
Makan malam kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Pasalnya sekarang posisi Elroy di geser dengan telak oleh Alana. Angel begitu manis pada Alana dengan mengacuhkan Michel dan Elroy.
Wanita paruh baya itu terlihat menyiapkan makanan untuk Alana. Hingga membuat Alana sedikit salah tingkah, melirik wajah Elroy dan ayahnya dengan tesenyum getir.
"Mom?" Rengek Elroy
Mencoba mengingatkan kalau disana juga ada anak 'kandungnya'. Ya walau setua apapun dia. Elroy tetaplah seorang anak dari seorang ibu yang baru kali ini mengabaikanya. Karena seorang wanita yang baru ia kenal. Wah.. ajaib sekali
"Minta pada daddy. Apa kau tidak lihat mom sedang mengurusi Alana" ketus Angel dan kembali tersenyum saat melihat Alana.
Alana senang sekaligus merasa menjadi orang jahat yang menghancurkan keluarga ini. Elroy melirik michel dan langsung mengisi piringnya sendiri dengan makanan.
"Lalu bagaimana dengaku, baby?" kini giliran michel yang merengek dengan memberikan senyum terbaiknya. Berharap dia tak akan bernasib sama seperti Elroy tapi yang di dapatkan michel hanya tatapan tajam.
"Ancaman yang sama juga berlaku padamu. Sebelum kau memenuhi janji manis mu tadi siang!" Angel kembali ketus pada kedua pria di depanya.
Sehingga Michel hanya bisa menghela nafas dan elroy hanya terkekeh geli. Ia merasa senang ayahnya terzolimi seperti itu.
Benar benar anak yang berbakti.
"Apakah selama ini dia menyakitimu sayang?" kata angel memecahkan keheningan suasana makan malam itu. Dengan nada bicara yang sangat lembut. Berbeda dengan nada bicaranya pada michel dan elroy.
"Ti..tidak mom" Alana merasa canggung karena ketegangan yang berlangsung. Sesekali ia melirik michel dan elroy yang sedang sibuk dengan makananya.
"Jangan takut Katakan saja. Mom akan melindungimu" Angel menatap Alana dengan tatapan meyakinkan.
"Benar mom. El tidak pernah menyakitiku mom"
"Ya, yang harus mom tanyakan itu aku mom. Aku yang selalu mendapatkan kekerasa fisik darinya" sambar Elroy di sela makanya.
Mendengar perkataan Elroy barusan Alana merasa berada di tepi jurang. Benar saja. Menendang, menyikut, bukankah itu kekerasa fisik.
Bagaimana jika mom angel marah padanya?
"Kau pantas mendapatkanya" Angel langsung berbicara ketus pada elroy. Alana hanya mengela nafas lega. Setidaknya ia merasa menang saat ini dan tersenyum remeh pada Elroy.
"Ceritakan pada mom sayang. Bagaimana kau bisa menerima pria es itu untuk menjadi calon suamimu?"
Alana kembali menjadi bingung. Bagaimana dia akan menjawabnya. Bahkan dia tak pernah menjawab 'iya' untuk menikah dengan Elroy, Menceritakan tentang perkosaan dan penculikan? Wah itu bukanlah kisah cinta yang baik untuk menyetujui pernikahan.
Well... jika saat ini Alana boleh memilih. Ia pasti memilih loncat ke tengah laut dan di makan ikan hiu dari pada menjawab pertanyaan itu.
"Kisah cinta yang tak pernah di bayangkan oleh manusia normal sayang" Michel bersuara, karena ia tahu betul apa yang terjadi pada hubungan yang sedang di jalani oleh anaknya.
Seorang ayah memang tak sepintar ibu mengungkapkan rasa sayangnya. Ia selalu bergerak di belakang layar memantau perkembangan buah hatinya.
"Hem.. biarkan aku yang mengenalkan dia mom. Dia adalah Alana chrisdelsa gadis asal indonesia yang kini menjadi CALON ISTRIKU" kata elroy yang menekan kata di akhir kalimat.
Tak lucu bila Angel menjadikan Alana sebagai anak. Dan itu artinya Alana akan menjadi adiknya. BIG NO!!! Adiknya hanya Ev tak akan pernah tergantikan Sampai kapanpun itu. Angel melihat wajah tampan putranya seolah ia melupakan kemarahanya. Ia terlihat antusias pada cerita putranya.
"Kami bertemu karena hal yang tak di sengaja. Mungkin tuhan memang menakdirkan seperti itu. Dan tiba tiba dia mencintaiku, dia benar benar tergila gila padaku . ya aku tahu pesonaku sungguh luar biasa. Dan entah mengapa aku juga mencintainya, itulah kenapa akhirnya kami memutuskan untuk menikah" kata elroy mulus dengan karangan bebasnya.
Sontak Michel hanya tertawa keras mendengar perkataan bohong elroy. Dia tahu semua cerita gila yang di sedang di mainkan putranya.
"Sejak kapan aku tergila gila padamu?! Jika kemarin aku menendangmu kali ini aku akan mematahkan kakimu El!!!" teriakan alana kesal.
itu membuat michel dan angel tertawa puas. Melihat pasangan unik itu. Ya bagaimana ya. Mereka lebih mirip adik kakak dari pada sepasang kekakasih ah ralat mereka lebih mirip tom and jerry dari pada sepasang kekasih karena tiada hari tanpa bertengkar.
Angel tertawa lepas, ia begitu bahagia sampai ia menitikan air mata. Michel yang menyadari mendekati angel.
"Aku merasa bahagia. Aku merasa mendapatkan kedua anakku kembali. El dan Ev, dan itu semua karena Alana" Angel yang menyeka air matanya.
Michel membawa angel dalam pelukanya. Dan mencium puncak kepala angel. Pria paruh baya itu juga merasakan hal yang sama. Menurutnya Elroy berubah saat ia sudah di tuntut untuk memiliki kretiria sebagai pemimpin.
Alana seperti kerasukan roh jahat ia benar benar marah pada Elroy. Angel dan michel pun sudah tak ada di kepalanya. Yang ada di kepalanya saat ini adalah menjadikan Elroy menjadi ratusan bagian dan di berikan pada buaya kelaparan.
Alana terlihat mengejar Elroy yang kini berlari ke ruang santai. Alana mengambil bantal kursi meleparkan ke arah elroy. Elroy hanya tertawa puas dan trus menghindari kejaran alana. Ia sadar sekarang ia sedang membangunkan singa lapar yang sedang tidur.
Tiba tiba
"Haus" kata alana yang kini sudah terengah engah.
Elroy hanya terkekeh geli dengan situasi yang terjadi. Wanita dengan kemarahan yang memuncak seketika merengek minta minum.
"Baiklah. Minggir sana aku akan mengambilkanmu minum" kata elroy juga berjaga jaga. Ia tak sebodoh itu masuk untuk dalam perangkap buaya.
Alana masih dengan nafas terengah engah entah benar atau memang kelelahan ia hanya menunduk memegang lutut dan memingirkan tubuhnya untuk memberi elroy jalan.
El yang berusaha secepat kilat melewati alana ternyata dapat di tangkap oleh alana. Ya itu hanya perangkap alana. Alana menarik tubuh tegap tinggi elroy untuk masuk ke dalam lengan kanannya. Tubuh mungilnya sukses membuat elroy sedikit kesulitan dan membungkukkan badan.
"Apa katamu? Tergila gila. Ya kau membuatku gila el. Dan sebentar lagi aku akan mati karena tekanan darah tinggi!" Alana benar benar kesal.
"Haha.. maafkan aku honey. Aku hanya menjadikan cerita kita agar menarik"
"Menarik! bokong monyet mu. Entah dengan apa aku harus aku jelaskan. Aku sangat membencimu e
El" Alana mengetatkan pitingan tangannya pada leher elroy.
"I love u too baby" seperti biasa jawaban pria gila ini, sebenarnya Tenaga alana bukan apa apa buatnya hanya saja ia memang tidak ingin melawan Alana. Dan sengaja menikmati pelukan gadis itu.
Oke fix selain buta cinta juga bodoh karena hal itu di artikan oleh elroy sebagai pelukan.
Saat tangan kiri Alana ingin menonjok hidung Elroy.
"Aaaaa"
teriakan Alana mengema saat tubuhnya kini di ambil alih oleh Elroy. Kini wanita itu berada dalam gendongan tubuh kekar Elroy. Michel dan angel hanya mengeleng dengan sikap drastis Elroy. Pria es itu ternyata memiliki sisi humor.
Elroy membopong tubuh alana menuju lantai dua. Alana terus memberontak dengan sumpah serapahnya. Tapi Elroy tetap bergeming seolah menulikan telinganya.
Dan kalimat seseorang berhasil menghentikan langkah Elroy dan teriakan alana.
"Im sorry El" ucap Michel
Elroy yang membelakangi Michel dan Angel terdiam seolah ia terlalu enggan untuk membahas hal itu. Ia hanya menghela nafas dan melajutkan langkahnya menaiki tangga. Alana yang mengerti dengan apa yang terjadi hanya terdiam tepat di depan dada kokoh Elroy, melihat wajah itu sekilas lalu menikmati setiap kediaman Elroy hingga ia sampai di dalam kamar.