
Jam menunjukan pukul 10 malam tapi arya masih belum menggabari zahra,
zahra takut kalau kebiasaan arya kambuh lagi. apa lagi tadi zahra mendengar karin mengajaknya ke sebuah club yang ada di kota ini.
zahra pun memberanikan diri menghubungi arya, percobaan pertama tidak tersambung begitu pun percobaan yang kedua dan ketiga, zahra menjadi semakin cemas.
dia terus menghubungi arya sampai beberapa kali tapi hasilnya nihil,
dia pun akhirnya mengirim pesan kepada arya
✉
zahra
ya kamu dimana...??
sudah pulang belum...??
lama zahra menunggu balasan tapi arya masih belum membalas pesannya, bahkan di baca pun belum.
Akhirnya zahra pergi tidur karena lelah menunggu arya yang tidak kunjung menghubunginya.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆
sedangkan di tempat arya, setelah kemaren arya bertemu karin di cafe itu dia menemani karin nonton, arya berniat untuk mengakhiri hubungannya dengan karin karena sekarang arya merasa benar - benar menyukai zahra.
setelah mereka pergi nonton, mereka jalan - jalan sebentar di dalam mall itu dan tidak lama mereka masuk ke sebuah restoran karena sekarang sudah waktunya makan malam.
" sayang udah makan kita ke club yuu, kita kan sudah lama nggak jalan bareng kaya gini.. " pinta karin sambil bermanja - manja dengan arya
" tapi besok gue harus sekolah.. " ucap arya
" ya udah nggak usah minum kita senang - senang saja di sana.. " tambah karin
Akhirnya arya pun setuju dengan karin untuk pergi ke club, toh dia juga sudah lama tidak pergi kasana lagi, dan ini kesempatan dia untuk memutuskan karin dan zahra pun gak bakalan tahu kalau dia pergi ke club.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆
sesampainya di sebuah club yang biasa karin dan arya datangi, mereka langsung memesan ruangan vvip, arya berfikir ini waktunya dia untuk memutuskan karin.
" rin, gue mau ngomong serius sama loe.. dan gue harap loe mau ngerti sama keputusan gue ini... " ucap arya
" kamu mau ngomong apa sih sayang kayanya serius banget.. " tanya karin sambil memeluk arya dari samping
arya berusaha untuk melepaskan pelukan karin tapi karin semakin kencang memeluknya.
" karin gue mau kita putus, gue sudah nhgak sayang lagi sama loe... "
" .... "
karin masih mencerna apa yang di katakan oleh arya,
" apa cewek loe yang tadi ada di cafe itu... ?? "
" iya.. salah satu dari mereka adalah cewek gue.. " jelas arya
" kalau gue nggak mau putus dari loe gimana... ?? "
" setelah apa yang udah loe lakuin ke gue selama ini... gue udah ngasih semua yang loe mau.. " karin yang terus menangis dan tidak terima dia di putuskan oleh arya, dia sedang berfikir bagai mana caranya supaya arya tidak lepas dari genggamannya
" rin tapi kita ngelakuin itu atas dasar suka sama suka gue nggak pernah maksa loe buat ngelakuin itu semua sama gue.. "
karin pun meminta arya untuk menemaninya minum malam ini dengan alasan dia akan menerima keputusan arya putus dengannya.
arya pun tidak menolak, karena dia pikir ini terakhir kali nya mereka akan minum bersama sampai tidak terasa arya sudah mulai mabuk.
karin pun meminta salah satu pegawai disana untuk membantunya membawa arya ke dalam kamar yang ada di club ini.
setelah mereka masuk kedalam kamar karin mulai menjalankan rencananya dia mulai mencium arya sampai arya pun terpancing, mereka saling berciuman lama kelamaan mereka terbawa suasana.
" sayang aku sangat mencintai kamu dan aku tidak akan melepaskan kamu begitu saja, malam ini kamu adalah milik ku.. aku akan membuat kamu puas, sehingga kamu bisa melupakan wanita itu.. " kata karin sambil tersenyum
arya yang masih setengah sadar pun tersenyum kearah karin.
" ok loe puasin gue malam ini, gue memang sudah lama nggak melakukannya.. " bisik arya
karin senang mendengar perkataan arya barusan, dan dengan senang hati karin pun akan melayani arya dengan sepenuh hati.
karin akan membuat arya melupakan kekasihnya dan berpaling kepada dirinya, karin tidak ingin melepaskan arya dia sudah terlanjur jatuh cinta kepada arya.
arya juga orang yang pertama melakukan itu dengan karin, dan karin merasa bahagia karena bisa memberikan harta yang paling berharga milik nya kepada arya sang pujaan hati.
malam itu mereka menghabiskan malam bersama.
karin dan arya merasa sangat puas, arya pun tersenyum kepada karin sambil membelai pipinya.
dia pun mengecup kening karin cukup lama.
" kamu selalu bisa membuat aku puas.. terima kasih untuk malam yang panjang ini.. " kata arya
karin pun tersenyum bahagia dan memeluk arya dengan sangat erat.
" kamu juga selalu membuat aku puas, kamu tahu hanya kamu yang bisa membuat aku begini.. tidak akan ada laki - laki lain yang boleh menyentuh ku selain kamu.. kamu laki - laki pertama dan terakhir yang melakukan nya dengan ku.. aku sangat mencintai kamu, bahkan aku rela menjadi satu - satunya wanita kamu sayang.. " jawab karin
karena sudah sangat lelah akhirnya mereka pun memutuskan untuk tidur sambil berpelukan, karin merasa sangat nyaman tidur dalam dekapan arya.
dia berdoa semoga arya adalah jodoh nya, laki - laki yang di kirim allah untuk menemani sisa hidupnya.
karin pun akhirnya mulai memejamkan mata dan ikut pergi ke alam mimpi bersama sang pujaan hati.