
zaki pun mulai bercerita dari awal dan kini arya tahu anak laki - laki yang sempat dia temui waktu itu adalah darah dagingnya sendiri, buah cintanya bersama zahra dulu.
arya pun menangis jika mengingat masa lalunya yang begitu amat sangat mengecewakan dan menyakiti zahra, dia pantas mendapat hukuman dari zahra dengan cara menyembunyikan anaknya itu.
" lalu keadaan mereka sekarang bagai mana bang.. ? " tanya arya penasaran
" keadaan mereka saat ini sedang tidak baik, zahra yang tubuhnya lemah karena dia sedang mengadung dan... " zaki tidak bisa meneruskan ceritanya dia mulai menitikan air mata kala mengingat kondisi keponakannya itu
" dan apa bang.. ? " tanya arya penasaran
" hamza sedang sakit parah saat ini dia mengidap leukemia stadium lanjut.. " jelas adrian
arya merasa tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.
" kalian tidak bercandakan.. ? " tanya arya meyakinkan.
arya melihat adrian dan zaki bergantian meminta jawaban dan dia harus menelan kekecewaan dengan jawaban zaki.
" kami tidak bercanda, makanya kami datang kemari untuk meminta sesuatu dari kamu.. " kata zaki
" meminta apa bang.. ? "
" kami mau kamu mendonorkan sumsum tulang untuk hamza, kami semua sudah melakukan tes termasuk adrian dan keluarganya tapi tidak ada yang cocok, kata dokter yang menangani hamza kemungkinan sumsum tulang ayah kandungnya akan cocok... " jelas zaki
arya terdiam dia tidak menyangka setelah empat tahun lebih dia tidak mengetahui kehadiran anaknya dan sekarang dia mengetahuinya dengan di sertai kabar buruk.
" aku mohon sama kamu untuk ikut bersama kami dan melakukan beberapa tes dan sekarang harapan kami hanya sama kamu.. " tambah adrian
arya pun menyetujui permintaan mereka dan akan ikut bersama zaki dan adrian ke bogor.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
arya kini sudah sampai di depan kamar hamza, adrian dan zaki memintanya untuk masuk arya pun melangkahkan kakinya mengikuti adrian.
dia dapat melihat ruangan besar ini terlihat sempit karena banyak orang yang berada di ruangan ini.
arya melihat sekilas ke arah zahra yang sedang menyambut kedatangan adrian.
dia dapat melihat zahra sangat mencintai laki - laki itu.
" abi.. " zahra pun segera berlari kepelukan suaminya yang sejak tadi pagi dia rindukan,
entah kenapa zahra tidak ingin kehilangan adrian dari pagi zahra merasa sangat meridukan suaminya itu.
adrian pun membalas pelukan zahra sambil mengelus punggung istrinya itu lalu dia mengecup kening zahra sekilas
" abi kenapa lama sekali perginya, abang kangen sama abi.. " kata hamza saat mengetahui abinya sudah datang
arya yang mendengar putranya memanggil abi kepada laki - laki lain merasa sangat iri, seharusnya dia yang di panggil abi oleh anaknya itu.
adrian pun melepaskan pelukannya dari zahra dan beralih duduk di ranjang putranya itu dia membawa tubuh mungil putranya kedalam dekapannya.
" abi tadi ada urusan sama papah putra, jadi maafkan abi yang baru bisa datang lihat abang ya.. " jelas adrian sambil terus menciumi wajah anaknya itu
zahra melihat arya berdiri di dekatnya,
dia pun menyapa arya.
" hai ya apa kabar.. ? " kata zahra berbasa basi
" baik zah.. apa kita bisa bicara sebentar.. ? " pinta arya
zahra melihat kearah adrian seolah - olah sedang berbicara lewat tatapan matanya
zahra mengajak arya pergi kekantin rumah sakit, setelah sampai mereka memesan minuman terlebih dahulu.
mereka sama - sama terdiam sampai pesanan mereka datang.
" ra kamu apa kabar.. ? " tanya arya setelah lama mereka terdiam
" baik.. " jawab zahra singkat
jujur zahra tidak sanggup bertemu dengan arya apa lagi mengingat penghianatannya dulu, tapi dia sedang berusaha melupakan dan memaafkan arya.
apalagi sekarang dia sudah memiliki hamza dan adrian,
" ra aku mau minta maaf dulu aku sangat bodoh, karena perbuatan ku, aku jadi kehilangan kamu untuk kedua kalinya.. " sesal arya
" aku sudah memaafkan kamu ya dan lagian sekarang aku juga sudah hidup bahagia dengan adrian dan di tambah lagi kami akan segera memiliki anak.. "
" aku juga bersyukur memiliki adrian sekarang, dia mencurahkan kasih sayangnya terhadap hamza layaknya anak kandungnya sendiri.. " jelas zahra
" ya aku dapat melihat itu, dia sangat menyayangi kalian berdua.. jadi kamu memberikannya nama hamza.. " tanya arya
zahra pun mengaggukan kepalanya
" muhamad hamza pratama.. " kata zahra
arya tidak menyangka zahra akan memberikan nama keluarga pratama pada anaknya setelah semua yang sudah dia lakukan terhadap zahra.
" nama yang sangat bagus, kamu juga memberikan nama keluarga ku padanya.. " kata arya sambil tersenyum
" walau pun kamu maupun keluarga kamu tidak ada yang mengetahui kehadirannya, tapi dia tetaplah bagian dari keluarga kalian dan aku tidak bisa mengelaknya.. " jelas zahra
" terima kasih ra.. "
mereka pun mulai mengobrol tentang keadaan hamza dan arya memutuskan untuk melakukan tes dan mendonorkan sumsum tulangnya untuk putra yang baru dia ketahuinya itu, itu juga sebagai tanda penebusan dosa karena dia selama ini menelantarkan anaknya itu.
setelah mengobrol cukup lama mereka pun kembali ke kamar hamza,
" sayang ada yang ingin ketemu sama abang.. " kata zahra setelah sampai di samping hamza
zahra melihat ke arah arya, arya pun mendekat ketempat dimana hamza berbaring
" sayang kenalin ini ayah arya, ayah arya ini juga sama ayahnya abang.. " jelas zahra
" sama sepeti papah putra ya ummi.. " tanya polos hamza
" bukan sayang tapi sama seperti abi, jadi abang punya dua abi sekarang... " jelas zahra
" enggak mau.. abang enggak mau punya dua abi, abi abang cuma satu, abi abang cuma yang itu.. " tunjuk hamza pada adrian
adrian pun mulai mendekat dan mengelus rambut putranya itu.
" sayang enggak boleh gitu, abi memang abinya abang tapi abang harus bersyukur karena abang di beri ayah ke dua oleh allah.. jadi abang harus bersikap baik ya sama ayah.. " adrian pun mencium pipi hamza
" iya abi.." jawab hamza pasrah
arya pun mendekat ke arah hamza dan mengelus rambutnya.
" apa aku boleh memeluk serta menggendongnya..? " tanya arya pada adrian
" tentu saja.. "
adrian pun berdiri dan memberikan hamza pada arya.
arya memeluk nya serta menciumi pipi hamza dia mulai menitikan air matanya, dia sangat bahagia karena bisa memeluk anak kandungnya tersebut