I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
pemeriksaan terakhir



'ku awali pagi ini dengan Bismillah semoga semuanya lancar dan hasilnya nanti sempurna. hanya tinggal hari ini agar kami bisa pulang kerumah bertemu malaikat kecilku yg begitu ku rindukan senyum tawa dan riangnya... semoga istriku kuat hatinya ya Allah dan bisa menjalani semuanya dengan ikhlas ' cicit boby dalam do'a nya sebelumnya berangkat ke rumah sakit untuk pendaftaran setelah sholat subuh.


"yuk sayang kita berangkat...aku tadi ketemu nenek di dapur sama ayung dan udah bilang kita mau berangkat ,sekarang nenek lagi dikamar lagi sholat subuh. yuk sebelum terlambat ...jangan lupa obat kamu dibawa" ajak boby pada istrinya yg sudah selesai rapih2 dan siap berangkat ke rumah sakit


"oh gitu iyah ayuk...udah nanti kalau jam 6 beli sarapan dulu ya biar kita bisa sarapan...iya udah" jawab fitri sembari menyambut uluran tangan suaminya dan beranjak keluar


tak lama 10 menit setelah mereka keluar rumah berangkat mereka sudah sampai di rs tsb krn memang jarak yg cukup dekat dari rumah nenek ke rs tsb.


boby langsung berlari kecil untuk mengambil antrian istrinya ia tinggal sebentar di ruang tunggu pendamping pasien .krn walau baru jam 5 subuh antrian sudah mengekor panjang jadi kalau tidak cepat dan pagi2 buta berangkat jangan harap akan dapat antrian awal.


yah awal pagi yg cukup melelahkan dimulai kembali begitulah rutinitas yg terulang selama mereka di rs tsb. untung malam mereka bisa terlelap lebih awal daripada hari sebelumnya jadi setidaknya sudah sedikit charge tenaga buat menghadapi rutinitas rumah sakit hari ini.


alhamdulillah boby dapat nomer antrian 39 untuk pendaftaran pasien di bagian poli jantung dan torax nantinya. setelah mendapat nomer antrian boby kembali ke tempat istrinya berada sambil menunggu jam 7 dibukanya pintu pendaftaran.


"sayang yuk kita cari sarapan depan sana siapa tau ada tukang bubur yang sudah mangkal...biar kamu bisa minum obat...masih ada waktu 1 jam sampai pintu pendaftarannya dibuka." ajak boby pada istrinya


"hmmh..iya ay ayo..." jawab fitri langsung meraih tangan suaminya dan mengelayut manja dan mereka pun berjalan perlahan menuju gerbang rs yg cukup jauh


"hhe ngantuk yaa masih" ledek boby pada fitri saat melihat tingkah istrinya yg manja.


"hmmh sedikit...cuma lagi kurang nyaman aja agak pusing dikit...mungkinkrn kmrn telat makannya kali ya ay " jawabnya


"yahh kok ga bilang kamu pusing,kuat ga jalannya?...Dr tadi diam aja sih...yaudah nanti makan yang banyak ya awas kamu aku ga mau kamu sakit kaya kmrn lagi ngdrop." ucap boby khawatir


"yaudah yuk" jawab boby


mereka langsung menuju gerbang rs tsb dan alhamdulillah ternyata sudah cukup ramai penjual yang berjualan di sana mulai dari tukang ketoprak,gorengan ,nasi uduk , bubur dan lainnya.


tak menunggu lama boby langsung memesan 2 porsi bubur untuknya dan fitri. dan mereka langsung menyantapnya tak lupa membaca do'a sebelum makan.


setelah selesai boby terlihat masih membeli beberapa makanan di tempat jualan yg lainnya.


"kok kamu belinya banyak ay makanannya" tanya fitri agak heran tiba2 begitu melihat suaminya kembali dengan beberapa bungkus makanan ditangannya


"hhe ini buat kamu biar ga kelaperan" jawabnya sambil tersenyum lebar pada istrinya


"ya ampun segitunya kamu" makasih yaa jawab fitri sambil tersenyum manis.


"yuk ah aku dah kenyang ay kita kesana yuk nunggu deket taman depan sana aja" ajak fitri pada suaminya sambil menunjuk taman depan bagian pendaftaran rs tsb.


cukup lama mereka menunggu sampai akhirnya pukul menunjukkan jam 07.00 dimana loket pendaftaran sudah dibuka dan akhirnya mereka pindah menuju loket pendaftaran menunggu nomer antrian nya dipanggil.


setelah cukup lama menunggu lagi akhirnya tiba nomer panggilan mereka dan boby bergegas menuju loket panggilan tersebut. setelah selesai boby langsung menghampiri istrinya yg sedang duduk menunggu di kursi tunggu.


"alhamdulillah sudah dapat sayang dan kamu dapet nomer panggilan pertama di jantung dan no panggilan ke 3 di thorax. tapi tadi kata mas nya mending ke thorax dulu krn cuma sebentar kalau jantung lama dan kebetulan dokternya agak terlambat datangnya. " ucap boby pada istrinya sembari sedikit menjelaskan saran dari petugas pendaftaran di depan loket tadi.