
hari berganti hari, minggu berganti minggu tidak terasa tiga hari lagi zahra dan arya akan melangsungkan pernikahan mereka.
persiapan pun sudah hampir selesai, kini waktunya zahra di pinggit. zahra pun sudah meminta cuti kepada pihak rumah sakit dan dia mendapatkan cuti selama satu minggu terhitung hari ini.
dan mulai hari ini pula, zahra dan arya di larang berhubungan sampai nanti acara akad.
arya merasa kesal pasalnya dia tidak bisa menghubungi zahra selama tiga hari, dia sudah sangat merindukan gadisnya itu.
tapi dia tidak bisa berbuat apa - apa, akhirnya arya menyibukan dirinya agar tidak terlalu mengingat zahra.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆
hari yang di tunggu - tunggu pun datang juga, zahra sedang berada di dalam kamarnya, dia di temani oleh kedua kakak iparnya.
zahra menggunakan baju kebaya warna putih, riasannya yang tidak berlebihan dan terlihat pas di wajah zahra, hari ini zahra terlihat sangat cantik dan mempesona.
" ya allah ra, kamu sangat cantik sekali.. pasti arya akan terpesona sama kamu.. " ujar irma,
irma ini istrinya azra dan mereka baru tiga bulan menikah.
" iya dek kamu sangat cantik, bunda sampai pangling.. " ucap bunda
zahra tersipu malu dengan perkataan kakak ipar dan ibunya itu, zahra pun menundukan kepalanya sambil terus tersenyum.
tidak lama azra datang dan memberi tahu kalau arya dan keluarganya sudah datang, azra pun melihat zahra, dia sangat cantik seperti bidadari yang turun dari langit.
" masyaallah adik abang cantik banget, abang sampai enggak ngenalin.. "
zahra pun tersenyum dengan muka merahnya dan langsung memeluk azra.
" iiih abang jangan godain adek terus, adekkan jadi malu.. "
" iya ... iya... maaf.. " azra pun tersenyum dan mencium kening zahra
dia pun keluar bersama dengan ibunya, zahra masih di kamarnya di temani dengan irma dia akan di panggil setelah arya selesai mengucap ijab kobul.
di dalam kamar zahra terlihat sangat tegang, dia terus saja mondar mandir tidak karuan, sedangkan irma hanya geleng - geleng kepala melihat tingkah adik iparnya itu.
" dek kamu duduk dulu, mbak jadi pusing lihat kamu mondar mandir kaya gitu... "
zahra pun duduk di samping irma, tidak lama zahra mendengar acara ijab kobul di mulai, zahra dapat mendengar arya mengucapkannya hanya dengan satu kali tarikan nafas saja, zahra pun meneteskan air mata bahagia saat mendengar kata ' SAH ' dari orang - orang yang hadir di acara itu.
setelah di panggil zahra pun turun di dampingi ibu serta kedua kakak iparnya, semua pasang mata melihat ke arah zahra.
arya pun memperhatikan wanita yang sudah menjadi istrinya itu dengan tatapan kagum zahra sangat cantik dan anggun, walaupun pakaiannya tertutup tapi tidak menghalangi aura kecantikannya.
zahra sampai di depan arya, kini mereka saling memasangkan cincin di jari pasangannya.
zahra pun mencium tangan arya dan setelah itu arya mencium kening zahra untuk pertama kalinya.
setelah sungkeman kepada kedua orang tua serta keluarga yang lain kini mereka beristirahat dulu untuk acara resepsi nanti malam.
zahra masuk ke dalam kamarnya sedangkan arya dia masih asyik mengobrol dengan kedua kakak zahra.
zahra sudah berganti baju dengan baju gamis biasa lalu dia turun ke bawah, mereka makan siang bersama, selesai makan zahra dan arya kembali ke kamar.
arya menutup pintu kamar, dia memeluk zahra dari belakang, zahra sontak kaget dengan kelakuan arya. jujur ini kali pertama dia berpelukan dengan laki - laki lain selain kedua kakak dan ayahnya.
" kamu sangat cantik sayang, aku beruntung bisa dapetin wanita secantik kamu.. " bisik arya sambil meniup telinga zahra membuat zahra merasa geli.
zahra hanya tertunduk malu dengan wajah yang sudah merah seperti tomat.
arya melihat tingkah zahra dan menurutnya itu sangat lucu. arya pun membalikan tubuh zahra dan kini mereka saling berhadapan.
tangan arya mengelus kepala zahra, dia mencium kening zahra, zahra yang mendapatkan perlakuan seperti itu langsung memejamkan matanya.
dia merasakan seperti banyak kupu - kupu yang bertebangan di dalam perutnya.
" terima kasih karena kamu mau menerima ku kembali, aku janji akan selalu membuat mu bahagia. aku tidak akan mengecewakan mu lagi.. " arya lalu menempelkan keningnya dengan kening zahra, mereka berdua menutup mata sambil merasakan kebahagian mereka hari ini.
dan mereka berdoa semoga kebahagian mereka akan bertahan selamanya.
setelah sholat ashar berjamaah kini zahra sedang di rias untuk acara resepsi nanti malam.
zahra yang kini menggunakan gaun panjang yang menjuntai kebawah berwana biru muda serta kerudung yang senada, zahra terlihat seperti seorang putri dia sangat cantik.
arya yang melihat zahra terus saja memperhatikan tanpa berkedip, sedangkan yang di perhatikan malah salah tingkah.
malam pun tiba kini mereka sudah berada di acara resepsi sudah banyak tamu undangan yang datang, dari sahabat mereka sewaktu SMP, SMA, kuliah serta teman - teman kerja.
baik itu dari pihak pengantin atau pun pihak keluarga yang lain, rekan bisnis arya pun banyak yang berdatangan.
acara pun berlangsung dengan sangat meriah, jam sudah menunjukan pukul 11 malam dan para tamu undangan pun sudah pulang.
tinggallah zahra dan keluarganya, mereka sedang makan malam, karena tadi sangat banyak tamu yang datang jadi tidak ada yang sempat untuk makan.
setelah selesai makan dan mengobrol mereka memutuskan untuk pulang begitu pun zahra dan arya.
arya langsung membawa zahra pulang ke apartemennya malam itu juga dan pihak keluarga zahra pun tidak ada yang mempermasalahkannya.
sesampainya di apartemen jam sudah menunjukan jam 12.30 malam, zahra langsung masuk ke kamar mandi untuk bersih - bersih.
cukup 15 menit waktu yang zahra habiskan untuk bersih - bersih, saat dia keluar kamar zahra tidak melihat arya disana.
saat zahra sedang duduk di depan meja rias terdengar suara pintu kamar terbuka zahra melihat arya juga sudah segar.
" kamu sudah bersih - bersih.. " tanya zahra.
" sudah, tadi aku bersih - bersih di kamar mandi kamar sebelah.. " jawab arya.
arya pun mendekat ke arah zahra dan dia memeluk zahra dari belakang, zahra melihat arya dari balik cermin.
" sayang.. boleh aku minta hak ku.. " bisik arya
zahra tertunduk malu dan menganggukan kepalanya sebagai jawaban, arya pun mengecup puncak kepala zahra sebelum membalikan badannya.
mereka memutuskan untuk sholat sunah dulu, setelah selesai sholat arya membawa zahra naik ke atas tempat tidur.
mereka duduk di pinggir tempat tidur,
" boleh aku buka kerudung kamu.. ?? " tanya arya
zahra pun tersenyum, dan menganguk lagi.
saat kerudung zahra telah terbuka terlihat rambutnya yang sangat indah berwarna hitam dan lebat, arya pun sangat terpesona oleh kecantikan zahra.
" terima kasih karena kamu sudah menjaganya untuk ku.. " seru arya sambil mencium kening zahra sekilas