I LOVE YOU ZAHRA

I LOVE YOU ZAHRA
8



 


sudah beberapa hari dari terakhir zahra dan arya bertemu, sikap zahra ke arya mulai sedikit berubah, arya pun memutuskan semua pacar - pacarnya yang lain dan dia pun sudah jarang keluar malam seperti dulu lagi.


 


Adzan subuh sudah berkumandang, zahra pun bergegas bersiap - siap untuk melaksanakan sholat berjamaah, tapi sebelum dia keluar dari kamar dia menyempatkan diri untuk menelfon arya.


tut..tut.. tut..


Tidak berapa lama terdengar suara dari seberang sana.


 


" hallo.. "


 


" assalam mualaikum ya... ayo bangun sholat subuh dulu.. pasti kamu belum sholatkan.. ?? " sapa zahra


" eeh iya waalaikum salam ra, iya sebentar lagi ra.. " jawab arya


" ok inget ya jangan tidur lagi sudah adzan tu.. " balas zahra


 


" iya.. "


 


sudah tidak aneh lagi sekarang zahra lebih sering menelfon arya hanya sekedar mengingatkan sholat atau yang lainnya, setiap malam pun zahra meminta arya menelfon atau sekedar chat zahra, hanya untuk memastikan bahwa arya tidak kembali ke dunia malamnya.


 


☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆


seperti hari ini zahra meminta arya menemaninya ke tempat kajian, walau sebelumnya sempat cekcok dulu, akhirnya arya pun menyetujui permintaan zahra untuk pergi kesana tapi dengan syarat setelah pulang dari kajian zahra mau menemaninya makan di sebuah cafe.


 


walau pun hubungan mereka memang ada kemajuan, tapi zahra masih saja belum mau berpegangan tangan atau yang lainnya, kalau pun mereka jalan berdua selalu ada jarak di antara mereka atau terkadang zahra dengan sengaja membawa anak ssudaranya atau tiwi untuk ikut dengan mereka.


 


seperti hari ini setelah acara kajian selesai zahra, tiwi dan arya sudah berkumpul di parkiran.


 


" ya, tiwi ikut ya kebetulan tiwi juga belum makan, kan lebih seru kalau rame - rame.. " ujar zahra


 


arya pun langsung setuju, walaupun dalam hati sebenarnya dia hanya ingin berdua saja dengan zahra, tapi arya tidak bisa berbuat apa - apa. dari pada nanti zahra malah meminta di antar pulang langsung.


seperti waktu itu, zahra yang minta di antar ke toko buku dan arya meminta zahra mereka berdua saja yang pergi tapi zahra kekeh ingin mengajak nina dengan alasan nina juga ingin membeli buku, keduanya tidak ada yang mau mengalah sampai pada akhirnya zahra ngambek dan mendiamkan arya.


 


☆ ☆ ☆ ☆ ☆


mereka sampai di sebuah cafe yang tidak jauh dari tempat kajian itu, mereka pun mulai memesan makanan. sambil menunggu makanan datang mereka asyik mengobrol sambil bercanda, tidak lama pesanan mereka pun datang.


 


Saat sedang makan datang seorang wanita menghampiri meja zahra dan arya, dia langsung memeluk arya dari belakang.


 


arya yang sedang makan sontak kaget dengan ulah wanita itu, ternyata dia karin.


zahra yang melihat itu terlihat cuek dia berusaha terus menghabiskan makanan nya, sedangkan arya terlihat canggung dengan situasi ini.


 


Arya lupa kalau dia belum memutuskan karin, karena karin tidak tinggal di jakarta dia akan ke kota ini kalau liburan tiba.


 


 


" kalian siapa....??" tanya karin


 


arya baru saja mau membuka suara tapi sudah keduluan oleh zahra.


" kita temen sekolah arya.. " jawab zahra datar


 


" oh.. iya kenalin nama gue karin gue pacarnya arya.. "


" aku zahra dan dia tiwi.. " balas zahra


 


Arya hanya memandang zahra dengan tatapan yang tidak bisa di artikan


setelah makanan mereka habis zahra dan tiwi berpamitan kepada arya dan karin, arya sebenarnya ingin mengantarkan zahra pulang tapi karin menahannya, dan dia bilang ingin jalan - jalan dengan arya sebelum dia kembali pulang ke kota asalnya.


 


" ya sudah kamu nggak perlu nganterin aku sama tiwi pulang temenin saja tuh PACAR kamu.. " ucap zahra sambil menekankan kata PACAR pada arya


arya pun tampak pasrah saja dia tahu kalau dia kali ini salah, dia pun berjanji akan segera memutuskan karin.


 


tiwi yang melihat itu ingin sekali bertanya kepada zahra tapi dia tidak berani karena takut zahra semakin terluka.


 


Di tengah perjalan handphone zahra berbunyi dan ternyata itu dari arya yang mengirimi nya pesan


 



Arya


ra maaf ya.. nanti setelah urusan ku beres dengan karin aku langsung hubungin kamu. aku akan jelasin semuanya ke kamu


karena zahra tidak membalas pesannya akhirmya arya kembali mengirim pesan kepada zahra.



arya


ya sudah kamu hati - hati ya di jalan 😚



zahra


Ya


 


zahra hanya membalas singkat pesan dari arya itu.


 


entah kenapa zahra merasa agak sedikit sakit, mungkin selama bersama arya perasaan nya kini sudah mulai berubah.


zahra berfikir arya sudah berubah, tapi zahra kemudian sadar perubahan itu perlu proses dan arya sedang dalam proses itu.


zahra akan bersabar sampai arya berubah total, dia ingin arya menjadi jauh lebih baik lagi dari sekarang.


di setiap doanya zahra selalu menyebut nama arya, entah lah yang zahra tahu sekarang di mulai tertarik dengan arya.


dan ingin menjadikan laki - laki itu menjadi orang yang lebih baik lagi.