
tak berapa lama kemudian suster kembali membawa beberapa Labu obat kemoterapi untuk fitri yg sudah disiapkan bersama labu NaCL yg berfungsi untuk bilas obat nantinya.
"bismillahhirrahmannirrahim siap ya bu kemoterapi nya kita mulai obat lambungnya sudah saya masukkan diawal tadi sekarang labunya saya ganti dulu dengan labu obat kemonya " ucap suster tersebut seraya memindahkan dan memasangkan obat kemoterapi nya pada selang infus di tangan fitri.
"bismillahhirrahmannirrahim. iya sust siap insyaAllah " jawab fitri berusaha meyakinkan dirinya sendiri dengan jawaban tsb.
"maaf ya bu nanti rasanya agak perih atau panas jika obatnya sudah masuk dipembuluh darah. ini sudah saya campur namun tidak menutup kemungkinan masih akan terasa... ini sudah selesai saya tinggal ya bu" ucap suster tsb menerangkan kemudian beranjak pergi.
"hmmh iya sust saya ngerti. gpp kok " jawab fitri
tak perlu menunggu lama fitri terasa sedikit meringis karena pembuluh darah nya saat ini terasa sedikit perih efek dari obat yg mulai menjalar masuk kedalam tubuhnya melalui selang infus tersebut. untung saja obatnya sudah dicampur cairan infus jadi tidak kental dan murni jika tidak rasanya sungguh akan menyakitkan mengingat dulu waktu disurabaya fitri kemoterapi injeksi obat murni tanpa campuran dan rasanya pedih dan panas menjalar di pembuluh darah.
ya begitulah rasa dari efek obat kemoterapi yg masuk kedalam pembuluh darah pertama kali namun jika sudah beberapa lama akan mulai terbiasa walaupun rasanya tetap tidak nyaman belum lagi bau obat nya yg begitu kuat mendominasi membuat indra penciuman tidak nyaman mencium baunya.
kemoterapi nya dimulai pukul 08.30 dan akan selesai setelah 2 jam kemudian .
sambil menunggu obatnya habis fitri merebahkan tubuhnya di kasur dengan nyaman dan berusaha memejamkan matanya. sebelumnya ia terlihat berusaha ngobrol dan sharing dengan beberapa pasien lainya namun lama2 ia mulai lelah dan berusaha untuk tidur saja untuk menghilangkan efek obat yang sudah mulai terasa dan sambil menunggu obatnya habis.
menunggu selesai rasanya begitu lama entah kenapa beberapa jam kedepan terasa begitu berat dan sangat lama. ditambah dengan efek dari obat yg cukup membuat pusing dan tidak nyaman.
hingga tiba saatnya 2jam berlalu dan suster mulai datang memeriksa obat yg sudah habis dan menggantinya dengan infus bilas sebentar sebelum fitri pulang.
"sudah selesai ya bu alhamdulillah., saya ganti infus bilas dulu ya bu buat sebentar" ucap suster tsb ramah sembari mengganti labu infusannya dgn cairan NaCL
"hmmh iya sust makasih. saya bisa pulang kan ya sust habis ini" jawab fitri
"iya bu bisa tapi jgn langsung pulang ya bu tunggu sebentar takutnya efek obatnya bekerja dan ibu malah kenapa kenapa dijalan nantinya. minimal sampai ibu nyaman bu. ibu bisa tunggu didepan nanti kalau sudah selesai jadi kalau ada apa apa kami bisa langsung melakukan tindakan cepat" jawab suster tsb.
"oh iya sust baik. makasih banyak ya sust " jawab fitri kemudian
"huft lega rasanya akhirnya selesai juga Ya Allah ... " cicit fitri pelan
"sayang kamu sudah selesai" sapa boby
"hmh iya tadi suster nya manggil aku katanya pasien ibu fitri sudah selesai dan bisa pulang sebentar lagi makany aku masuk karna disuruh takut kamunya lemes. mau aku ambilin kursi roda ga sayang?" jawab boby kemudian sembari menawarkan kursi roda pada istrinya
"ah gausah ay...aku ga parah bgt kok cuma agak lemes dan pusing dikit. minum paracetamol aja cukup deh kayanya ay. gamau pakai kursi roda aku ay...kasian yg lain lebih butuh lagian ada kamu kan bisa papah aku hhe " jawab fitri tersenyum berusaha menenangkan perasaan nya bahwa dia baik2 saja
"bener niihh... yaudah kalau gitu tar pelan2 aja ya jalannya"
"iya gpp ay insyaAllah aku kuat...hhe cuma laper dikit" jawab fitri sedikit nyengir
"tenang aku udah beli makan siang kamu di warung padang depan rs tadi nanti kamu makan yah sayang aku tau pasti kamu laper hhe" jawab boby
"oiya ini kenapa infus nya masih ada katanya udah selesai" tanya boby sambil menunjuk selang infus yg masih terhubung dengan tangan fitri.
"oh ini bilasnya sayang...obatnya sudah selesai tinggal bilas sebentar aja...nah tu susternya datang mau nyopotin" jawab fitri sambil menunjuk ke arah suster yg berjalan membawa nampan berisi alcohol swab plaster dan kapas untuk melepaskan jarum infus yg masih menempel di punggung tangan fitri
"ohhh" jawab boby hanya ber oh ria
"saya lepas dulu jarum infusnya ya bu" ucap suster tersebut ramah
"iya sust makasih ya" ucap fitri sembari menyodorkan tangan kanan nya ke suster tsb.
"sudah bu sekarang ibu sudah selesai dan bisa pulang tapi tunggu sebentar di depan jgn buru2 ya bu khawatir ada efek obatnya masih kuat bu " ucap suster tsb tak lama ia selesai sudah melepas jarum infus di tangan fitri.
"iya sust baik terima kasih yaa" senyum fitri ramah
"sama-sama ibu, semoga lekas sembuh ya bu...oya ini berkas yg nanti dibawa untuk lab sebelum kontrol dokter ya bu... sudah dijadwalkan tanggalnya nanti ibu atau bapak tinggal daftar ulang lagi saja yaa... " ucap suster tsb ramah sambil menyerahkan berkas untuk laboratorium pada fitri dan boby
"oh iya sust baik makasih ya. berarti istri saya sudah bisa langsung pulang ya sust... makasih banyak" ucap boby kemudian sambil.menerima berkas tsb
"iya pak sama2 pak"
dan kemudian suster tsb beranjak pergi menuju pasien lainnya yg akan diperiksa lagi .