
arya pun memegang pipi zahra dia mendekatkan bibirnya dengan bibir zahra dan mulai **********.
******* mereka pun mulai memanas dari bibir turun ke leher, tangan arya pun sekarang sudah mulai tidak tinggal diam.
sebelum melakukan yang lebih jauh lagi arya melihat ke arah zahra terlebih dahulu, zahra yang mengerti dengan tatapan arya pun akhirnya mengaggukan kepalanya.
" lakukanlah, sekarang semua sudah menjadi milik mu.. " ucap zahra sambil tersenyum
setelah mendapat lampu hijau dari zahra, arya pun memulai aksinya, karena kelelahan zahra dan arya pun tertidur sambil berpelukan.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆
adzan subuh pun berkumandang, zahra pun terbangun dia melihat di sampingnya ada arya dia mengingat kejadian semalam dan dia tersipu malu.
zahra pun bergegas ke kamar mandi setelah selesai zahra membangunkan arya yang masih tertidur.
" ya.. arya.. bangun sholat subuh dulu.. "
" hmmm.. " arya pun terbangun dan langsung duduk, dia melihat zahra sudah segar.
" ayo cepetan mandi sesudah itu kita sholat berjamaah.. " ajak zahra
arya pun mulai berdiri tapi sebelum dia masuk ke kamar mandi dia pun mencium bibir zahra, zahra yang kaget dengan kelakuan arya hanya dapat bengong.
arya pun bergegas lari ke kamar mandi sebelum zahra berteriak,
dan benar saja saat arya baru menutup pintu dia mendengar namanya di panggil.
" arya mesumm... "
arya yang mendengar itu tertawa dari balik pintu, tidak butuh waktu lama bagi arya kini dia sudah ke luar dari kamar mandi, arya melihat zahra sudah siap dengan mukenanya dan zahra juga sudah menyiapkan koko untuk arya, arya bergegas memakai baju koko serta sarung yang sudah di siapkan oleh istri tercintanya.
mereka pun mulai sholat berjamaah ini kali pertama mereka sholat berjamaah berdua, sebelumnya mereka sudah pernah sholat berjamaah tapi itu rame - rame dengan anggota keluarga mereka yang lainnya.
setelah selesai sholat dan wirid arya membalikan badannya dan menghadap zahra, zahra mencium tangan suaminya dan arya langsung mencium kening zahra.
setelah selesai arya kembali naik ke atas tempat tidur karena dia merasa masih mengatuk.
sedangkan zahra sedang membereskan perlengkapan sholat yang sudah mereka pakai.
setelah selesai zahra pun ikut berbaring di sisi arya.
arya langsung memeluk zahra dan terus mengecup puncak kepala istri tercintanya itu.
" ra apa kamu bahagia.. ? " tanya arya
zahra pun melihat ke arah arya dan tersenyum
zahra pun mengecup pipi arya, arya kaget mendapat perlakuan seperti itu dari istrinya, arya mulai ******* bibir zahra.
dan pagi itu mereka kembali mengulang kejadian semalam.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
jam sudah menunjukan jam 11 siang zahra yang baru bagun merasa kaget dan buru - buru ke kamar mandi dia ingat sekarang dia tinggal di apartemen arya dan disini tidak ada yang membantu.
setelah selesai mandi zahra mendapati arya sudah bangun dan sedang duduk di pingiran tempat tidur.
" kamu mandi dulu gih, aku mau ke bawah dulu mau masak buat kita berdua.. " ucap zahra
arya bukannya masuk ke kamar mandi malah berjalan ke arah zahra, dia langsung memeluk zahra
" kamu tidak perlu masak kita pesan saja makanan dari luar, lagian di kulkas juga tidak ada bahan untuk memasak kasian kamu pasti masih lelah.. " goda arya
zahra yang mendapat godaan dari arya langsung mencubit perut arya.
mereka pun memutuskan memesan makanan sedangkan arya kekamar mandi untuk membersihkan diri.
sambil menunggu makanan datang zahra membuat teh untuk mereka berdua.
tidak lama pesanan mereka pun datang, zahra langsung membuka pintu dan mengambil pesanannya, ketika zahra ke dapur untuk mengambil dompet arya datang dari arah kamar dan langsung membayarnya terlebih dahulu.
" sudah aku bayar yang pesenannya.. "
zahra mulai menyiapkan makanannya, mereka berdua makan dengan nikmat. setelah selesai makan zahra mencuci piring.
arya masih setia menunggu zahra di meja makan.
setelah zahra selesai zahra pun duduk di samping arya, arya menyodorkan kartu atm untuk zahra.
" apa ini.. ?? " tanya zahra
" itu hak kamu, kamu bisa pakai untuk keperluan rumah dan keperluan kamu, apa pun yang kamu mau belilah dan pergunakan uang yang ada di kartu itu.. kalau masih kurang nanti kamu bilang lagi saja ke aku nanti aku kirim lagi, dan nomer pinnya tanggal lahir kamu.. " jelas arya
" biar nanti kalau ada kekurangannya biar aku saja yang tambahin.. " ucap zahra
" enggak uang hasil kerja kamu lebih baik kamu simpan sekarang kamu adalah tanggung jawab aku, jadi apa pun keperluan dan kebutuhan kamu selama aku masih mampu kenapa enggak.. " tambah arya
karena zahra tidak mau membantah omongan arya akhirnya dia pun mengalah
dia menerima keputusan arya.
zahra mengambil kartu itu dan menyimpannya kedalam dompet, setelah itu mereka pun makan bersama.