
adrian baru kembali dari ruangannya, dia langsung berjalan ke arah ruangan di mana hamza di rawat.
saat membuka pintu ruangan itu adrian dapat mendengar hamza yang ingin bertemu abinya.
adrian pun mendekat ke arah zahra yang sedang menggendong hamza,
hamza melihat kedatangan adrian dan dia tersenyum senang.
" abiiii... " teriak hamza sambil mengulurkan tangannya meminta adrian untuk menggendongnya
zahra yang tidak tahu adrian sudah berada di belakangnya pun kaget mendengar anaknya memanggil abi kepada seseorang.
zahra segera membalikan badannya dan ternyata itu adrian.
adrian mengambil hamza dari gendongan zahra adrian menggendong dan menciumi hamza.
" abi kemana saja kata ummi abi kerja, abang kangen sama abi.. " kata hamza sambil menangis dan memeluk adrian
zahra baru tersadar dan dia baru mengingat sesuatu, kalau hamza memanggil adrian dengan panggilan ' abi '.
zahra tadi menyangka anaknya merindukan arya, tapi ternyata pikirannya salah. memang zahra akui setelah mereka pergi jalan - jalan waktu itu adrian sudah tidak pernah lagi datang kerumahnya untuk mengunjungi hamza.
biasanya adrian akan menyempatkan diri mampir walau cuma sebentar saja, zahra tahu adrian sangat sibuk apa lagi dia adalah pemilik rumah sakit ini.
pasti banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan.
adrian yang kini sedang menggendong hamza pun duduk di tempat tidur milik hamza sambil mendudukan hamza di pangkuannya.
" sayang maafkan abi ya, akhir - akhir ini abi sangat sibuk sampai tidak sempat ketemu kamu.. maaf ya sayang.. " jelas adrian sambil menciumi wajah hamza.
zahra yang melihat itu pun sangat tersentuh dengan perlakuan adrian terhadap anaknya, zahra dapat melihat kalau adrian menyayangi hamza dengan tulus.
" apa abang sakit karena kangen sama abi.. ? " tanya adrian
hamza pun menganggukan kepalanya.
" abang sangat kangen sama abi, abang juga suka nungguin abi pulang.. " jelas hamza
" maafin abi ya sayang sudah bikin kamu jadi sakit begini, abi janji setalah abang sembuh abi akan sering - sering main sama abang.. "
" abi kenapa enggak tinggal sama abang dan ummi kaya teman - temannya abang, ummi dan abi mereka pulang setiap hari kerumah.. ? " tanya hamza polos
baik adrian maupun zahra tidak bisa menjawab apa yang di tanyakan hamza, mereka binggung bagai mana cara menjelaskannya.
adrian pun mengiyakan permitaan hamza.
kini hamza sudah tertidur setelah tadi dia bermain bersama adrian, zahra juga sudah mengganti bajunya dengan yang lebih santai.
tadi bi ani sempat datang ke rumah sakit ini untuk membawakan keperluan hamza dan zahra selama di rumah sakit.
zahra duduk di kursi samping hamza sedangkan adrian duduk di sofa yang berada di kamar itu.
zahra melihat ke arah adrian yang sedang fokus dengan laptopnya, adrian melipat kedua kakinya keatas dan memangku laptopnya itu dia sedang mengerjakan pekerjaannya.
" dri kamu pulang saja gih sana biar hamza aku yang jaga.. " kata zahra setelah cukup lama memperhatikan adrian
adrian yang mendengar suara zahra segera menghentikan pekerjaannya dan mulai melihat ke arah zahra.
" enggak apa - apa zah.. aku mau nemenin hamza disini, yang seharusnya pulang itu kamu, kamu butuh istirahat atau kamu bisa memakai ruangan ku, kebetulan disana ada ruangan untuk beristirahat biar hamza aku yang jaga... " jelas adrian
setelah perdebatan yang cukup alot akhirnya zahra kalah dan kini dia berada di ruangan adrian,
tadi setelah mereka berdebat adrian mengantarkannya keruangan ini, memang benar kata adrian disini ada tempat untuknya beristirahat.
setelah adrian meninggalkannya di ruangan ini zahra melihat ke suluruh penjuru ruangan adrian.
zahra baru pertama kali masuk kesini, karena sebelumnya selalu adrian yang selalu datang ke ruangannya.
zahra melihat ada sebuah foto di meja kerja adrian, karena penasaran zahra pun mengambil foto itu dan melihatnya.
zahra tekejut setelah melihat foto itu, itu adalah foto mereka bertiga sewaktu mereka bermain di taman bermain.
" kenapa adrian memasang fotonya dan hamza disini.. ? " batin zahra
zahra pun berjalan ke arah ruangan yang tadi adrian maksud dia membuka pintu ruangan itu, dia dapat melihat hanya ada sebuah tempat tidur kecil yang hanya bisa di pakai untuk satu orang serta ada sebuah lemari pakaian disana serta sebuah meja di sudut ruangan.
zahra melihat ada sesuatu di atas meja itu dan zahra pun medekat dan mengambilnya.
zahra dapat melihat di dalam foto itu adrian sedang tersenyum bahagia sambil memeluk seorang anak laki - laki di pangkuannya.
zahra merasa heran kenapa adrian menyimpan foto dia bersama anaknya hamza, ya itu adalah foto dimana adrian sedang memangku hamza dan mereka tertawa bersama di sebuah taman.
zahra kembali menyimpan foto itu dan memutuskan untuk segera beristirahat dia akan menanyakan hal itu nanti kepada adrian.