
fitri belum merespon apapun ucapan suaminya saat ini. masih terdengar halus isak tangis nya didalam pelukan suaminya.
"aku tau sayang mungkin aku terdengar sok tau dengan kondisi kamu saat ini, seolah2 aku mengidahkan perasaan sakit dan takut kamu tapi apalagi yg bisa aku ucapkan sayang. walau aku ga bisa merasakan rasa sakit kamu tapi yg aku tau aku hanya bisa menyemangati kamu saat ini... yang aku tau aku hanya bisa terus mengingatkan kamu jika masih ada yg lebih tidak beruntung selain kamu dan aku hanya bisa mengingatkan jika ini semua tidak lain adalah ujian dari Allah semata untuk meningkatkan iman kita kedepannya...apakah kamu menyerah dengan rahmat Allah atau kamu justru tetap berjuang menggapai kasih sayangnya... maaf kan aku jika aku terkesan tidak memahami hati kamu sayang"
tutur boby perlahan pada istrinya. banyak hal yang ia ingin ungkapkan saat ini. namun mengingat akan perasaan istrinya yang sedang terpuruk ia memilih tidak mengatakannya.
...----------------...
"andai kamu tau hati ku lebih hancur mendengar hasil pemeriksaan kamu sayang... perasaan aku lebih terpuruk dari pada yang kamu bayangkan... aku lebih takut daripada yang kamu kira tapi aku tak bisa berbuat apa-apa kecuali terus menyemangati kamu karena hasilnya tergantung dari bagaimana semangat kamu sayang"
"aku takut kehilangan dirimu... aku takut pengobatan kamu gagal lagi krn harus berulang dan ganti obat... "
"aku takut jika tubuh kamu semakin lemah dan tidak sanggup lagi dan aku lebih takut jika aku tidak bisa membawa kamu kehadapan anak2 kita nanti dalam keadaan yang sudah sehat.."
"apa kamu tau aku lebih takut Kehilangan kamu sayang... apa jadinya aku dan anak-anak tanpa kamu disisi kita..."
"dan mungkin kita akan lebih hancur tanpa kamu... karena itulah aku berharap kamu tetap optimis dan semangat , karena itulah aku egois menyemangati kamu seolah-olah aku tak mengerti perasaan kamu ... maaf sayang karena aku hanyalah lelaki yang lemah tanpa kamu ... ku mohon kuatlah sayangc
batin boby dalam hatinya saat itu ternyata begitu sedih. dan tanpa fitri sadari boby pun menitikan airmata namun segera dihapusnya agar istrinya tidak melihat nya menangis.
next episode skip langsung ke kemoterapi berikut nya ya.π
...**************...
...* Sedikit info *...
mohon maaf untuk semuanya jika disini ceritanya terkesan selalu down dan menguras emosi yg melelahkan seolah-olah berputar dan tidak akan berakhir dimana pasien harus melakukan pemeriksaan berulang , ganti rumah sakit ganti dokter ganti obat beberapa kali nantinya dan ganti dosis.
namun perlu dipahami inilah kejadian yg dialami oleh para pasien kangker diluar sana dengan segala prosedur pengobatan nya yang melelahkan dan juga sangat menyita waktu dan mental mereka . ini adalah reality yg harus dipahami oleh sebagian besar orang kenapa sih banyak pasien2 kangker diluar sana yg pada akhirnya menyerah dan gagal.
ya karena proses nya yg cukup panjang dan menghancurkan mental mereka sebagai pasien yg tidak memiliki kepastian hidup (kesembuhan) selain hanya mengikuti prosedurnya dan efek kemoterapi yg menghancurkan imunitas tubuh si pasien,belum lagi masalah diluar hal pengobatan.
karena prosesnya tidak semudah kita hanya berkata "harus semangat sembuh" melainkan banyak dorongan lain yg menentukan kesembuhan sang pasien mulai dari dorongan spiritual,moril maupun materil . menjadi seorang cancer survival itu berat.
karena rata rata 70% persen mereka yg berjuang akan gugur ditengah jalan sebelum berhasil karena beratnya kondisi mereka .
kisah ini saya hadirkan untuk memberikan contoh bagaiman seorang pendamping pasien ( suami /istri/ keluarga) dalam menghadapi dan mendampingi pasien kangker juga mengsuport mereka selalu dan bagaiman seorang pasien harus bersikap dalam menghadapi penyakitnya (bersyukur, tidak mengeluh dan selalu bertafakur dalam hidup bukan menyalahkan dan frustasi) dan berusaha berjuang untuk kehidupannya dan orang yg telah berjuang disisi nya
πππ
Sekali lagi untuk semua alur kisah ini semua alur benar adanya (Real) yang terjadi saat itu (th 2013-2016) dan juga kondisi Fitri disini bukanlah kondisi pasien kangker pada umumnya. dia sedikitnya agak berbeda .
kenapa berbeda, ya yang membuat ia berbeda adalah semangat nya ,cara dia menghadapi penyakitnya dan berusaha untuk sembuh dengan semua hal yg dia sanggup usahakan, perasaannya dan juga suami yang selalu ada disisi nya yang selalu menguatkan dia untuk terus berjuang tanpa mengenal kata lelah, sekalipun sebelumnya terdapat drama emosi tentang perasaannya fitri namun itu masih dalam tahap wajar .
pesan yg ingin saya sampaikan dalam kisah ini adalah.
" Tidak ada Masalah tanpa jalan keluar kecuali kita menyerah dan tidak yakin kepada Allah yang Maha segalanya ... sungguh tidak ada Masalah Tanpa jalan keluar kecuali kalian berputus asa akan Rahmat Allah "
mohon untuk tidak bosan dan mau untuk mengikuti alur kisah ini yah π
mohon dukungannya selalu untuk menjadikan cerita ini menjadi bagian dari salah satu daftar favorit kalianπ
juga
Like ,
Vote ,
and koment positive nya.ππ
semoga semua nya sehat selalu. aamiin π€²π
mohon maaf untuk para pembaca sementara saya tidak bisa menulis kisah lanjutnya dalam waktu yg cukup lama dikarenakan anak2 sedang sakit silih berganti... mohon bersabar menunggu ππ