I LOVE YOU ZAHRA

I LOVE YOU ZAHRA
27



Sore ini zahra berniat untuk pergi ke supermarket, dia ingin membeli kebutuhan dapur dan yang lainnya.


tidak butuh waktu lama untuk mereka tiba di tempat ini, zahra pun mulai mencari apa saja yang dia butuhkan.


setelah selesai mereka langsung pulang.


setibanya di apartemen zahra langsung membereskan belanjaannya.


" ya kamu mau di masakin apa nanti malam... "


" apa saja asal bisa di makan.. " goda arya


" maksud kamu masakan ku nhgak layak untuk di makan gitu... ? " zahra mengerucutkan bibirnya


arya yang melihat itu tertawa kecil, lalu dia mendekat kepada zahra dan memeluknya dari arah belakang.


" sayang aku percaya masakan kamu pasti enak.. " ujar arya sambil mencium pipi zahra.


akhirnya zahra mulai memasak arya pun ikut membantu zahra, di sela - sela acara memasak mereka masih terus saja bercanda.


tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya masakan mereka pun jadi, zahra memutuskan bersih - bersih terlebih dahulu sebelum makan begitu pun arya.


mereka pergi ke kamar, sesampainya di kamar zahra masuk ke dalam kamar mandi.


terlintas di fikiran arya untuk menyusul zahra ke kamar mandi, saat di buka ternyata pintu kamar mandinya tidak di kunci.


arya melihat zahra sedang mandi di bawah guyuran shower, zahra tidak menyadari kalau arya sedang memperhatikannya diam - diam.


arya pun memberanikan diri untuk mendekat dan memeluk zahra, zahra kaget ada sebuah tangan yang kekar memeluknya.


dia memalingkan wajahnya, zahra heran kenapa arya berada disini.


arya membalikan tubuh zahra, kini posisi mereka saling berhadapan.


" kamu mau ngapain.. " tanya zahra


" aku pengen mandi bareng kamu.. "


dan lagi - lagi terjadi lah apa yang seharusnya terjadi, setelah 2 jam tertidur kini zahra bangun dan masuk ke kamar mandi untuk mandi.


tidak butuh waktu lama bagi zahra untuk mandi, dia pun kini sudah keluar dan sedang memakai baju.


arya melihat zahra dan dia pun bangun, dia memeluk zahra dan terus menciumi leher zahra.


" ya udah dong, kamu memangnya nggak lelah apa...? "


arya pun tersenyum mendengar ucapan zahra


" aku nggak merasa lelah kok sayang, malah seneng banget.. sayang aku suka wangi kamu, kamu itu candu, entah kenapa aku tidak bisa berhenti dan selalu ingin memakan mu.. "


" aku lapar.. " ujar zahra


arya pun melepaskan pelukannya dan mencium pipi zahra sekilas,


" ya sudah aku mau mandi dulu sudah itu kita makan dan setelah makan kita lanjutkan adegan yang tadi ya sayang.. " goda arya


zahra yang mendengar perkataan arya langsung mencubit perut suaminya itu,


arya yang mendapat perlakuan seperti itu hanya tertawa.


arya pun meninggalkan zahra dan pergi ke kamar mandi, setelah selesai berias zahra pun turun ke bawah, dia akan menunggu arya di meja makan.


zahra menyusun piring di meja makan dia pun menyiapkan minuman untuk arya dan dirinya.


zahra mulai duduk di kursi, terlintas bayangannya dan arya tadi saat di kamar mandi sampai mereka melakukannya lagi zahra tersenyum sambil menggeleng - gelengkan kepalanya.


" sayang kamu lagi ngelamunin apa sih sampai senyum - senyum gitu.. ? " tanya arya yang penasaran


zahra kaget melihat arya kini sudah ada di hadapannya.


" aah.. nggak kok bukan apa - apa.. " zahra merasa gugup dia seperti sedang ketahuan mencuri.


" lebih baik kita segera makan, aku sudah lapar.. " tambah zahra


zahra pun mengambilkan nasi serta sayur untuk arya, dan setelah itu baru dia mengambil untuknya sendiri.


mereka mulai makan terkadang sesekali mereka bercanda dan tertawa, setelah selesai zahra membereskan meja makan dan mencuci piring yang kotor.


sedangkan arya dia sudah masuk ke ruang kerjanya, ya walaupun dia sedang cuti tapi dia masih memantau semua pekerjaannya dari rumah.


 


☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆


 


tidak terasa sudah seminggu mereka cuti dan hari ini mereka harus kembali ke aktifitas mereka.


zahra pun demikian, zahra pun mulai mengecek jadwalnya dan ternyata hari ini sampai seminggu kedepan dia tugas malam.


zahra pun sudah selesai membuat sarapan, kini dia sedang menunggu arya untuk turun.


tidak lama arya pun turun.


arya duduk di seberang zahra, arya merasa heran kenapa zahra masih belum siap - siap.


" sayang kok kamu belum siap.. ? apa hari ini kamu tidak ke rumah sakit...? "


" aku hari ini giliran bertugas malam.. " jawab zahra


arya yang mendengar jawaban zahra menghentikan sarapannya.


" berarti semalaman aku nanti tidur sendiri dong.. " arya merasa lesu


" cuma hari ini aja kan.. ? " tanya arya lagi


zahra yang melihat kelakuan suaminya pun tersenyum.


" seminggu sayang.. " ujar zahra


arya pun semakin lesu, itu artinya dia tidak bisa puas bertemu dengan zahra dan dapat di pastikan juga jatahnya berkurang seminggu ini.


" kamu nanti berangkat jam berapa terus pulangnya jam berapa.. ? " tanya arya penasaran


" hmmm berangkatnya jam 5 sore dan pulangnya jam 7 pagi.. " jawab zahra sambil tersenyum


" terus seminggu ini kita nggak ketemu dong kalau kamu berangkat dan pulangnya jam segitu.. terus nanti aku gimana..? aku kan enggak tahan kalau harus lama - lama jauh dari kamu... "


zahra hanya tersenyum melihat kelakuan suaminya yang seperti anak kecil itu.


tidak lama arya pun pergi ke kantor dengan lesu, zahra terus saja memperhatikan suaminya itu dari depan rumah.


sesampainya di kantor pun arya masih tidak bersemangat karena seminggu ini waktunya dan zahra bertemu akan semakin berkurang, bahkan mungkin dapat di pastikan mereka tidak akan bertemu.


zahra pun sama dia masih memikirkan arya, zahra pun berencana untuk membawakan makan siang untuk arya.


zahra segera mempersiapkan bahan - bahannya dan mulai memasak.


setelah satu jam zahra di dapur kini masakannya pun sudah siap zahra memutuskan untuk bersiap - siap dia pun masuk ke dalam kamar