
setelah mereka tiba di ruang perawatan, tak lama boby mau keluar membeli beberapa makanan untuk fitri supaya tidak bosan, namun tiba tiba fitri mulai merasakan sedikit gejala tidak nyaman ditubuhnya.
tiba2 kepalanya mulai terasa berat dan sedikit bergoyang.
dalam keadaan mata terpejam ia meminta boby membantunya berbaring di ranjangnya.
"ayy... ay tolong bentar kepala aku goyang bgt tiba2... bantu aku baring ay,,, aku takut tumbang ..." panggilnya pada boby padahal ia berada di sisi ranjangnya namun dikarenakan kepalanya terasa bergoyang hebat ia tidak mampu rasanya sekalipun hanya menggeserkan tubuh untuk naik perlahan ke atas ranjangya.
segera boby yg tadinya hendak ke luar membelikan bebrapa makanan berbalik dan membantu istrinya dengan cekatan.
"Ya Allah sayang... mulai kerasa ya... sabar ya ... bentar pelan pelan ya sayang, kamu minum obat ya biar ga terlalu goyang sakit kepalanya... bentar yaa " ucap boby sambil perlahan lahan membaringkan tubuh istrinya di ranjang rumah sakit tersebut.
kemudian terlihat ia langsung mengambil obat paracetamol yg memang selalu mereka bawa kemanapun untuk pencegahan pertama jika fitri Merasa sakit ataupun pusing kemudian langsung membantu fitri meminumkannya.
"bismillahhirrahmannirrahim, pelan2 sayang " ucapnya seraya menyuapkan obat dan membantu istrinya minum setelah menaikkan sedikit bagian kepala ranjang rumah sakitnya supaya fitri tidak tersedak ketika minum
"makasih sayang udah, kepala aku goyang bgt ay, sakittt" lirih fitri menatap suaminya sendu dan mengadu kepada nya.
boby menatap istrinya iba, sungguh ia pun tak kuasa melihat istrinya sakit .
ia mengelus lembut kening dan puncak kepala fitri dan menciumnya
"sabar ya sayang... InsyaAllah kamu kuat,,, semngat... kamu bisa sayang " lirihnya sedih sambil menempelkan keningnya di kening istrinya
"mau aku panggil suster sayang...?" tanya boby
"gausah sayang cukup kamu aja temenin aku... aku mau istirahat maaf mata aku ga kuat kebuka ay... goyang bgt" jawab fitri dengan mata terpejam sambil memeluk lengan suaminya
"yaudah kamu istirahat yaa... nanti kalau kamu udah tidur aku kebawah sebentar ya sayang... aku mau beli makanan buat kamu." ucap boby kemudian sambil mengeus ngelus kepala istrinya dengan tagan yg satu lagi
"iya " jawab fitri singkat dan terlihat ia mulai sedikit nyaman setelah minum obat dan dielus suaminya.
tak lupa ia membawa ponselnya takut fitri terbangun dan mencarinya.
dijalan boby terlihat sedih melihat kondisi istrinya barusan, ia tau istrinya sudah mulai merasakan kembali efek kemoterapi yg baru saja ia jalani.
tak menyangka efek nya akan lebih cepat dari sebelumnya.
"Ya Allah... kuatkan dia tuhanku . jangan sampai ia menyerah dan lemah akan keadaan nya saat ini ... semoga kamu kuat sayangku " batin boby sambil berjalan
tiba2 terdengar dering ponsel berbunyi ketika boby sudah selesai belanja dan menuju arah kembali ...
boby langsung mengambil dan mengangkatnya.
"Assalamu'alaiykum, iya sayang aku lagi beli makanan buat kamu, kamu udah bangun sayang, gimana kepala kamu sayang... mendingan gak...?" tanya boby pada istrinya
"hmmh masih goyang ay. aku gbsa gerak dulu , jangan lama2 ya aku ga kuat " jawab fitri disebrang tlp
"Ya Allah kasian dia, maaf ya aku tinggal bentar sayang, iya sebentar lagi aku sudah mau sampai kok sayang, sebentar ya, aku matiin ya aku mau naik lift" ucap boby
"oke" jawab fitri kemudian
tak berapa lama boby sudah tiba dan masuk ke kamar.
"Assalamu'alaiykum, gimana sayang, kamu mau apa" ucap boby begitu masuk dan langsung menghampiri istrinya
"wa'alaiykumsalam, aku haus ay mau minum," jawab fitri
dengan sigap boby pun membantu istrinya untuk minum kemudian sedikit memijat lembut kening istrinya dan duduk di samping ranjang istrinya.