
Mobil sport Elroy memasuki pelantaran utama mall. Elroy memarkirkan mobilnya di parkiran khusus. Mengingat itu adalah mall milik Jack lucero.
Elroy turun dari mobilnya dan spontan semua mata tertuju pada pria tampan yang biasa terlihat dengan pakaian formalnya. Tapi kali ini sedikit berbeda pria itu terlihat lebih cool dengan pakaian casualnya. Kaos putih yang di balut jaket levis dan celana cream selutut. Pria itu terlihat memutari mobil setengah putaran dan membuka pintu mobil.
"Keluarlah"
pasangan itu lebih terlihat seperti tom and jerry dari pada pasangan kekasih. Pasalnya sekarang alana menatap elroy dengan tatapan tak suka. Sementara Elroy masi dengan wajah datarnya.
Elroy berjalan duluan dan di ekorin oleh Alana. Semua mata mengarah pada mereka. Terutama pada Alana, wanita itu terlihat sedikit berbeda dari wanita spain pada umumnya. Banyak yang menyangka bahwa wanita itu adalah salah satu pelayan elroy.
Alana yang sibuk memperhatikan sekelilingnya dan mendengar perkataan orang orang itu hanya mengernyit karena tak mengerti apa yang mereka bicarakan.
Tanpa sadar ia menabrak tubuh elroy yang berhenti mendadak.
Elroy menatap alana dan menatap wanita yang membicarakan Alana dengan tatapan mematikan. Lalu berjalan dengan merengkuh pinggang Alana. Alana sedikit bingung dengan prilaku pria ajaib ini. Bagaimana tidak? Saat Elroy memeluknya tanpa mengucapkan apa pun dan wajahnya sedatar triplek.
Memasuki mall terlihat security dan beberapa karyawan yang ada disana membungkuk pada Elroy, di setiap berjumpa para SPG sampai manager semua bungkuk hormat pada Elroy. Elroy hanya acuh tak perduli sementara Alana hanya bisa tersenyum kikuk. Elroy membawa alana memasuki sebuah toko pakaian wanita.
Apa mereka begitu pada semua tamu mall ini?.batin alana
Saat memasuki seorang SPG cantik menyambut mereka. Spg itu awalnya sedikit tercekat pasalanya elroy merengkuh pinggang alana dengan posesif.
"mediodía Sr. Elroy" kata wanita itu dengan sopan dan tesenyum. (Siang tuan Elroy)
"ella es mi futura esposa,servirlo bien" kata elroy datar.
(Dia adalah calon istriku, layani dia dengan baik)
"si, señor" wanita terlihat mengerti
(Baik, tuan)
"habla inglés con él, él no entiende español" kata elroy lagi (berbicara bahasa ingris denganya, dia tak mengerti bahasa spanyol)
"Apa yang kau katakan padanya?" kata alana sedikit berjinjit untuk berbisik di dekat telinga elroy.
"Jangan terlalu dekat dengamu. Karena kau belum terlalu jinak" balas Elroy juga dengan berbisik dan sedikit dengan senyumannya.
"Apa kau ingin aku menendang bokongmu disini!" bentak Alana dengan kesal dan membuat semua mata yang ada dalam toko itu menatap mereka. Elroy hanya tertawa geli. Telihat begitu tampan, banyak wanita yang makin terpesona dengan keelokan rupa bilionaire madrid itu.
"Ambilah sesukamu" mendorong Alana untuk mengikuti psg.
"Apa?"
"Apa matamu benar benar bermasalah al?"
"Maksudmu?"
Elroy menghela nafas pelan "pilihlah sesukamu. Bukankah kau belum ada pakaian disini. Aku sengaja membawamu kesini supaya kau memilih apa yang kau mau"
What?
"Apa kau berencana menculikku selamanya El?"
"Kau" yap pertengkaran kecil mereka kembali menjadi perhatian publik. Karena Alana, wanita itu berani menaikan nada suaranya pada Elroy, pria yang terkenal dingin dan berbahaya. Lagi pula mereka semua juga tak mengerti apa yang Elroy dan alana katakan. Pasalnya mereka mengunakan bahasa indonesia.
"Sudahlah. Pergi sana" kata Elroy yang berusaha menghentikan pertengkaran kecilnya dengan wanita keras kepala di depanya.
Alana terpaksa ikut dengan Spg wanita yang kini tersenyum padanya. Ia melihat pakaian pakaian yang terlihat mahal dan indah itu. Alana sedikit tak mengerti dengan harganya. Ingin bertanya pada spg itu tapi dia sangat malu. Akhirnya Alana mengambil salah satu baju dan menghampiri Elroy yang tengah duduk di sofa tunggu di dalam toko dengan memainkan ponselnya.
"Pinjam ponselnya" kata alana sembari mengulurkan tangan meminta ponsel elroy.
Elroy hanya mengernyit dan memberikan ponselnya. Alana terlihat mengetik sesuatu pada ponsel dan melirik tag harga di baju yang ia bawa. Seketika matanya terbelalak dan duduk lemas di samping Elroy.
Elroy yang melihat tingkah ajaib calon istrinya lagi lagi mengernyitkan dahi dan memeriksa dahi Alana. Takut takut wanita itu gila sebelum waktunya. Dan mengambil ponsel di tangan alana. Ia tersenyum tipis dan melirik Alana yang yang masih shock.
"Ekspresimu berlebihan"
"Bagaiman tidak. Hanya baju kaos begini di pasar Indonesia aku bisa beli 50 ribu dan itu paling mahal. Di sini hampir mencapai 10 juta" kata Alana yang menatap Elroy dengan tatapan tak percaya.
"Ayo kita pulang" Alana mulai menarik lengan Elroy untuk keluar dari tempat terkutuk itu.
"Kenapa?" Elroy terlihat bingung.
"Bukankah kau sudah tak punya apa apa lagi? Aku bisa memakai bajumu kita hanya perlu membeli pakaian dalamku saja. Kita cari di pasar yang murah saja" kata Alana yang lagi lagi menarik tangan Elroy supaya berdiri dari duduknya.
Elroy berdiri dan menangkup wajah Alana dan bicara tepat di depan wajah alana, dengan jarak yang sangat dekat "Hey. Dengar, aku hanya tak memakai nama Mclan , dan tak memegang Mclan. Aku masih punya bisnis club dan apartemen. Aku hanya belum bisa membelikanmu mansion. Tapi kebutuhanmu masih bisa aku cukupi" kata Elroy lembut.
Membuat Alana seperti terbang ke langit ketujuh lagi lagi jantungnya berdetak tak karuan. Sementara tatapan para wanita iri pada alana.
"T.. tapi ini sama saja buang buang uang el. Ini terlalu mahal" Alana berusaha menenangkan detak jantungnya.
Elroy hanya menghela nafas kasar. Ia menarik alana dan memilih baju yang ada disana. Mengambil sebanyak mungkin, tentu dengan ukuran alana. Dan memberikan pada spg cantik itu.
"El" Alana mencoba menghentikan. Namun Elroy seperti menulika telinganya. Ia berpindah pada tempat lain. Dan kembali mengambil beberpa baju yang menurutnya cocok dengan alana. Begitu seterusnya. Mungkin sekarang baju itu sudah cukup untuk memenuhi satu lemari yang besar. Elroy membayar dan mengatakan nanti ada orang yang akan membawa barangnya.
Kini Elroy dan alana memasuki toko pakaian dalam wanita. Alana sedikit terlihat malu namun elroy masih dengan sikap datarnya. Jujur ini adalah pertama kalinya bagi elroy menginjakan kakinya di toko pakaian dalam wanita. Lagi lagi alana menolak dan elroy meminta spg memilihkanya. Elroy kembali menarik alana ke toko makeup ternama.
"Stop" pekik alana mencoba menghentikan langkah kaki elroy. Elroy menghentikan langkah kakinya dan menatap alana.
"Stop. Kau sudah menghabiskan banyak uang. Sudah aku tak butuh apa pun. Sungguh" kata alana menatap elroy.
"Kau wanitaku. Semua milikku adalah milikmu, ini toko terakhir pilihlah apa yang kau mau" elroy lagi lagi menarik alana untuk memilih makeup.
Alana hanya bisa menghela nafas. Gadis itu mengambil beberapa makeup karena jika ia menolak bisa di pastikan toko itu akan di borong kembali oleh pria gila yang bernama elroy christian mclan.
TBC
masih sepi 😞 mana nih yang selalu main di story kenzo. sini dong. ay g bakal mau promo di komen story org lain. seperti kebanyakan author pada umumnya.
itu ibaratkan lu jualan roti di depan toko roti. review story itu dari komen, kalo komennya di penuhi ama promo org lain yang bahkan mereka tidak baca dtg cna buat spam komen promo kan ga banget...
smga noveltoon mengaktifkan Dm untuk bisa promo novel.