I LOVE YOU ZAHRA

I LOVE YOU ZAHRA
29



kini zahra sudah sampai di rumah sakit memang jarak rumah sakit dan apartemen arya tidak terlalu jauh cukup menempuh waktu 30 menit saja dia sudah sampai.


sesampainya di sana zahra di sambut oleh teman - temannya, ada yang mengoda dan ada pula yang menanyakan tanda - tanda kehamilan zahra.


zahra hanya bisa tersenyum dengan ulah rekan - rekannya itu, zahra pun sampai di depan pintu ruangannya, sebelum dia masuk dia mendengar ada yang memanggil nama nya.


" zahra.. "


zahra pun melihat siapa yang memanggilnya dan ternyata itu adalah adrian, adrian adalah teman zahra sewaktu kuliah dulu, mereka berpisah karena zahra di tugaskan di aceh sedangkan adrian sendiri di bandung.


kini mereka sama - sama bertugas di rumah sakit yang sama,


" ada apa dri.. "


" aku cuma mau ngucapin selamat atas pernikahan kamu, maaf kemarin aku tidak bisa hadir, karena aku harus pulang ke bandung, ibu ku sakit keras disana.. "


" iya terima kasih.. aku ngerti kok dri, kemarin aku juga sempet mendengar kepulangan mu yang mendadak itu dari suster maria dan gimana sekarang apa ibu mu sudah sehat lagi.. ? "


" alhamdulilah sekarang ibu ku sudah sehat lagi.. oh iya sekali lagi selamat ya aku berharap kamu selalu bahagia dengan suami mu itu.. dan kalau kamu butuh teman untuk mengobrol kamu bisa datang kepada ku.. aku pasti bersedia.. "


" terima kasih.. " balas zahra


mereka pun berpisah adrian yang harus segera memeriksa pasien dan zahra yang langsung masuk ruangannya yang sudah seminggu ini di tinggalkannya.


zahra teringat masa lalunya dengan adrian, sebenarnya adrian lelaki yang sangat baik akhlaknya pun cukup baik, selain lulusan terbaik di kampusnya dulu adrian juga seorang hafiz Qur' an.


sungguh beruntung wanita yang kelak menjadi pendampingnya, zahra pun tersadar dari lamunannya saat mendengar pintu di ketuk dari luar..


tok.. tok.. tok...


" masuk... " ucap zahra


tidak lama datang seorang suster membawa catatan dan di berikan kepada zahra.


setelah zahra membacanya dia pun bergegas meninggalkan ruangan dan di susul oleh suster itu.


kini zahra sedang berkeliling memeriksa pasiennya, setelah selesai dengan tugasnya zahra kembali ke ruanganya dan melihat teleponnya banyak sekali panggilan dan pesan dari arya.


setelah membalas pesan arya zahra pun keluar dan berniat untuk ke kantin rumah sakit karena ini sudah waktunya makan malam.


ternyata di kantin sudah ada adrian, dia juga sedang makan. zahra pun menemui adrian dan duduk di depannya mereka pun memakan makanannya sambil mengobrol dan bercanda.


 


☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆


 


tidak terasa kini usia pernikahan zahra dan arya sudah masuk 1 tahun, rencananya nanti malam mereka akan merayakannya.


dan sampai sekarang juga belum ada tanda - tanda zahra hamil, di usia pernikahan mereka yang masuk 1 tahun ini bukan berarti mereka tidak pernah bertengkar terkadang selalu saja ada hal - hal kecil yang membuat mereka cekcok.


tapi itu tidak lama mereka akan segera berbaikan lagi.


hari ini zahra di antarkan oleh arya, karena mobil zahra harus masuk bengkel. setelah sampai zahra pun mulai memasuki area rumah sakit sedangkan arya mulai pergi ke kantornya.


zahra berjalan menuju ruangannya, dia berganti baju dan mulai melakukan tugasnya. hari ini tidak seperti biasanya zahra sangat sibuk.


tidak terasa jam sudah menunjukan jam 3 sore, tinggal 2 jam lagi waktu kerja zahra berakhir.


tapi tanpa di duga ada sebuah kecelakaan lalu lintas, karena rumah sakit tempat zahra yang paling dekat dengan kejadian otomatis banyak korban kecelakaan yang di bawa kesini.


zahra dan dokter yang lain pun di minta untuk lembur.


zahra pun mulai menghubungi arya dan mengabari kalau dirinya harus lembur.


" hallo.. assalamualaikum.. "


ucap zahra setelah teleponnya tersambung


" ... "


" yang kayanya rencana kita harus batal deh, aku harus lembur.. "


" ... "


" enggak kok, bukan cuma aku doang yang lembur tapi semua dokter yang bertugas harus ikutan lembur, disini lagi ada pasien korban kecelakaan, karena pasiennya sangat banyak jadi kami di suruh lembur.. "


" ... "


" maaf ya yang, kamu nggak marah kan.. ? "


" ... "


" .... "


" waalikumsalam.. " zahra pun langsung bergegas kembali memerikasa pasiennya.


sedangkan di ruangan arya.


arya terlihat bersemangat dia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya dan menjemput zahra di rumah sakit.


tidak lama terdengar bunyi panggilan dari teleponnya, arya pun melihat siapa yang sudah menghubunginya dan ternyata itu zahra.


arya pun segera mengangkat teleponnya


arya sangat senang mendengar suara zahra.


" ... "


" waalaikumsalam.. " ucap arya


" ... "


" kok gitu, kenapa kamu yang di suruh lembur bukan dokter lain saja... ? " tanya arya


" ... "


" oh gitu ya sudah deh mau gimana lagi... "


" .... "


" enggak kok yang, aku enggak marah itu kan memang sudah menjadi tugas kamu.. "


" ... "


" ya sudah kamu hati - hati ya.. assalamualaikum.. "


" ... "


setelah menerima telepon zahra arya sudah tidak bersemangat lagi untuk meneruskan pekerjaannya.


tok.. tok.. tok..


arya mendengar pintu ruangannya terbuka dan arya dapat melihat tina sudah mulai masuk ke ruangannya.


" pak ini ada berkas yang harus segera di tanda tangani... " ucap tina sambil menyerahkan berkas itu kepada arya.


setelah menandatangani berkas itu arya pun memberikanya lagi kepada tina.


arya melihat tina sekilas, arya baru sadar kalau tina sangat cantik, rambutnya panjang hitam bergelombang di ikat satu ke atas sehingga memperlihatkan lehernya yang panjang.


kulitnya putih mulus dan yang arya tahu tina juga belum menikah.


" tina apa kamu sudah mempunyai kekasih..?? " tanya arya


tina yang mendapat pertanyaan seperti itu dari bosnya pun kaget dan menunduk sambil menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


" kenapa... apa kamu sedang tidak menyukai seseorang.. ?? "


" entah lah pak, saya sedang meyukai seseorang tapi saya yakin dia tidak menyukai saya.. dan saya juga takut dia menolak saya.. " jawab tina.


arya pun berdiri dan mendekat ke arah tina.


" tidak mungkin ada yang menolak kamu tina.. kamu cantik, pintar, dan juga baik.. laki - laki mana yang akan menolak kamu.. "


tina tersenyum malu mendengar pujian dari mulut bosnya itu.


" apa itu termasuk bapak.. ? " tanya tina.


arya pun kaget dengan pertanyaan tina, tidak dapat di pungkiri setelah memperhatikan tina barusan arya tertarik dengannya, tapi dia menahannya karena dia teringat zahra.


arya pun tersenyum ke arah tina, tina yang baru tersadar dengan pertanyaannya langsung meminta maaf kepada arya dan segera meninggalkan ruangan arya.


sebenarnya tina sudah menaruh hati kepada arya semenjak dia mulai bekerja di kantor ini, dia selalu mengambil perhatian arya.


tapi arya tidak pernah memperhatikannya sampai dia mendengar kalau arya sudah menikah.


hati nya terasa sangat sakit ketika mendengar kabar itu, tapi dia bisa apa.


arya tidak mungkin melihat dirinya, jadi dia pun akan berusaha mengubur perasaan nya dalam - dalam.