
tak lama setelah 3 orang pasien yg sudah mengantri diawal tiba giliran fitri dan boby untuk mengatur jadwal kemonya.
"siang sust...tadi saya disuruh dokter shyla untuk kesini buat penjadwalan kemoterapi istri saya" ucap boby sembari menyodorkan berkas2 yang diperlukan
"oh iya pak sebentar yaa...pertama atau lanjutan pak" jawab suster tersebut sembari menulis buku yg ada dihadapan nya.
"pertama sust...istri saya baru pertama kali di kemo disini" jawab boby pada suster tersebut.
"sebentar ya pak saya coba cek dulu berkas2 nya " jawab suster tsb langsung menghentikan kegiatan menulis nya dan melihat2 isi berkas yg boby serahkan di mejanya.
"hmmh berkas nya sudah cukup ya pak dan tinggal thorax dan jantung aja yg menyusul... baik kita coba cek tanggal kemoterapi nya yaa...bentar saya liat tanggal di kalender dulu ...oya berkas patologi nya dimana ya pak..." ucap suster tsb
"wait bentar sus saya coba cek di berkas saya..." boby langsung dengan sigap memilih berkas2 yang ada di map nya
"ini sust ada" timpal boby
"nah iya ini berkas PA (patologi) nya harus selalu dilampirkan ya pak setiap penjadwalan kemonya" ucap suster tsb sembari menerima berkas nya
"kira2 tanggal berapa ini pak maunya...InsyaAllah minggu depan udah mulai bisa ni pak" ucap suster tsb sembari menunjuk tanggalan ditangannya pada boby
"wah bener sust...alhamdulillah tanggal berapa aja sama suster yg penting secepatnya kalau bisa" ucap boby sedikit bersemangat krn ternyata penjadwalan ini lebih cepat dari yg dibayangkannya.
'alhamdulillah sayang kamu dipermudah bisa langsung cepet kemoterapi nya" batin boby 3bari tersenyum melihat istrinya
ada sedikit rasa tenang yg terbesit di wajah boby krn setidaknya istrinya bisa cepat mendapatkan pengobatan.
"hhmmh pak maaf ibu kangker apa kalau boleh tau pak dan udah berapa lama?..." ucap suster tsb memulai pembicaraan kembali sembari menulis persiapan protocol kemoterapi untuk fitri dalam jadwal daftar pasien kemoterapi
"PTG sust..." jawab boby
"apa itu pak ptg?..."
"Penyakit Trofoblas Gestational sust dari 2013 lalu sempat kemo kemudian tertundakrn hamil dan sekarang mulai dari awal lagi" timpal boby
"PTG?...apa itu ya pak kok baru denger...karena apa itu pak penyebab nya kalau boleh tau?...sudah beberapa tahun ya pak ibu mengidapnya kasian ya pak" tanya suster kembali
"iya sust sebenarnya pernah kemo dulu tapi krn hamil kemonya ditunda jadi focus di baby dan sekarang ternyata kambuh lagi kangkernya krn yang dulu belum tuntas pengobatan nya...hmh bisa dikatakan bahasa umum nya itu Kangker placenta sust...terjadi karena kegagalan kehamilan atau jg bisa krn Mola (hamil anggur) " timpal boby menerangkan pada suster tersebut
"oh gitu pak...trs kalau boleh tau yg ibu rasa itu seperti apa saat ini pak...apa sama dengan kangker ovarium atau servix dan apakah tidak bisa dioprasi atau laser pak...? tanya suster kembali mulai penasaran
"hhmmh banyak sust...mulai dari pendarahan dari jalan rahim ,sesak nafas...berat badan turun drastis dll... agak berbeda sust...kalau PTG ini sebenarnya bentuknya hamil anggur (kalau tidak ganas nya) sekedar curettage selesai...tapi saat itu istri saya setelah curettage pendarahan hebat dan setelah di lab ternyata hormon BHCG nya mengganas menjadi hormon kangker...jadi saat ini kangkernya tidak berada pada satu titik tertentu misalnya servix atau kangker ovarium yg berada dirahim...melainkan didarahnya dan bisa dengan cepat menjalar ke organ vital seperti paru2...jantung...hati...ginjal dan otak...krn saat ini bentuknya adalah hormon kehamilan maka dari itu hanya bisa di cek kadarnya melalui cek hormon BHCG
dan saat ini kondisinya khawatir sudah di paru2 krn istri saya sering batuk darah sust dan kemana2 harus bawa stok oksigen dan obat jika tidak dia akan sulit bernafas ketika sesaknya menyerang..." terang boby perlahan terlihat raut wajahnya sangat sedih mendalam ketika menjelaskan semuanya pada suster tersebut.
suster yg mendengarnya terlihat bersimpati dan begitu seksama memperhatikan penjelasan boby akan kondisi istrinya... krna dia biasa menangani penjadwalan banyak pasien kemoterapi jadi saat ini suster tersebut mengerti jelas bagaimana rasanya ada di posisi boby dalam mendampingi istrinya baginya para pendamping dan pejuang kemoterapi ialah orang orang yang luar biasa.