I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
panik.



"ss-sayang ... tolong aku sayang... ukkhuukkk...ukkhuukkk "


tiba2 fitri memanggil boby sambil terbatuk2 ga karuan...


"ss-sayaangg... ukkhuukkk...ukkhuukkk "panggil fitri berulang terlihat kesakitan sambil memegang dadanya


boby begitu mendengar istrinya memanggil langsung berlari ke arah kamar


betapa kagetnya ia melihat istrinya sedang kepayahan dikasur. spontan ia langsung menopang tubuh istrinya yg terlihat kesakitan dan susah bernafas


nafas fitri terdengar berat tersengal2 dan payah diiringi batuk yg tak henti2 membuat ia semakin panik


"ss-sakit sayang ga bisa nafas dada ku panas sekali " lirih fitri kesakitan dengan nafas yg tercekal dan terdengar berat


tanpa pikir panjang ia langsung menelpon ibu mertua untuk menjemput anak2 dirumah yg masih tidur. krn ia langsung mau ke UGD membawa fitri.


tidak selang berapa lama 30menit kemudian ia sudah sampai di UGD RS H tidak terlalu jauh dari rumahnya.


kondisi nya sudah lemah dan setengah sadar (hampir pingsan) krn tidak bisa bernafas dengan baik.


"dok...sus... tolong istri saya cepat dok...suss ...istri saya mendadak ga bisa nafas dan dadanya panas katanya" ucap boby panik stengah berlari saat menggendong tubuh istrinya begitu memasuki ruang ugd


sesampainya perawat dan dokter di UGD langsung memberikan pertolongan pertama dengan oksigen dan infused obat pereda rasa sakit.


"pak mohon maaf biar kami menangani ibu sebentar ya pak bapak bisa tunggu sebentar sambil mengurus administrasiatas nama istri bapak ya" seru salah satu perawat kepada boby.


terlihat jelas raut wajah panik dan takut diwajhnya saat ini


tidak tau harus berbuat apa namun begitu menyiksa.


"ya Allah selamatkan dia ya Allah... selamatkan wanitaku ibu dari puta putriku" doa boby lirih penuh kecemasan dalam duduknya menunggu keterangan dari suster.


saat ini pikirannya kacau tak menentu... hatinya sakit melihat wanitanya semakin lemah dan tak berdaya . terlihat airmata nya tertahan mengambang diujung matanya


"pak..pak " seru suster tiba2 memecahkan pikiran boby sesaat.


"ehh i-iya sus bagaimana istri saya sust" jawab boby


"kalau boleh tau ibu kenapa ya pak " tanya suster


akhirnya boby menceritakan kondisi istrinya akhir2 ini dan riwayat berbatasan kepada suster tsb .


"baik pak kalau gitu kami akan melakukan rekam jantung dulu ya pak tolong bantu sebentar ibunya sambil menunggu saya mengambil alatnya"


"baik sus" jawab boby langsung menuju tempat istrinya


pikiran boby berkecamuk entah kemana krn jujur saja ia belum mendapatkan jawaban dari semua kondisi kesehatan istrinya tsb .


perlahan ia mengelus kepala istrinya. yg terlihat mulai sadar


"sayang...gimana kondisi kamu enakan... nafas dan dada kamu masih sesak panas kah sayang" tanya boby lirih


"masih sayang tapi krn pakai oksigen agak mendingan" jawab fitri pelan.


boby hanya bisa menghela nafas panjang


"yuk aku bantu siap2, kamu mau rekam jantung bentar lagi" ucap boby sambil tersenyum.


tak lama suster datang dengan alat rekam jantungnya dan segera mempersiapkan untuk dipasangkan di tubuh fitri...


setelah alat2 terpasang suster pun kembali ke tempatnya nya dan meninggalkan mereka.


"pak saya tinggal dulu yaa nanti saya kembali lagi"


"baik sus makasih"


setelah 40menit kemudian alat rekam jatung sudah dilepas dan hasil sudah keluar tinggal menunggu dokter datang untuk mengkonfirmasi hasilnya.


tak lama dokter jaga di ugd datang


"dengan ibu fitri..." sambil membawa hasil rekam jantungnya


"iya dok benar saya suaminya" jawab boby


"ibu sakit apa ya pak apa ada penyakit lainnya,soalnya dari hasil rekam jantungnya ibu sehat2 aja pak ga ada masalah ni" dengan sedikit mengernyit penub tanya mengucapkan kata tsb kepada boby


"apaan... yang bener aja dok istri saya baik2 saja ini kondisi nya sudah semakin lemah begini bagaimana bisa semua hasil.medis baik2 saja" jawab boby kecewa dan agak sedikit gusar setelah mengetahui hasil rekam jantung istrinya.


"benar pak ibu ga ada masalah dari hasil rekaman jantungnya makanya saya tanya ada penyakit lain kah?" seru dokter tsb.


akhirnya boby menceritakan kepada dokter tsb kondisi terakhir istrinya termasuk pada saat kontrol ke dokter Deka tsb.


terlihat dokter tsb memperhatikan kondisi fitri yg sedang terbaring lemah.


sedikit bingung dibuatnya krn memang kondisi pasien tsb tidak baik2 saja nyatanya.


namun ia pun bingung harus bagaimana.


"baik pak sebentar saya akan coba menghubungi dokter Deka ya pak. bapak tunggu sebentar ya" ucap dokter tsb seraya langsung menghubungi dokter Deka.