
kurang lebih 2jam perjalanan mereka tiba di kediaman nenek di Jakarta selatan.
disambut hangat oleh keluarga disana.
sampai tiba waktunya makan malam seluruh keluarga berkumpul dan menikmati nya sambil berbincang2 ringan.
"fit...besok kamu mulai kemonya kan ya" tanya acik pada fitri disela makanan malam mereka
"hmmh iya cik.do'ain ya cik biar lancar" jawab fitri sedikit sendu
"aamiin lancar dong insyaAllah...kamu jgn lesu gitu. semangat sayang. harus yakin kamu bisa dan sembuh " ucap acik kemudian
"iya harus semangat... kamu bisa nak" timpa nenek ayung dan lainnya menyemangati
"iya nek,yung cik...semuanya makasih yaaa...makasih udah nyemangatin aku" ucap fitri terharu
"harus dong karena kita adalah keluarga sayang" jawab mereka semuanya serempak
"oya tapi nanti kalau puasa gimana fit...kamu puasa juga,emangnya boleh?" tanya ayung
"iya kmrn fitri udah mikirin itu dan insyaAllah selama puasa ini walaupun lagi kemoterapi aku usahain puasa yung insyaAllah... semoga dengan puasa fitri berharap bisa lebih sehat dan cepet sembuh yung... krn kmrn sempet searching dikit2 kalau ternyata efek kemoterapi pada pasien kangker yg berpuasa akan lebih sedikit dan proses penyembuhan nya akan lebih cepat dikarenakan obatnya langsung bekerja pada kangkernya krn tubuh sedang kosong makanan . krn aku ngrasa kalau lagi ga puasa efeknya langsung ke lambung dulu yung yg pertama kerasa. bismillah do'ain kuat ya yung" jawab fitri
"yaudah...semangat ya. tapi kalau nanti ga kuat jangan dipaksain. kamu kan lagi sakit. " jawab keluarga serempak
"iya insyaAllah aku usahain kuat. makasih ya yung" jawab fitri tersenyum lembut
suasana makan malam saat itu begitu hangat. seluruh keluarga berusaha menguatkan mental fitri dan menyemangati nya agar kuat menghadapi kemoterapi nanti. akhirnya mereka selesai makan malam dan sedikit berbincang2 krn waktu sudah menunjukkan pukul 20.30 mereka semua kembali ke kamarnya masing-masing. begifupun fitri dan boby , mengingat besok mereka harus berangkat pagi untuk kemoterapi pertama fitri
kebetulan memang 2hari lagi sudah masuk bulan Ramadhan tahun 2016 itu ... fitri sudah berniat mau berpuasa selama kemoterapi nanti berharap dengan berpuasa Allah lebih cepat menyembuhkan nya krn menurut nya bagaimana pun puasa itu baik untuk kesehatan dan ia khawatir tidak bisa berjumpa dengan puasa tahun berikutnya jika harus mengabaikan puasa tahun ini hanya krn sakitnya semata.
sampai pagi yg ditunggu pun tiba...
pukul 07.00 boby dan fitri sudah sampai di loby utama gedung rawat inap Prof. Dr. soelarto yg ada di area Rs tsb. dan ruangan kemoterapi nya berada tepat digedung sebelah kiri dari gedung rawat inap tsb yang hanya berjarak beberapa meter saja.
rasanya begitu deg degan bagi fitri saat itu. perasaan nya mulai campur aduk begitu langkah mereka memasuki gedung tsb. ruangannya tidak terlalu jauh dari pintu utama gedung tsb . begitu masuk belok kiri dekat lift terdapat ruangan yg ditutup rapat dan begitu kuat tercium aroma obat yang menusuk indra yg tertulis di depannya "Ruang Kemoterapi". didepan ruangan tsb terdapat beberapa kursi penunggu pasien yg disusun berjemur memanjang.
disitu terlihat banyak pasien2 diatas kursi roda dan pendampingnya yg menunggu disana. pemandangan yg begitu mengiris hati fitri saat itu.
"sayang bentar ya aku coba masuk kedalam masukin berkas ini ya... kamu tunggu sebentar duduk disini" ucap boby pada istrinya
"hmmh iya ay." jawab fitri sedikit gugup
boby menyadari raut wajah istrinya dan tersenyum lembut sembari langsung beranjak masuk kedalam ruangan tsb memasukkan berkas pasien yg akan melakukan tindakan kemoterapi hari itu dan tak perlu lama sekitar 5 menit boby sudah keluar lahi dari ruangan tsb menghampiri fitri yg terlihat gelisah.
"sayang sudah...bentar lagi disiapkan tampatnya buat kamu nanti habis itu dipanggil sama susternya... kamu semangat ya sayang... InsyaAllah ga kenapa2...kamu kuat sayang" ucap boby lembut pada istrinya sambil mengelus lembut pundak fitri.
"hmmh... aku takut ay... " cicit fitri hampir tak terdengar
"bismillah sayang...kamu kuat yah... aku disini temenenin kamu" boby merangkul pundak fitri berusaha menenangkan nya.
...----------------...
mohon maaf untuk semua pembaca jika lama tidak up. πππ
anak2 sedang sakit dan Pak suami (Boby ) jg sakit ππ
mau tidak mau cuma bisa focus ngurus anak2 dan pak suami dulu
jadi tidak bisa focus menulis kembali kisah kami. π
mohon maaf jika up nya masih tidak menentu ya untuk kisah ini.
mohon dukungannya agar kami masih bisa berbagi kisah ini dengan kalian semuanya ππ