai bibir Alana. Ciumanya tidak kasar tapi cukup membuat alana membelakan matanya. Alana pun terlihat lumpuh pada ciuman panas Elroy. Ya pria itu tahu cara membuat seorang alana chrisdelsa tak berkutik sedikit pun. Elroy mengehentikan ciuman panasnya dan menatap Alana lekat.


"Kau mencintaiku?" Kata Elroy dengan suara sexynya tepat di depan wajah Alana.


Alana hanya tertengun mendapat pertanyaan itu. Apa pria ini sedang memaksa dia mengungkapkan perasaanya sekali lagi? Karena sebelum ini alana juga harus membuang egonya jauh jauh untuk mengungkapkan perasaan itu.


Dan sekarang? Setelah di pengaruhi oleh ciuman panas. Lagi lagi pertanyaan itu. Ah, jelas saja jawabanya iya. Alana pun mengangguk mantap, dan membuat elroy memberikan senyuman terbaiknya


"Kalau begitu fokuslah untuk mencintaiku, jangan pikirkan yang lain? Karena aku yang akan mengurus mereka yang berani menyakitimu, kau nyawaku al" suara  Elroy terlampau sangat lembut. Sukses membuat siapa saja bila berada di posisi Alana meleleh.


Ayolah, siapa yang bisa menolak pria tampan? Mapan? Dan bisa membuatmu bertekuk lutut. Tentu saja jawabannya BIG NO


Bersambung...


jadwal ay up itu setiap hari kecuali minggu krena mungkin dari noveltoonya yang libur... ay sudah up cuma slalu noveltoon updatenya senin.


ay kasi pilihan deh. mau ay up 7 chapter tapi seminggu sekali ayo setiap hari tapi 2 chapter? hayoo


ay selalu tamatkan cerita baru berani di up ke permukaan.. karena ay sadar kok menunggu itu ga enak walaupun udh di kasi Rayco ama micin yang banyak ttp g enak... tpi ay juga g mau crazy up 🤣 seperti simbiosis mutualisme, kalian butuh bacaan dan ay butuh respon 🤣🤣🤣


selalu setia nungguin ya..


yang nnya kapan El and al nikah 🤣 sabar ya hidup itu perjalanan bukan pelarian jadi biar dia berjalan sesuai kehendak Tuhan 🤣