INCUBUS SNARES

INCUBUS SNARES
AWAL MULA PERTARUNGAN



Ketika Dev berhasil memukul mundur para pemburu, dari dalam rumahnya keluarlah Levi. Putri dari Caleb. Levi meminta izin pada Dev untuk bertemu ayahnya. Karena Levi adalah pelayan yang baik, ia memberi kesempatan baginya untuk menemui ayahnya. Dan tanpa berlama-lama Levi pun menemui ayahnya dan mengajaknya bicara.


"Ayah, ini aku. Aku mohon hentikan semua ini." ucapnya.


Caleb terkejut melihat wujud putrinya sekarang. Wanita yang berekor bersayap dan tanpa busana. Caleb menyuruh semua pemburu berhenti menyerang. Iapun mendekati Levi dengan tergopoh-gopoh.


"Levi sayang, apa yang terjadi padamu? Dimana pakaianmu, pakailah kembali sayang. Kau tidak boleh tampil dihadapan orang lain dengan penampilan seperti ini." ucapnya sambil menangis.


Caleb hendak menyentuh putrinya tetapi tidak bisa ia lakukan, Karena dinding pelindung yang dibuat Dev membuatnya tidak bisa memeluk putrinya. Caleb semakin tersiksa dibuatnya. Ia memohon pada Dev agar mengizinkan dirinya untuk memeluk putrinya.


"Kau boleh menghabisiku anak muda, tetapi aku mohon izinkan aku untuk memeluk putriku. Aku sangat merindukan dia." Caleb meraung-raung dihadapan Dev.


Karena Dev merasa iba mendengar raungan menyedihkan dari mulut Caleb, iapun mengizinkan pria tua itu bertemu putrinya. Dengan seizin Dev, tubuh Caleb bisa menembus dinding pelindung. Dengan kesedihan yang amat sangat, Caleb memeluk putrinya dan menangis bersamanya. Ia menciumi putrinya namun ia merasakan tubuh itu sangat dingin. Dengan aroma makhluk yang sangat menyengat. Caleb memandangi wajah Levi. Ia mengusap-usap kepala putri kesayangannya itu.


"Apa yang terjadi padamu sayang? Mari pulang bersama ayah."


"Aku tidak bisa ayah, kini aku hanyalah makhluk yang berada di tangan seorang tuan. Aku tidak bisa meninggalkan kehidupanku yang sekarang ini." ucap Levi.


"Kenapa tidak?"


"Aku tidak bisa pergi dari rumah ini ayah. Karena jika aku berada diluar siang hari dan terkena sinar matahari, tubuhku ini akan hancur menjadi debu. Aku juga butuh makananku disini. Jika tidak, jasadku ini akan kembali menjadi mayat." ucapnya.


"Apa? Tapi ayah ingin kau kembali lagi bersama ayah, sayang." ucap Caleb.


"Maafkan aku ayah. Aku tidak bisa meninggalkan tuanku.Aku akan tetap disini. Maka dari itu, jangan hancurkan tempat ini dan jangan habisi dia. Jika dia tiada, aku juga ikut tiada. " ucapnya.


Hati Caleb seperti remuk harus berpisah dengan putrinya dengan cara seperti itu. Ia jatuh terduduk melihat putrinya berlalu dari hadapannya dan kembali menghilang dalam rumah Dev. Melihat semua itu Dev msih saja berdiri dengan tenang. Ia menunggu Caleb dan pemburu lainnya untuk pergi dari kediamannya. Akhirnya Caleb menarik semua pemburu untuk mundur dari tempat itu. Ia pergi dengan hati yang terluka. Setelah kepergian para pemburu, succubi yang tadi bertarung mempertahankan tempat itu merasa sangat beruntung. Mereka menjatuhkan diri ke tanah dan beristirahat disana beberapa waktu.


Hari semakin siang dengan matahari yang semakin condong ke barat. Cuaca begitu panas menyengat. Dev melepas mantra dinding pelindungnya. Lalu kembali kedalam rumah. Ia berganti pakaian dan bersiap pergi ke kampusnya. Dan berangkat menjemput Angela dirumahnya. Namun sesampai dirumah Angela, Johny mengatakan bahwa gadis itu sudah berangkat setengah jam yang lalu.


...----------------...


Di kampus, Angela merasa suasana masih sangat sepi. Ia berjalan menyusuri lorong-lorong kelas hanya ada beberapa mahasiswa-mahasiswi yang sudah berada disana. Ketika Angela naik tangga untuk menuju ruang kelasnya, tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang mendekapnya dan memaksanya ikut dengannya. Angela baru menyadari bahwa orang yang mendekapnya adalah Feldor ketika tiba-tiba saja tangan orang itu berubah menjadi berwarna hitam dengan kuku-kuku tajam. Ia dibawa terbang keluar dari gedung kampus. Angela berontak dan menjerit-jerit ketakutan, berusaha melepaskan diri dari cengkeraman Feldor. Tetapi justru membuat tasnya jatuh ketanah. Akhirnya ia berpura-pura pingsan.


Dev sampai di kampus satu menit setelah Angela dibawa terbang Feldor. Pria itu mencium bau kehadiran Feldor disepanjang anak tangga yang ia lewati. Kemudian ia mengikuti jejak bau yang ada, dan iapun menemukan tas Angela tergeletak ditanah. Tanpa berpikir yang lainnya, Dev tahu bahwa gadis itu telah dibawa pergi oleh Feldor. Ia mengendus bau yang melekat pada tas Angela. Kemudian ia mengubah dirinya menjadi iblis merah dan segera terbang mengikuti bau Feldor. Tetapi sampai di lokasi berkabut di sebuah jurang, Dev kehilangan bau milik Feldor. Ia justru mencium banyak aroma makhluk yang ada disana.


Dev berhenti dan berdiri di atas tebing bebatuan. Matanya jauh menerawang mencari keberadaan Angela. Ia begitu marah karena ia terlambat menyelamatkan gadis yang dicintainya tersebut. Kemudian ia berbalik pergi dari tempat itu dan kembali ke kampus. Ia pergi kembali kerumah dengan motornya dan tidak lupa membawa tas Angela. Ia memberitahu Johny bahwa Angela telah diculik Feldor. Iblis hitam. Ia menyesalkan kejadian itu karena Angela pergi ke kampus tanpa menunggu dirinya untuk menjemput.


"Ela diculik. Aku mencium bau Feldor disana. Dan mengejar bau itu sampai batas jurang di sisi hutan kota ini." ucapnya pada Johny.


"Apa? Makhluk itu menculik Ela?" ucap Johny khawatir.


"Kenapa kau biarkan dia pergi ke kampus sendiri. Aku sudah bilang padamu bahwa aku akan menjemputnya setiap hari." ucap Dev merasa kecewa.


"Aku kira keadaan masih aman seperti sebelumnya." ucap Johny.


"Lalu apa yang akan kau lakukan setelah putrimu diculik? Apa kau kira ia akan baik-baik saja bersama makhluk itu?" Dev begitu marah pada Johny. Ia tahu apa yang akan terjadi pada Ela jika berlama-lama berada ditempat Feldor.



"Aku akan pergi ketempat persembunyian Feldor hari ini juga. Aku tidak bisa membiarkan dia memiliki Ela. Semakin cepat mencarinya, akan semakin baik pula." Dev menatap Johny tenang namun dengan tatapan yang penuh arti.


Ia meninggalkan Johnya begitu saja dan beranjak pergi dari rumah tersebut. Tetapi Johny memanggilnya. Ia mengatakan agar Dev mengantarnya ke markas pemburu. Ia hendak meminta bantuan dari mereka.


"Tunggu. Mari antar aku ke markas Caleb. Aku akan meminta bantuannya untuk mencari Angela." ucapnya.


"Aku tidak bisa."


"Ayolah, yakinkan mereka. Supaya mereka mau ikut mencari putriku." Johny memohon pada Dev.


"Baiklah. Ayo pergi."


...----------------...


👉 Lanjut episode 27 ya 😉