
Lagi lagi dunia di buat gempar oleh kecelakaan yang menimpa penerus Mclan international group. Berita itu tersebar sangat cepat bagai virus yang menggerogoti sistem kekebalan tubuh.
Kecelakaan itu di sebut sebut cukup parah, di karena pria sesibuk Kenzo dan Zayn turut terbang ke madrid untuk melihat sepupunya.
Sebenarnya bukan hanya itu yang membuat dunia bertanya. Video Seorang wanita menangis histeris meneriaki nama Elroy seraya memeluk tubuh kaku yang tertutup kain putih juga tersebar di internet yang memperkuat opini publik.
Banyak wanita yang menangis jika hal itu benar terjadi. Dan tak sedikit pihak yang mempertanyakan hal itu. Paparazi dan wartawan seolah tak kenal lelah untuk mengungkapkan kebenaran.
Berita itu tak jua surut walau sudah beberapa hari terlewatkan. Apa lagi Kenzo dan Zayn yang tertangkap kamera seolah ikut bungkam.
Sehingga dunia percaya bahwa penerus perusahan fhasion dengan merek terkenal itu benar benar telah tiada.
Sampai akhirnya berita miring itu tertepis saat Elroy mengelar konferensi press untuk meluruskan situasi itu setelah kondisinya benar benar pulih.
Elroy terlihat mengunakan ruangan aula kantor yang berada di lantai dua untuk konfrensi pers. Walaupun baginya itu tak terlalu penting tapi citra perusahaan juga akan terbantu dengan adanya konferensi pers tersebut.
Elroy juga akan menjelaskan tentang Mclan yang akan meluncurkan produk baru dalam waktu dekat. Come on baby itu bukan hal aneh yang di lakukan para pengusaha. Para pengusaha sukses takan melakukan suatu hal dengan sia sia. Ia akan memanfaat sekecil apa pun kesempatan yang ada.
Konfrensi pers itu di hadiri oleh beberapa media ternama dan beberapa pria berkedudukan penting Mclan internasional grup.
Angel, Michel dan Alana turut hadir menemani Elroy kali ini. Senyum bahagia terlukis abadi di wajah Elroy.
Wajah yang tampan terkesan dingin itu kini di hiasi oleh senyum manis. Tentu yang kini menjadi sorotan publik tak hanya kecelakaan itu.
Tapi siapa wanita yang kini duduk dengan posisi terlihat tidak nyaman itu.
Saat ini sampai pada sesi tanya jawab.
Seorang pria dengan pakaian formalnya terlihat berjalan keatas panggung untuk memberikan sejumlah dokumen pada Elroy. Ya itu adalah dokumen pertanyaan dari para awak media.
"Selamat malam. Saya Elroy Chriatian Mclan" suara bariton terkesan jantan itu memenuhi udara di aula kantor.
"Beberapa hari yang lalu tersebar bahwa saya telah tiada" elroy menjeda ucapannya lalu bibirnya tertarik sedikit. Menampilakn senyum samar.
"Saya tidak tahu itu berita konyol dari mana, dan siapa yang menulisnya. Tapi nyatanya saya masih berdiri di sini dengan sehat. Memang benar saya sempat mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu"
"Tentang video yang beredar itu..." lagi lagi Elroy menjeda ucapanya. Jika tadi ia memberikan senyum tersamarkan. Kali ini pria itu memberikan senyum terbaiknya.
Mungkin lebih tepatnya dia memang sedang tersenyum puas. Karena wajah yang di tampilkan Elroy saat ini adalah senyum mengejek. Seolah ia sedang mengingat kejadian saat itu. Sampai sebuah sikutan dari Alana yang mampu membuat Elroy sedikit meringis.
"Tentu saja video itu adalah hoax, itu adalah video yang terpotong. Evan terkenal jahil bukan? dan wanitaku mengalami kejahilanya"
"Jasad yang waktu itu adalah salah satu pasien dokter Lauro yang belum sempat tertangani. Tuhan mempunyai takdirnya sendiri bukan?"
"Berbicara tentang takdir. Saya ingin memperkenalkan gadis cantik yang duduk di sebelah saya ini adalah calon istriku"
"Kami berkenalan di indonesia dengan cara yang sedikit unik, sebaiknya tidak usah di bahas ya. Bahkan saya sendiri sedikit malu untuk mengingatnya" Elroy melirik Alana sekilas. Melihat ketidak nyamanan wanita itu.
Elroy sadar, ini bukanlah dunia alana. Tapi bukankah semua akan berubah seiring berjalannya waktu?
Jadi persiapkan dirimu
"Dan kami akan menjalani pernikahan dalam waktu dekat" jelas elroy.
Alana sedikit tak nyaman karena lampu blitz terus menerpa wajahnya. Sesi tanya jawab itu berlangsung lancar. Walaupun Elroy terlihat berubah dengan senyumannya. Ternyata dia tetap irit bicara, seolah pria itu terkesan menjaga ketat wibawanya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Alana pov
Aku tak menyangka jalan hidupku yang rumit akan seindah ini. Sebuah kisah cinta yang penuh dengan tindak kejahatan membuat cinta berkembang di antara kami.
Cinta tulus! Ya, sekarang aku mencintainya tanpa paksaan siapa pun. Memang semua berawal dari paksaan tapi ia memprangkap cinta ku dengan Sikapnya. Perlakuan perlakuan yang membuat ku merasa memang benar dialah jodohku.
Aku juga tak menyangka akan mempunyai sahabat sebaik sofia. Mengingat bagaimana orang orang dulu membenciku karena mempunyai seorang ayah preman dan bisa di katakan jahat.
Hidup di kelilingi pria tampan dan berkasta, bahkan berhayal saja aku tak pernah. Memang benar banyak novel dan drama yang ku tonton, dan aku menanggap itu semua hanya mitos.
Ternyata tampan, kaya dan baik stoknya masih ada di dunia ini. Contohnya pria yang sedang duduk di sampingku saat ini, Elroy Christian Mclan. Semoga stok seperti dia masih ada buat kalian.
Hari ini aku dan elroy akan berangkat ke indonesia. Sebelum menikah aku akan melihat kampung halamanku. Negara tercinta tempat ku di besarkan.
Elroy menuruti permintaanku. Kini el telah pulih total dan dia juga mempersiapkan pernikahan kami sendiri. Ia ingin menjadikan aku wanita yang paling bahagia di dunia.
Cie
Aku berharap cinta El akan seperti itu sampai nanti, sampai tuhan mengatakan padaku Waktunya pulang. Kami sampai di bandara private milik elroy. Mobil yang kami tumpangi berhenti tepat di depan pintu jet private. Aku merasa seperti sedang menoton romantis ala barat.
Aku terperangah melihat indahnya pesawat itu. Mengingat aku tidak pernah naik pesawat sebelumnya. Jangankan naik memijakan kaki di bandara saja aku tak pernah.
Ini seperti mimpi nyata di siang bolong. bagaimana gadis kampung seperti aku bisa menaiki jet private?
"Apa ini milikmu?" Aku penasaran.
"Tidak! aku meminjamnya dari pelayan" jawab elroy malas dan pria itu memilih keluar dari mobil.
Aku mengikutinya. Ya rusak sudah hayalanku tentang keromantisan itu. Jika Mr.Grey membukakan pintu mobil untuk ana. Tapi Mr. Menyebalkan ini malah keluar dan menunggu ku di depan mobil. Masalah pertanyaan tadi jangan di bahas karena itu akan menjadi satu dari seribu alasan aku ingin mencakar wajah tampan ini.
"Apa pelayanmu sangat kaya?" kataku yang mendongak ke arahnya.
Elroy tak menjawab, dia yang berdiri di depanku mendorong kepalaku dengan telunjuknya agar menjauh dengan wajah sedatar triplek.
Aku mengerti kenapa ia membenci ayah. Aku yakin ia begitu kecewa pada ayah, luka itu seperti tetanam dengan baik.
Elroy menggenggam tanganku dan menutunku untuk berjalan memasuki jet pribadinya. Terlihat berjejer pria bertubuh kekar di sepanjang jalan menunju tangga dan ada beberapa pramugari yang menyambut kami. Ah aku merasa menjadi seorang putri di dunia dongeng.
Jakarta, indonesia
Sekarang aku berada di sebuah hotel mewah dan megah setelah menempuh perjalan panjang.
U know that?
madrid dan jakarta bukan jarak yang dekat. Bukankah Elroy mempunyai apartemen di sini?
Tapi entah kenapa pria itu lebih memilih hotel. Elroy sedikit berubah menjadi dirinya sebelumnya setelah kami kembali dari makam ayah. Sepertinya pria itu telah bisa memaafkan sondy..
"Apa yang sedang kau pikirkan?" Tanya elroy yang kini sudah sampai di kamar ku. Kami berjanji akan berjalan hari ini Atau aku lebih menyebutnya dengan kencan haha...
Aku mengerjap "tidak ada"
"Kalau begitu ayo"
Aku sadar cinta elroy begitu besar hanya saja terkadang dia bertingkah sangat menyebalkan. Dan aku sangat ingin mencakar wajah tampanya itu.
Hari ini kami ke mall besar di jakarta, ada bebera perlengkapan yang harus ku beli sementara kami berada di indonesia.
Kau tahu?
Bukan elroy namanya jika mengizinkan aku membawa pakaian atau perlengkapan. Ck! Sepertinya pria itu sedang memanfaatkanku untuk mengabiskan uangnya.
Walaupun sepertinya elroy tak terlalu terkenal seperti di negaranya. Nyatanya banyak mata yang melihat kami. Ketampanan dan kharisma pria itu cukup menyedot perhatian publik.
Dan aku? Tentu saja aku menjadi buah bibir.
Hey... aku sudah cantik! Tau!
Walaupun aku tidak sebuluk sebelum mengenalnya. Tetap saja aku tak pantas bersanding denganya. Anggap aja ini hokiku untuk memperbaiki keturunan hihi...
Setelah lelah beberlanja kami memutuskan untuk makan di sebuah restoran cepat saji di dalam mall. Karena setelah ini aku ingin bermain game. Yee
Walaupun aku merasa sedang berkencan dengan patung tampan. Bagaimana tidak? Dari tadi Elroy tak banyak bicara. Dan hanya memperhatikanku yang sibuk mencari barang atau apalah.
Kalimat yang terlontar dari bibirnya hanya.
Ya
Oke
Terserah
Karena memang permintaan ku saat ini memang masi di jalan yang benar.
Walau pun tak banyak bicara sepertinya pria itu menurut apa pun kemauanku.
Mungkin Baginya apa pun yang ku kerjakan, yang jelas aku selalu bersamanya dan aku bahagia sudah cukup membuat otak pria itu masuk katagori 'waras'.
"Aku akan ke toilet sebentar. Apa kau mau ikut?" goda elroy padaku.
Ck! pertanyaan macam apa itu?
Tentu saja aku mengeleng
"Pergilah!"
Selepas kepergianya, ku lihat banyak mata menatapku. Wanita wanita itu seperti benar benar mengaggumi sosok el.
Maaf ya! Cowok itu udah ada yang punya. Punya gue!!!. Jerit batin ku
Mungkin kencan selanjutnya aku harus membungkus elroy. Lihat saja Sekarang, elroy hanya memakai celana pendek dan kaos oblong mampu menarik perhatian banyak wanita. Apa lagi pria itu tampil dalam balutan jas.
Para pelakor dan cewek matre pasti sudah siap unjuk gigi.
Aku terus membayangkan hal hal yang tak berguna. Memangnya jika tahu sifat elroy mereka akan tetap menyukai pria itu?
Sampai sayup sayup suara memanggil nama ku. Mataku melirik kekiri dan kenan untuk mencari siapa yang memanggil.
Ternyata wanita itu.
Astaga!
Kenapa aku harus bertemu dengan cara yang tidak tepat seperti ini?
TBC
ada yang tahu siapa wanita yang memanggil Alana?
siapa hayo siapa 🤣
ayo di tebak mare mare kaka cantek ayooo..
2 chapter setelah chapter ini adalah chapter yang paling ay suka 🤣🤣🤣 penting bgt dalam hidup ay 🤣 oke itu berlebihan 🤣