
Semua pemburu sudah mengarahkan senjata mereka kepada kedua iblis tersebut. Dan tinggal menunggu aba-aba dari Caleb untuk menyerang. Ketika Caleb memberi perintah menembak, Angela berteriak histeris.
"Deviaaaannn !! Tidakk. Jangan tembak dia ayyaaahh." suara Angela histeris. Karena Casandra dan Violet memeganginya.
Suara anak panah dan tombak yang melejit terdengar bising. Dengan mantab para pemburu menembakkan panah dan tombak mereka yang sudah berlumur cairan asam sitrat. Seketika panah dan tombak menancap ke tubuh Feldor dan Dev. Bedanya, tubuh Feldor yang terkena cairan asam sitrat segera terluka menganga. Sedang tubuh Dev hanya hangus. Beberapa kali pemburu menembakkan tombak mereka kepada kedua iblis tersebut. Setelah tubuh Feldor telah dipenuhi cairan asam, Dev berniat meledakkan diri bersamanya. Namun sebelum itu, ia mengatakan sesuatu pada Angela.
"Angela. Aku mencintaimu. Selamat tinggal." ucapnya terbata-bata.
Setelah mengatakan hal tersebut, Dev menyemburkan api dari mulutnya untuk membakar Feldor. Seketika tubuh mereka berdua terbakar dan tak lama kemudian meledak dengan mengenaskan. Potongan tubuh dan arang milik mereka berhamburan terbawa angin. Semua mata yang menatap kejadian itu merasa tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mereka sedih harus kehilangan makhluk yang menyelamatkan mereka. Terutama Angela. Ia menjatuhkan dirinya ketanah dan menangis sejadi-jadinya. Ia tidak menyangka akan kehilangan pria yang ia cintai dengan cara seperti ini.
Dengan cepat Angela berlari menuju abu kedua iblis yang berjatuhan ke tanah. Ia melihat ada abu merah dan hitam. Ia tahu, abu yang merah adalah abu milik Dev. Sambil menangis tersedu gadis itu mengumpulkan abu milik Dev di telapak tangan kirinya. Walaupun tercampur antara hitam dan merah, tetapi potongan tubuh itu masih bisa dipungut. Karena berbentuk remukan, Angela dapat memunguti sedikit demi sedikit abu tersebut. Para pemburu dan gadis lain hanya bisa memandangi peristiwa tersebut. Casandra dan Violet pun mendekati Angela. Mereka sama sedihnya dengan gadis itu. Karena iblis merahlah yang selama ini membantu mereka dalam keadaan apapun.
Bersama kedua succubi, Angela berhasil mengumpulkan potongan tubuh Dev dan menyimpannya di sebuah kain potongan dari bajunya yang sengaja ia robek. Saat sedang menangis, Angela melihat disebuah tanah berair ada sebuah jantung yang masih berbentuh utuh dan lebih ajaibnya, jantung itu masih berdenyut. Iapun menunjukkannya pada Casandra. Merekapun tahu bahwa itu jantung Dev. Mereka segera menyimpan jantung itu ke dalam kain. Mereka sepakat untuk menyembunyikan hal itu dari pemburu.
Kemudian, semua gadis dan pemburu menuruni tebing. Mereka beranjak meninggalkan gua. Setelah berada dibawah, mereka mendekati tanah dekat hutan dan membuat rakit baru. Agar mereka dapat mengangkut semua gadis untuk pulang bersama mereka. Semua orang bekerja dengan mulut terdiam dan tidak banyak bicara. Johny melihat putrinya termenung sambil memeluk buntalan kainnya. Ditemani Casandra dan Violet, gadis itu tampak masih sangat murung. Johny baru menyadari, bahwa putrinya benar-benar mencintai pria yang bernama Dev. Dan saat ia melihat kejadian tadi, ia juga baru mengerti. Betapa makhluk yang berwujud iblis merah itu benar-benar sudah menjelma sebagai manusia sesungguhnya. Karena ia rela mengorbankan dirinya untuk orang lain. Terutama untuk putrinya.
...----------------...
Ketika rakit sudah selesai dibuat, mereka berangkat bersama meninggalkan tempat tersebut. Lebih dari lima jam mereka berlayar. Tetapi setelah sampai di ujung sungai. Mereka memilih jalur darat karena lebih aman. Perjalanan mereka melewati daratan, menemui berbagai rintangan. Termasuk ketika mereka melewati lumpur hidup.
Ketika semua gadis berjalan didepannya, Torus berjaga di belakang bersama Johny. Namun Torus terperosok kedalam lumpur hidup sampai batas lehernya. Tangannya meraih-maraih ranting yang ada disekitarnya. Ia mencoba tenang dan memanggil Johny yang berjalan didepannya sambil menenangkan putrinya. Pria itu tidak melihat teman seperjalanannya telah terperosok kedalam lumpur.
"Johny ! Tolong. Jangan tinggalkan aku kawan !" ucapnya.
Namun karena Johnya tidak juga mendengar teriakan Torus, pria berjenggot itu berusaha naik ke atas. Namun tubuhnya justru semakin terperosok lebih dalam.
"Tolooong ! Siapapun tolong aku !" Torus sudah mulai putus asa.
Ketika ia benar-benar tenggelam, datanglah Casandra yang meraih pergelangan tangan torus untuk menolongnya. Wanita succubi itu menarik tubuh Torus hingga keluar dari lumpur. Seketika itu juga Torus terbatuk-batuk dan mengeluarkan lumpur yang masuk kedalam mulutnya. Ia melihat wanita succubi itu yang menyelamatkannya. Iapun mengucapkan terima kasih padanya.
"Ya. Kau bisa membalas kebaikanku suatu saat." ucap Casandra.
Mereka melanjutkan perjalanan dengan tertatih-tatih. Beberapa saat kemudian mereka bisa menyusul anggota yang lainnya. Di dalam hutan, waktu berjalan sangat lama bagi mereka semua. Sudah dua hari dua malam mereka menyusuri hutan belantara. Diwaktu malam mereka berkemah dan melanjutkan perjalanan kembali di pagi harinya. Saat mereka tengah beristirahat dimalam hari, Angela tidur mendekap kain berisi jantung Dev. Gadis itu merasakan detak jantung itu begitu dekat dengan jantungnya. Dengan begitu ia merasakan kehadiran pria yang begitu ia cintai itu.
Johny mendekatinya dan mengajaknya bicara. "Apa kau masih sedih sayang?" ucapnya pada Angela.
"Ayah, dia mengorbankan dirinya untuk kita. Apa ayah tahu itu?" ucap Angela tanpa menoleh pada ayahnya.
Johny terdiam. "Ayah mengerti sayang." jawabnya.
"Ayah tahu, Dev bisa mendengar suara hati kita. Dan dia tahu apa yang ayah katakan waktu itu tentang ucapan ayah yang ingin memanfaatkannya. Tetapi ia tidak berbuat apa-apa pada ayah."
"Apa? Benarkah itu? Ayah,,ayah tidak,,"
"Karena dia mencintaiku ayah. Dia rela melakukan apapun untuk melindungiku." ucap Angela.
"Baiklah, ayah mengakui semua pengorbanannya. Seandainya dia masih hidup, ayah akan merestui hubungan kalian." ucap Johny.
"Ayah terlambat. Dia sudah hancur bersama iblis hitam." ucap Angela menangis lagi.
Johny merasa bersalah pada putrinya. Seharusnya ia tahu apa yang membuatnya bahagia. Tetapi sekalinya tahu, Johny sudah terlambat. Ia menyuruh Angela tidur. Sedang dirinya kembali berjaga bersama pemburu lain.
...----------------...
Suara burung indah terdengar. Bersahut sahutan di alam terbuka. Pagi hari terasa menyegarkan dengan aroma dedaunan yang ada disekeliling mereka. Beberapa gadis bangun dan beranjak ke sungai. Juga beberapa pemburu yang hendak mengambil air minum. Yen dan Caleb pergi berburu untuk mencari makanan. Mary dan Violet membuat perapian untuk membakar beberapa ikan tangkapan Yen. Setelah mengerjap-ngerjapkan matanya, Angela bangkit mendekati sungai. Ia masih mendekap kainnya dan memandang ke arah tebing tempat pertempuran dua iblis. Walaupun dari kejauhan, Angela bisa merasakan kehadiran Dev disana. Iapun menitipkan kainnya pada Casandra. Sedangkan dirinya pergi ke sungai untuk membersihkan diri dan mandi. Setelah ia mencuci muka dan tubuhnya dengan air yang terasa sangat sejuk, Angela merasa sedikit tenang. Namun wajahnya masih sedikit murung.
...----------------...
👉 Lanjut episode 31 ya,,,😉