It'S A Sweet Trap

It'S A Sweet Trap
chapter 14



"Morning mom" Elroy mencium sekilas pipi Angel.


Pria itu baru pulang dari Club pagi ini dan langsung menuju mansion mewah milik Michel. Siapa lagi kalau bukan ayahnya. Meskipun umur tak lagi muda spertinya ketampanan itu abadi dan menurun pada anaknya, Elroy.


Angel, wanita yang berstatus sebagai ibu dari Elroy. wanita paruh baya itu terlihat sedang menyiapkan sarapan untuk Michel dan tentu juga untuk Elroy. Walaupun mereka dari kalangan berada. Angel seperti tak ingin orang lain mengambil alih tugasnya sebagai istri. Ia tak seperti nyonya besar pada umumnya.


"Morning dad" Elroy melirik Michel


Michel mengernyit "Mana?"


"Apa?" Jujur el tak mengerti dengan apa yang Michel katakan.


"Dia?"


Oh, Elroy tahu arah bicara ayahnya. Ayahnya pasti menanyakan sosok Alana. mungkin di Mansion ini hanya Michel tahu apa yang membuat Elroy betah di Indonesia akhir akhir ini.


"Aku meninggalkanya" jawab Elroy santai.


Dan perkataan singkatnya sukses membuat Michel mengernyitkan dahi. Sementara Angel, wanita paruh baya itu terlihat bingung dengan arah bicara anak dan suaminya.


Elroy menghela nafas pelan dan menjelaskan. Bahwa Alana bersikeras ingin tinggal di Indonesia. Ia meminta Elroy mengetahui hatinya. Apa benar Elroy menyukai Alana atau  hanya keobsesian sesaat. Jadi Elroy memutuskan untuk memberikan Alana waktu.


"Kau yakin?" Angel menyela.


Ia sebenarnya sedikit bingung. Apakah ini benar anaknya atau orang lain. Pasalnya Elroy bukanlah orang yang mudah menyerah. Apa lagi mengikuti kemauan orang lain yang bertentangan dengan kemauanya. Itu benar-benar buka gaya Elroy. Elroy mengendikan bahu sambil memakan rotinya.


"Jika dia menghilang lagi?" Kini michel yang ikut memberi pertanyaan.


"Tenang dad,Jika dia lari kelubang cacing pun aku bisa menemukanya"


Michel hanya tersenyum. Ia turut bahagia dan penasaran pada sosok Alana, pasalnya pria duplikat batu ini bisa luluh itu bukankah hal yang bagus bukan?


"Jangan sampai kehilangan dia lagi" Michel mempringati, Sesekali memasukan potongan makanan dalam mulutnya.


"Tentu dad"


                   🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


New york


Elroy christian mclan terlihat memasuki pelantaran sebuah gedung yang berdiri kokoh dan telihat megah. Terlihat tulisan besar di bagian gedung Kenzo real estate. Pria tampan itu berjalan memasuki gedung pencakar langit milik sepupunya itu.


Bukan Elroy namanya jika tak lepas dari tatapan para wanita. Banyak yang melirik, menatap dengan berhasrat tentunya. Itu bukanlah sesuatu yang hebat bagi elroy. Malah ia bosan dengan hal itu. Ia hanya ingin hidup dengan normal. Lift kini sampai mengantarkan Elroy ke lantai paling atas gedung ini.


sekertaris kenzo berdiri dan membungkuk padanya namun El tak menangapi sapaan seketaris Kenzo. Ia hanya berjalan dengan wajah datarnya. Dan Brian dengan pakaian formalnya terlihat sibuk dengan laptopnya yang terlihat dari kaca bening ruangan Brian.


Elroy hanya mengetuk dua kali dan langsung membuka ruangan Kenzo, tanpa menunggu jawaban dari yang punya ruangan.


benar benar pria yang sopan ya.


Dan kedatangan Kenzo di sambut tatapan dan perkataan ketus dari yang punya ruangan " apa kau tak bisa mengetuk pintu dulu,EL?" ucap Kenzo ketus, ya Kenzo adalah pria perfecsionis. Semua harus berjalan menurut aturanya.


Kenzo orlando siapa tak kenal pria tampan pemilik utama Kenzo real etsate perusahan property nomor satu di New york dan beberapa cabang di negara lainnya. memiliki senyum luar biasa yang membuat kaum hawa tergila gila padanya. Sayangnya kehangatan dan senyumnya hanya untuk menutupi bertapa brengseknya pria bermata biru itu.


Elroy menatap Kenzo kesal, memasukan tangannya ke dalam jaket. Lalu menghempaskan tubuhnya di sofa empuk di ruangan kenzo.



"Bahkan aku hampir memesan C-4 untuk membuka pintu mu, aku sudah mengedor dua ratus lima puluh kali" katanya sambil memperlihatkan kekesalan yang di buat buat. Oke kau terlalu berlebihan el.


 "Kau memang selalu berlebihan dalam setiap hal jerk" kenzo bangkit dari singgasananya lalu menghampiri elroy bersalaman dan memeluk secara jantan.


"Termasuk ketampananku ini"


Kini mereka berdua duduk di sofa.


"Kau tidak bertanya kenapa aku kesini?"


Kenzo mengernyit "tentu kau rindu dengan ketampanku ini" elroy membuang muka dan tersenyum meremeh


"CK! Aku tidak gay seperti kakamu itu" kata elroy terkekeh.


"Jika dia dengar, ku rasa umurmu hanya akan sampai 29 tahun" Kenzo terkekeh geli.


"Ku dengar hal yang sangat tidak masuk akal. Kau tahu? Aku dengar dari dad kau menikah makanya aku langsung terbang kesini, kau tidak menutupi sesuatukan?" Tatapan elroy penuh selidik.


Elroy sengaja menguji sepupunya itu. Sebenarnya ia tahu apa yang terjadi dari orang kepercayaanya. Pasalnya wanita yang di nikahi oleh kenzo secara diam diam adalah wanita yang di jaga oleh elroy selama 4 tahun terakhir.


"Mungkin yang kau maksud adalah bercinta , aku tidak menikahi siapa pun, menikah itu hanya membuat mu repot dan terikat,benar begitu el" kata kenzo dengan raut wajah yakin.


Jelas tak terlihat kebohongan disana. pria itu seperti sudah di latih memakai topeng malaikat sejak usia dini. Bila tak begitu dekat dengannya. Mungkin kau akan berfikir selain rupa bagaikan titisan dewa yunani, kau juga menganggapnya manusia berhati malaikat. Sempurna! Itulah kesan pertama untuk mengungkapkan sosok kenzo orlando.


kenzo sangat pintar menyembunyikan sesuatu. makanya ia bisa sesukses sekarang, walaupun perusahaannya tidak ia bangun sendirian, perusahan itu dibangun oleh mendiang ayahnya tapi perusahan itu semakin sukses di bawah naungan kenzo.


 "Syukurlah kalau itu benar terjadi, aku rasa dunia mendekati kiamat" kekeh elroy.


Sebenarnya elroy marah akan jawaban yang di berikan kenzo. Karena wanita yang ia jaga akan menjadi mangsa kebrengsekan sepupunya sendiri. Tapi ada satu hal yang membuatnya tenang. Kenzo bukan orang yang menuruti kemauan seseorang. Nikah? Itu bukanlah gaya seorang kenzo.


"Sial"


Elroy yang tadi tertawa terdiam melihat sosok cantik itu. Bukan terpesona hanya ia merindukan sosok ev pada diri keyra. Wanita itu selalu ia awasi dalam diam. Ia juga selalu memberi bantuan cuma cuma pada key. Hanya saja key tak tahu dan key memberikan uang itu pada orang membutuhkan.


Sungguh tidak masuk akal.


 "Maaf aku menganggu sir. Ini laporan yang anda minta" kenzo mengambil kertas itu dengan sikap dingin. Elroy terus memperhatikan adik sepupunya ini. Nihil, kenzo benar benar cocok jika ia menjadi aktor.


"Kalau begitu saya permisi tuan" keyra membungkuk dan berlalu dari ruang saat keyra hendak membuka pintu.


"Tunggu" Elroy menghentikan langkah keyra. Elroy sengaja, Ia ingin lihat reaksi kenzo saat ia mengoda keyra. Jika memang benar dugaanya. Ia akan sedikit tenang sekarang.


"Siapa namamu cantik" Elroy masih di sofanya tersenyum manis.


Keyra melirik kenzo, seolah meminta izin, kenzo memberi isyarat dengan mengibaskan tangan kirinya ke udara supaya keyra keluar, tanpa melihat Keyra.


Akui perasaanmu jerk. Batin elroy


 "Dia sangat cantik, aku tidak tahu kau memiliki gadis secantik itu sebagai karyawanmu, aku jadi ingin mencicipinya" Eroy semakin memancing emosi kenzo.


"Tutup mulut mu jerk" Kenzo masih sibuk memperhatikan file, seolah ia tak begitu pedulia dengan pembahasan ini, Benar benar pria penuh topeng.


See, masih tidak mengaku jerk.batin elroy


"Jangan menganggu orang orangku,  ia bisa depresi setelah kau mencampakkan dia. Dan pekerjaanya jadi kacau" tegas kenzo menatap el, sebenarnya ada pesan tersirat dari ucapanya itu


Alasan klasik, bahkan kau membiarkan karyawanmu bermain denganku sebelumnya.batin elroy dengan kekehanya


"Entahlah" jawaban elroy tak kalah misterius, ia tersenyum menatap arah pintu.


Kenzo menyadari elroy yang sedari tadi tersenyum menatap pintu. Ada rasa emosi yang bergejolak di dadanya tapi ia berusaha untuk tetap tenang.


"Berapa umurmu?" Mendengar pertanyaan aneh yang terlontar dari mulut adik sepupunya. El mengernyit


"29" jawabnya acuh


"Sudahilah permainan ini, dengan umur kau yang sudah setua itu seharusnya kau merubah setatus mu itu. Siapa yang akan meneruskan -.."


 "Sial, aku baru memasuki 29 jerk" kata elroy sedikit kesal.


"Cintailah satu wanita saja dan berhentilah menyakiti hati wanita ..-"


El tertawa keras membuat kenzo tidak melanjutkan perkataanya.


"lihat siapa yang berbicara, apa kau sedang menasehati diri mu sendiri brother. Bukankah kau juga ********? Apa kabar ibu mu? Aku tahu maksud mu baik tapi ada saatnya. Yang ku cari selama ini sudah ku temukan" el beranjak menepuk pundak kenzo dan pergi meninggalkan ruangan. Ia sengaja mengembalikan kekesalannya pada kenzo. Ia ingin luka kenzo sembuh karena meminta maaf pada ibunya. El berharap kenzo tak boleh berhenti mencari ibunya.


"Sial kenapa dia selalu membahas wanita itu"


🍁🍁🍁


Alana pov


Aku tak tahu arah hidupku kali ini. Aku seperti terjebak dalam perangkap yang manis. Aku tak tahu kemanisan itu akan membahagiakan aku atau malah membuatku diabetes yang akan berujung kematian. Ya, disinilah aku sekarang di sebuah penthouse mewah milik seorang pria tampan dengan hobby bermain perempuan. Bahkan memikirkanya saja aku tak pernah kini tempat ini akan menjadi miliku.



Aku tinggal disini dengan dua orang pelayan wanita dan setiap hari akan ada supir dan dua orang pria bertubuh kekar yang menjagaku. Kau tahu? aku merasa seperti narapidana yang sedang di tawan dalam penjara. Sekali lagi ku katakan ini penjara yang manis. Hari hariku berjalan dengan baik kini sudah seminggu aku hidup sperti ini.


Sampai suatu ketika aku merasa benar benar jenuh dengan kehidupan ini. Jujur ini bukanlah gayaku. Kau bayangkan bila kau hanya seorang pramuniaga di toko swalayan kecil dan kau mempunyai bodyguart yang menjagamu. Hinaan dan cacian bagai hujan yang mengotori pendengaranmu.


Ponsel baruku berbunyi lagi. Dengan masih nama yang sama "my husband". Jangan tanyakan ponsel ini dari siapa dan siapa menuliskan nama lebay itu, sudah pasti dia. Aku tak boleh mengganti nama itu. Aku tak mengerti dengan pikiran pria ini. Ia sangat sulit di tebak. Terkadang ia manis, tegas dan terkadang sangat menyebalkan.


Saat itu ia mengatakan dengan tegas bahwa aku harus ikut denganya. Tapi dengan kata kataku saja dia bisa berubah pikiran. kurasa ia hanya terobsesi sesaat padaku. Bagaimana tidak? kau tahu spanyol? Negara itu adalah gudangnya wanita cantik. Mana mungkin ia bersungguh sungguh padaku, tentu saja! bila aku di bandingkan dengan mereka aku hanya bagai upil yang tak berguna.


Sepertinya pria gila ini takan berhenti menelfonku jika aku tak mengangkatnya.


"Ya"


Apakah begitu caramu menanggapi telfon suamimu Al? Terdengar suara dari seberang line telfon.


"Kurasa kau harus minum obat El"


Obatku adalah dirimu, kau tahu aku sangat merindukanmu, aku ingin menghabiskan malam bersamamu


"Kau semakin mesum saja El" kata ku malas


Oh memangnya mesum kenapa? Aku hanya ingin menghabiskan malam bersamamu, ya kita bisa bercerita, minum dan makan bersama. Kata El dengan kekehanya.


Oh alana kau pasti membayangkan hal yang erotis. Aku jadi seram menemuimu bisa bisa kau memperkosaku. Sambung el lagi dari line telfon


What the... Alana seperti di telajangi di depan umum. Elroy benar benar pandai membolak balikan keadaan. Alana benar benar akan gila bila bersama Elroy. Saat jauh saja ia sukses membuat alana naik darah apa lagi dekat.


"Berhentilah membuatku kesal" Alana berteriak dan mematikan telfon secara sepihak tentu saja saat ini Elroy akan tertawa terbahak bahak. Karena sukses mengoda Alana.


TBC


No siders i love it. Spam coment