I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
ice cream.



"iya sayang...InsyaAllah mama akan sembuh buat kalian...tapi jangan sedih terus dong nak...mama ga kuat liat kamu kaya gini...jangan nagis lagi sayang...jangan sedih ya...mama akan sembuh kalau kk kuat nak...mama InsyaAllah akan sembuh jika kk ga sedih jadi princess mama ga boleh nangis ya sayang" jawab fitri menangkup wajah putrinya dengan kedua tangannya sembari menghapus jejak air mata yg masih segar diwajah kecil putrinya


"kk jaga ade ya nak kalau mama papa ga ada...kk sayang ade ya sayang...kk itu pengganti mama kalau mama lagi ga ada...jadi kk harus sayang ade ya nak...jaga ade...ga boleh berantem ya sayang" sambung fitri dengan suara yg sendu namun berusaha ia tahan agar putrinya juga kuat melihatnya.


"iya mama aku janji aku sayang sayang ade ga akan nakalin ade aku jagain ade nanti ma" jawab rasyuqa terdengar masih sedikit terbata2 krn ia masih sedikit menangis.


"anak pintar mama papa...sayang kk ...sayang ade ... sayang kalian.. dah jangan sedih lagi ya nak...tuh ade kesini nanti liat kk nangis ade nangis juga ljo nanti...cup udahan ya sayangku... hayoo mau es krim ga" ucap boby berusaha menenangkan dan membuyarkan perasaan putrinya kemudian membujuknya.


terlihat rasyuqa mulai tersenyum lepas.


"mau mama mau eskrim dua sama buat ade juga mama" ucapnya sambil menekuk jari mungilnya menjadi berjumlah dua.


yaa itulah anak2... setidaknya dalam keadaan sedih jika eskrim yg muncul bisa tersenyum 😊. seolah-olah eskrim bisa mencairkan perasaan mereka yg sedang berawan.


dengan cekatan fitri mengambil mangkok plastik kecil buat anak2 dan sendoknya kemudian mengambil beberapa scop ice cream dari freezer yg memang mereka selalu siapkan buat anak2 dirumah.


"ayoo ice cream siap siapa yang mau strawberry dan siapa yg mau coklat...atau mau choco vanilla nih" goda boby pada anak2 nya.


"mauuuuu...aku strawberry papaaa campur choco vanilla dikit" jawab rasyuqa semangat...padahal mukanya masih sembap krn menangis


"mauuui...ade tokaattt papaaaa " jawab Tsaqif berlari2 kecil menghampiri boby


sederhana ... ya sederhana bukan hanya sebuah eskrim mampu mencairkan suasana putrinya yang begitu kacau tadinya... sekarang anak2 sedang asik menikmati eskrimnya sampai tak tersisa.


dan mereka melanjutkan kegiatan dengan menonton kartun di tv saat itu sampai Tsaqif tertidur di pangkuan kknya Rasyuqa




boby dan fitri Merasa begitu beruntung memiliki seorang putri kecil yg dewasa diatas usianya... mampu mengungkapkan dan menahan perasaan dengan sempurna bahkan sangat mengerti ketika mendapatkan penjelasan. selebihnya semua keinginan putrinya menurut mereka adalah sesuatu yg normal bagi seorang anak.


"sayang...lihat mereka...kamu harus sembuh sayang...demi anak2" ucap boby pada fitri sambil menunjuk anak2


"iya sayang...maafin aku...tolong terus kuatin aku sayang...ingatkan aku untuk tidak menyerah demi mereka sayang... Ya Allah jangan jadikan aku ibu yg egois hanya krn sebuah rasa sakit dan aku menyerah untuk membahagiakan mereka Ya Allah " jawab fitri sendu sembari menatap putra putrinya


"InsyaAllah aku selalu disamping kamu...aku akan selalu menguatkan kamu dan mengingatkan kamu sayang...demi mereka yg membutuhkan kamu" jawab boby merangkul pundak fitri dan mencium lembut kepalanya


mereka menatap hangat kearah anak anaknya.


terlihat Tsaqif sudah tertidur dipangkuan Rasyuqa. dan rasyuqa masih setia melihat kartun di tv. pemandangan itu begitu hangat namun menyayat hati. mengingat perjuangan fitri untuk sembuh masih cukup panjang dan belum pasti...