I LOVE YOU ZAHRA

I LOVE YOU ZAHRA
17



Hari ini arya, zahra dan tiwi pergi ke sebuah acara kajian, tepat jam satu siang acaranya selesai, sebelum mereka pergi untuk makan, mereka memutuskan untuk sholat terlebih dahulu di masjid yang dekat dengan acara tersebut.


tiwi meminta ijin kepada arya dan zahra, dia tidak bisa ikut makan siang bersama mereka.


ibunya sudah menghubunginya agar secepatnya pulang.


akhirnya mau tidak mau arya dan zahra hanya pergi berdua saja, mereka memutuskan akan makan disebuah cafe yang tidak begitu jauh dari arah rumah zahra.


tidak membutuhkan waktu lama akhirnya mereka sampai di cafe tersebut, mereka masuk dan mulai mencari tempat kosong.


karena ini hari minggu jadi tempatnya lebih ramai dari biasanya, setelah mereka menemukan kursi yang kosong, mereka mulai memesan makanan.


sambil menunggu pesanan mereka datang zahra dan arya mengobrol dan bercanda, mereka tidak menyadari kalau semenjak mereka datang sudah ada sepasang mata yang memperhatikan mereka.


tidak lama pesanan mereka pun datang dan mereka mulai menikmatinya.


 


☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆


 


sedangkan di sisi karin.


karin yang merasa bosan tinggal di rumah arya akhirnya memutuskan untuk jalan - jalan, sebenarnya dia ingin sekali pergi berjalan - jalan bersama arya.


tapi arya sudah pergi pagi - pagi sekali, karin pun berjalan - jalan di taman dia melihat banyak pengunjung di taman ini. mungkin karena hari libur jadi mereka bermain disini.


karin melihat sepasang suami istri, mereka sedang duduk di kursi taman. karin dapat melihat sang istri sedang hamil besar, sang suami menemani istrinya ketika jalan - jalan.


dan sesekali mengelus perut istrinya yang mulai membesar, mereka terlihat sangat bahagia sekali.


dia pun mulai teringat dengan kehidupan rumah tangganya, arya bahkan tidak pernah mengelus perutnya.


bahkan arya bersikap sangat dingin, walaupun mereka sekarang tinggal satu rumah tapi perlakuan arya sangat kasar.


arya bahkan menganggap karin tidak ada di rumah itu, karin ingat tentang perkataan arya yang mengatakan kalau setelah anak mereka lahir arya akan meninggalkannya.


karin takut hal itu terjadi, tanpa di pinta air mata karin pun menetes, dia merasa sesak bila mengingat perkataan arya. hatinya sangat sakit, karin mengelus perutnya.


jam sudah menunjukan jam 12.30 siang karin pun sudah merasa lapar, karin memutuskan untuk makan di cafe yang tidak jauh dari taman itu.


sesampainya di cafe dia mulai duduk di kursi kosong dan memesan makanan, tidak butuh waktu lama akhirnya pesanan karin datang.


saat dia sedang makan, dia melihat sepasang kekasih yang sedang berjalan ke arah pojok cafe, karena cafe sangat ramai jadi tidak ada tempat kosong selain disitu.


karin melihat mereka tertawa bersama, walaupun mereka tidak duduk berdekatan tapi karin dapat melihat cinta di mata lelaki itu.


karin melihat perempuan itu tersenyum dan tertunduk dan muka memerah entah apa yang sedang mereka obrolkan.


karin sangat mengenal laki - laki itu sikapnya berubah 180° berbanding kalau berhadapan dengan dirinya, bahkan di sela - sela acara makan mereka berbagi makanan masing - masing.


mereka terlihat sangat bahagia, karin yang sudah tidak tahan lagi dengan situasi ini segera bangkit dan menghampiri mereka.


setelah dia sampai di dekat meja itu karin langsung memeluk punggung laki - laki itu, karena posisi karin berada di belakang laki - laki itu, ya laki - laki itu adalah arya.


 


 


zahra pun kaget karena ada seorang wanita yang sedang hamil memeluk kekasihnya itu.


setelah arya tahu siapa yang telah berani memeluknya dia pun mulai melepaskan tangan karin dari tubuhnya itu.


karin yang mendapatkan perlakuan seperti itu langsung duduk di samping arya, karin memandang ke arah zahra, tapi sebelum karin bertanya kepada zahra arya telah lebih dulu bertanya kepadanya.


" ngapain loe disini.. ?? "


" sayang aku habis jalan - jalan, karena anak kita merasa lapar jadi aku makan disini.. " karin sengaja menekankan kata anak kita biar zahra mendengar itu.


arya yang mendengar ucapan karin langsung terdiam sambil memandangi zahra yang juga terdiam.


setelah mendengar perkataan karin zahra kaget dan merasa tidak percaya, kalau arya telah menikah dengan perempuan lain.


dan zahra ingat perempuan itu adalah perempuan yang sama dengan perempuan yang beberapa bulan lalu bertemu denganya.


dia ingat perempuan itu adalah pacar arya, dan arya berjanji akan memutuskannya. tapi kenapa sekarang perempuan itu masih ada di sini dan sekarang dia hamil...?? bahkan dia bilang kata ' anak kita ' apa itu artinya dia dan arya.... ??


zahra yang masih terdiam membisu tanpa sadar meneteskan air matanya, dia merasa telah di bohongi oleh laki - laki yang ada di hadapannya.


karin yang melihat reaksi zahra sangat senang dan dia berharap zahra mau melepaskan arya kalau dia tahu arya sudah menikah dan mereka akan segera memiliki anak.


" maksudnya ini semua apa ya... " tanya zahra setelah cukup lama terdiam


arya yang merasa bersalah menundukan kepalanya, dia tidak berani menatap zahra.


" tolong kamu jelaskan sama aku ya, siapa sebenarnya wanita ini.. bukannya dia wanita yang waktu itu, kamu bilang dulu kamu akan mengakhiri hubungan kalian.. " ada jeda dari ucapan zahra, zahra pun mulai menarik napasnya dengan kasar dia menahan sesak di dadanya


" kenapa ya, kenapa kamu diem aja.. "


bukannya mendapat jawaban dari arya, malah karin yang menjawabnya.


" aku istri SAH nya arya, dan ini calon anak kami. seharusnya kami hidup bahagia tapi kamu merebutnya dari aku... " ucap karin sambil mengelus perutnya.


" kamu itu cantik seharusnya kamu jangan merusak hubungan rumah tangga orang lain.. kamu harus sadar posisi kamu.. " tambah karin.


zahra yang sudah tidak tahan lagi dengan apa yang di dengarnya memutuskan untuk meninggalkan tempat itu.


" ok, aku akan sadar diri dan tidak mau mengganggu hubungan kalian, maaf sudah hadir di antara kalian dan selamat atas pernikahan kalian semoga kalian selalu bahagia... " zahra pun langsung berlari keluar cafe sambil menahan sesak di dadanya.


dia tidak ingin menangis disini dan menjadi tontonan orang banyak.


arya yang mendengar perkataan zahra langsung bangkit dari duduknya dan ingin mengejar zahra tapi tangannya di tahan oleh karin.


arya yang mendapat perlakuan seperti itu langsung menepis tangan karin dan meninggalkan nya, sebelum pergi dia meninggalkan uang dua lembar di atas meja tempat dia makan.


arya berlari ke arah parkiran tapi dia tidak menemukan zahra, arya pun mulai menghubungi zahra tapi teleponnya malah tidak aktif.