I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
kantor...



"sayang aku berangkat kerja dulu ya sebentar insyaAllah ga lama aku pulang...kamu ga apa2 kan aku tinggal sama anak2,makanan udah aku siapin di dapur ya...jangan lupa minum obat yaa...jgn sampai sakit lagi ya...kalau ada apa2 tlp nenek biar cepet" ucap boby mau berangkat kerja pagi itu...


"iya gpp sayang kamu ada janji sama pak muchsin kan di kantor pusat...jgn sampai dia nungguin kamu...ga enak...InsyaAllah aku ga kenapa2 yah" timpal fitri menenangkan suaminya sambil meletakkan telapak tangan suaminya dipipinya.


"semoga semuanya lancar dan ga ada masalah ya sayang..maafin nanti kalau gara2 aku kamu diomelin pak muchsin " ucap fitri kemudian


"aamiin...InsyaAllah ga ada masalah sayang...udah kamu gausah mikirin itu yaa. aku berangkat dulu ya sayang... Assalamu'alaiykum " ucap boby sambil mengecup kepala istrinya dan langsung berangkat kerja.


"wa'alaiykumsalam hati2 sayang"


jawab fitri


...----------------...


pukul 08.30 boby tiba di kantor.


hampir 2jam perjalanan menggunakan krl boby tiba di kantor pusat perusahaan nya yg berada di daerah Bintaro sebuah perusahaan MK (Management Konstruksi) yg sudah hampir 12th ini menjadi tempatnya mencari nafkah untuk anak istri dan keluarga nya.


sbebenarnya saat ini boby tau persis bahwa panggilan tsb menandakan bahwa posisisnya di perusahaan tidak baik2 saja . bagaiman mungkin seorang dirut operasional perusahaan yg cukup besar tersebut langsung memanggil dan menyuruhnya bertemu tiba-tiba tanpa alasan.


namun hati kecilnya sudah mempersiapkan kemungkinan terburuknya nanti apapun itu.


yah apapun yg terjadi tekadnya adalah menemani istrinya sampai sembuh sekalipun perusahaan akan mencari pengganti nya kelak.


"pagi pak pak muchsin sudah datang belum" sapa boby pada resepsionist di perusahaan tsb.


"oh pak muchsin belum datang pak mungkin sebentar lagi pak" jawab orang tsb


tak lama menunggu tiba2 orang yg dicari muncul di pintu utama.


"wa'alaiykumsalam eh kamu bob ikut keruangan saya " ucap pak muchsin melihat boby menyapanya


"baik pak"


begitu boby dan pak muchsin masuk ke ruangan tsb tiba2 pintu terbuka lagi dan masuk lah pak kusnadi sebagai kepala HrD di perusahaan tsb dan Zara sekretaris pribadi pak muchsin.


"silahkan duduk" ucapnya pak muchsin tanpa ekspresi


"kamu tau kenapa saya suruh kamu datang hari ini..".tanya nya mengintrogasi dengan tatapan tajam


"maaf pak saya belum tau" jawab boby


"pak boby anda pikir ini perusahaan anda apa...anda bisa masuk seenaknya dan tanpa kabar kemudian berharap perusahaan menggaji anda sesuai kemauan anda"...ucap kusnadi tiba2


"apa anda tau jika anda telak melanggar kode etik perusahaan dan seharusnya mulai detik ini anda sudah bukan bagian dari karyawan kami" ucap kusnadi dengan penekanan yg berat telak membuat boby sendu


"hampir 2 bulan anda jarang atau bahkan tidak masuk kerja... kenapa seenaknya anda bersikap di perusahaan ini...mulai hari ini kamu sudah bukan bagian dari karyawan kami krn kami tidak bisa menerima karyawan yang tidak profesional dalam bekerja seperti anda" tekan kusnadi lagi kepada boby...


deg...


deg...


deg...


saat ini hati boby begitu lemah rasanya mendengar setiap lontaran ucapan yg keluar dari mulut kepal hrd nya tadi ditambah pak muchsin tidak banyak bicara hanya menatap nya dengan tatapan tajam.