
tak lama mereka bercengkrama didepan teras rumah sekitar 30 menit kemudian fitri minta dibawa masuk kedalam.
tiba2 badannya meriang kembali dan nafasnya semakin tidak beraturan.
sudah hampir 1minggu mereka tidak kontrol ke dokter krn kebetulan dokternya sedang cuti.
tak berselang lama setelah mereka masuk fitri batuk2 sampai mengejan kesakitan.
terdengar bunyi nafasnya sengau dan tersendat2
"aa-aayy ttt-tolong sss-sakit..."
ukkhuukkk...ukkhuukkk...ukkhuukkk
tiba2 ia terbatuk2 hebat ga karuan sampai menangis krn sakitnya.
"panas...ay panas sakit..." rintihnya pilu sambil menangis memegang dadanya
"kamu kenapa sayang... apa yg sakit" jawab boby panik
"dadaku sakit ay...panas...sesak aku ga kuat"
jawabnya merintih kesakitan
"bentar aku ambil obat kamu dulu"
tak lama boby membawa obat dan air putih langsung membantu istrinya untuk minum obat.
"sabar ya sayang...bentar lagi ga terlalu sakit ya kamu udah minum obat ...sabar yaa... " ucap boby lirih sambil memeluk istrinya yg masih kesakitan.
iapun bingung harus melakukan apa krn saat ini kerumah sakitpun dokternya sedang cuti dan dokter UGD tidak bisa membantu banyak krn hasil medis selalu menyatakan istrinya baik2 saja.
begitu pilu rasanya melihat istrinya begitu kesakitan tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa.
"ukhhuuukkkk...ukkhuukkk "
fitri semakin terbatuk hebat dan tiba2 keluar cairan berwarna merah dari mulut istrinya...
"astagfirullahhaladzim.... Ya Allah sayang" pekik boby kaget bukan main melihat istrinya batuk darah.
"sakit sayang sakit ...panas aku ga kuat ...dada aku sakit banget ayy..." seru istrinya menangis lirih sambil menahan sakit yg luar biasa tidak bisa diungkapkan dengan kata2.
saat itu ia merasa bagaikan disiram air panas mendidih di sekujur dada nya bahkan ketika bernafas. sampai akhirnya nafasnya pun tersengal2 berat.
"sayang... kita ke UGD yaa sekarang...aku ga kuat liat kamu begini" serunya lirih
"ga mau percuma mereka ga tau apa penyakit aku ... aku cape cuma dikasih obat tapi masih begini" jawab istrinya sambil menangis pilu dipelukan boby.
"yaudah kalau ga tunggu dokter Deka sayang 2hari lagi dia udah kembali kita kontrol lagi yah... mau ya sayang " ucap boby lembut.
tiba2 istrinya tidak bisa bernafas dan semakin tersengal2...
'ayy...ay...ttt-tolong aku ss-sakitt bgt"
hhhhhhhhaaaahhhh.....haaaaahhhhh ia menarik nafas begitu berat.... haaaaahhhh hhhaaahhh
"Ya Allah sayang kuat sayang tarik nafas pelan2 sayang jangan panik ayo sayang pelan2 sayang,aku mohon jangan panik"
boby berusaha untuk tidak panik dan mengarahkan istrinya untuk tetap tenang.
walaupun raut wajahnya tak bisa dipungkiri ia lebih panik dari apapun.
"hhaaahh....haaaaahhhh...haaaaahhhhh "
terdengar nafas tersebut sangat berat"
boby langsung meraih hp nya menelpon ibu mertuanya tak perlu menunggu lama terdengar suara dari sebrang tlp.
"iya bob ada apa" mama jawab
"mah maaf bisa kesini sebentar... fitri ga bisa nafas dan batuk darah" seru boby langsung
"tunggu mama langsung kesana"
"bentar ya sayang mama datang aku langsung bawa kamu ke UGD "
tak lama 15 menit kemudian mama mertua nya datang .
"gimana bob fitri..."tanya nya panik langsung masuk kerumah
"mah bentar titip anak2 kalau takut lama bawa aja.boby mau bawa fitri ke UGD ya" jawabnya langsung sambil membopong istrinya sedari tadi ia sudah merapihkan kondisi istrinya dirumah jg perlengkapan nya.
"iya langsung berangkat aja gausah pikirin anak2 kasian fitri " jawab mama
saat itu anak2 mereka masih tertidur pulas dirumah ditemani mama nya. boby langsung membawa kendaraan nya dengan cepat menuju UGD RS H.