I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
perkenalan



yg penasaran seperti apa sih keluarga kecil kami saat itu.


ini beberapa gambar yg mewakili yaa gambar disesuaikan dengan waktu saat itu. hhe soalnya kalau yg sekarang anaknya udah gede😁


kalau tokoh fitri boby sih ga banyak berubah yaa.masih sama kok insyaAllah sampai sekarang. cuma fitri tampilannya lebih syar'i aja alhamdulillahnya💝.🙏


ini keluarga kami.


Boby & fitri



ini adalah sosok boby asli dalam cerita ini yaa.


maaf jika foto fitri lebih di blur yaa.. soalnya ga boleh sama bapak negara 🥰🙏 doi ga suka berbagi sekalipun itu foto katanya 🤭🥰


kebetulan aku nulis kisah kami ini dengan persetujuan beliau sebelumnya... dengan niat sebagai motivasi buat yg lain diluar sana yg memiliki kisah seperti kami. semoga tetep semangat untuk semuanya 💐


Anak - Anak ( Rasyuqa & Tsaqif)


ini Rasyuqa



dan ini Tsaqif



mungil banget kan mereka pada saat itu😭


jujur aku nulis kisah ini tu suka flash back auto sedih.


karena moment ini tu berat bangett. Pokoknya campur aduk banget rasanya.


bisa bertahan sampai sekarang itu MasyaAllah pokoknya.


maaf yaa jadi melowww😭


oya maafin yah kalau suka lama update nya 🙏 soalnya sibuk sama bayik2. krn alhamdulillah sekarang ini Rasyuqa dan Tsaqif sudah nambah 2 adik kecil🥰


lagi aktif banget jadi harap maklum yaa jika ada keterlambatan update kisah ini.


semoga berkenan dan mau sabar menunggu 💐💝


...----------------...


yg dimana boby harus waspada takut2 istrinya tidak bisa bernafas lagi.


"uuukkhhhh...ukkhuukkk.... hhhhhhhhaaaahhhh"


tiba2 fitri terbatuk2 lagi sambil mengambil nafas berat tak beraturan.


tangannya berusaha menunjuk kearah mulut menandakan akan memuntahkan sesuatu.


boby bergegas mengambil mangkok kecil didapur. setelah itu langsung mengadahkannya di dekat mulut istrinya.


"ukkhuukkk....ukkhuukkk " fitri terbatuk2 kembali sambil mengeluarkan cairan berwarna merah yg cukup banyak.


boby sangat sedih melihatnya hanya bisa bantu menopang peluk tubuh istrinya dan sedikit mengusap2 punggungnya


semakin melihat kondisi istrinya semakin kacau pikirannya saat itu.


"ayy...udah" ucap fitri lemah


boby langsung menyenderkan kembali tubuh istrinya dan sedikit memberikan ganjalan bantal dipundaknya agak tinggi supaya fitri stabil bernafas. dia segera mengambil oksigen dan menempelkan di hidung istrinya agar bisa bernafas dengan baik lagi.


"sakit ya sayang...sabar yaaa... kamu kuatt sayangg...InsyaAllah kamu bisaa" ucap boby sambil memeluk istrinya dengan sedihnya.


"iya sayang insyaAllah " jawab fitri pelan


fitri semakin sering mengalami batuk darah dan sesak nafas.


membuat ia semakin jarang untuk bisa istirahat krn rasanya begitu sakit.


boby selalu setia menjaga dan mendampingi istrinya. untung saja anak2 mereka tidak rewel dan pintar jadi boby bisa fokus sedikit dalam merawat istrinya.


"sayang besok dokter Deka sudah ada jadwal kita kontrol yaa ... semoga ada jawabannya yah sayang... " ucap boby pada istrinya lembut.


"iya ay..." jawab fitri perlahan


"yaudah kamu sekarang aku ambilin makan ya biar bisa minum obat supaya kamu bisa istirahat.


bentar yaa." ucap boby pada istrinya sambil membawa mangkok bekas istrinya keluar kamar menuju dapur.


tak lama boby sudah datang membawa makanan dan air hangat juga obat buat istrinya.


dia langsung menyuapi istrinya makanan perlahan lahan.


setelah selesai tak lupa ia meminumkan obatnya supaya fitri bisa merasa lebih nyaman.