I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
untaian do'a



"Assalamu'alaiykum...pagi sayang...bangun yuk kita sholat subuh bareng " kecup boby pada pipi istrinya


"hmmhh iya ay...wa'alaiykumsalam...makasih sayang" jawab fitri tersenyum manis pada suaminya begitu ia membuka mata...


"bentar ya ay aku bersih2 dan wudhu dulu" ucap fitri tersenyum seraya bergegas ke kamar mandi


"iya belum adzan kok bentar lagi paling aku sengaja bangunin kamu diawal...oke sayang"


ya memang selalu seperti itu drama di keluarga kecil boby. dimana boby selalu membangunkan istrinya perlahan lahan dengan lembut dalam kondisi apapun.


subuh ini kembali mereka sholat berjama'ah seperti biasanya dan melakukan aktifitas pagi pada umumnya... entah kenapa begitu bertemu anak2 fitri Merasa lebih sehat dan lebih kuat. badan yg biasanya lemah sekarang agak lebih kuat dan sedikit banyak ia bisa menyiapkan sarapan pagi buat buah hatinya.


mulai dari membuat cemilan, susu anak2 dan sedikit sarapan pagi...tentu nya dengan bantuan boby disampingnya.


jadwal hari Ini adalah belanja kebutuhan anak2 yang kemarin sempet tertunda krn sibuk bermain sama anak2 dan sedikit bermain2 kembali mengngat hari ini hari terakhir mereka bersama2 sebelum besok minggu akan berangkat untuk persiapan kemoterapi senin nya nanti.


pukul 9.30 mereka semua sudah berangkat , tak lupa semua perlengkapan anak2nya sudah lengkap di tas bepergian mereka juga obat2an milik fitri.


hari ini mereka pergi ke mall yg berbeda dari yg kemarin sengaja supaya anak2 merasakan suasana tempat yang baru. cukup lama mereka berada disana setelah berbelanja kebutuhan anak2 sperti susu diapers biscuit dll mereka sempatkan untuk bermainn sebentar sama anak2 dan baru pulang setelah selesai sholat ashar.


raut wajah anak2 hari ini begitu bahagia rasanya dan mereka merasa cukup senang krn 2hari ini


bisa bermain seharian penuh dengan mama papanya.


setelah sampai kembali dirumah boby langsung merapihkan barang2 anak-anak untuk nanti dibawa kerumah neneknya. dan fitri berusaha kedapur menyiapkan makan malam untuk Mereka semuanya...walaupun tidak maksimal namun setidaknya perlahan2 fitri berusaha perlahan2 dibantu boby.


"mamaaa...mamaa...besok kita main2 lagi ya ma kakak mau main lagi yang kaya tadi itu ma seru maa" seru rasyuqa berlari kecil menghampiri fitri yang sedang memasak di dapur.


fitri langsung berusaha tersenyum memeluk dan meratakan tingginya dengan sang putri


"hmmh nanti lagi ya sayang...mama besok ga bisa teman kk main...mama besok harus berangkat lagi sayang...boleh kan hmmh...kan kk kmrn udah jalan2 juga sama ade udah 2 hari ini...yah...nanti kalau mama sudah sehat insyaAllah kita main2 lagi ya sayang" fitri berusaha menjelaskan dengan lembut


raut wajah rasyuqa mulai berubah dan matanya sedikit berawan


"mama mau tinggalin kita lagi...katanya kalau mama pergi lama mama sembuh dan ga pergi ninggalin kita lagi...kemarin mama pergi udah lama harusnya mama udah ga pergi lagi...kenapa mam bohong sama kita mama jahat...aku ga mau mama pergi lagi" ucap Rasyuqa langsung memeluk erat fitri dengan sendunya


"Ya Allah maaf mama sayang...mama pergi supaya mama cepet sembuh dan kumpul sama kk ade lagi nak...maaf mama ya nak...mama belum bisa selesai sayang andai mama bisa mama ga mau pergi lagi jauh2 dari kk ade...mama sayang kalian nak" ucap fitri membelai lembut wajah putrinya dan membalas erat rangkulan putrinya, sedih mendengar isi hati putri kecilnya


"kenapa lama...aku mau sama mama papa ga mau sama nenek sama mama papa aja terus..." isak rssyuqa mulai terdengar


batin fitri begitu melihat dan mendengar putri nya bersedih.


"aku kangen bobo sama mama...aku kangen mama...kangen masakan mama aku kangen mama semuanya " hwaaaa tangisnya mulai pecah terdengar


boby yg sedari memperhatikan tidak bisa berkata apa2 tanpa terasa airmata sudah membasahi kedua matanya melihat kejadian dihadapannya


perlahan ia menghampiri putrinya dan istrinya mengelus lembut pundak putrinya dan ikut memeluknya.


"papa sayang kk sayang ade juga...maafin papa mama ya nak...InsyaAllah kalau mama sudah sembuh mama ga akan tinggalin kalian...kk sudah besar pintar ya sayang...do'ain mama supaya cepat sembuh...Allah sayang anak pintar dan Allah akan mengabulkan do'a anak yg Sholehan yg sayang sama mama nya nak...kk jangan nangis...kalau kk nangis kasian ade nanti sedih juga liat kk ... kalau kalian sedih mama papa lebih sedih lagi nanti kasian mama bisa ga sembuh2 nanti kalau sedih terus sayang...yah kk pintar ya nak...putri papa hebat...putri papa kuat ya sayang " ucap boby perlahan pada putri kecilnya sambil mengelus2 punggungnya lembut. berharap bisa meredakan perasaan rasyuqa saat ini...


walaupun boby tau hati putri nya saat ini begitu terluka krn harus ditinggal lagi oleh mereka untuk berobat.


"mama janji pulang...mama janji sembuh mama harus sembuh harus pulang aku ga mau mama lama lama tinggalin aku... aku maunya sama mama bukan sama nenek... nanti aku ga nakal lagi mama aku sayang ade aku ga akan berantem lagi sama ade aku janji akan ngalah ga rebutan lagi sama ade mamaaaaa tapi mama pulanggggg aku ga akan bikin mama marah2 lagi... huhuhu... nanti aku mau cerita sama Allah supaya mama cepat sehat nanti aku mau cerita sama Allah supaya sembuhin mama karena mama aku harus sembuh aku sayang mamaaa" rangkul rasyuqa makin erat pada fitri dan terdengar isak tangisnya semakin dalam


hati ibu mana yang tak perih mendengar cerita hati seorang anak kecil yg bahkan usianya saja belum genap 3th namun bisa mengungkapkan seluruh perasaannya dengan sempurna dan begitu cerdas.


sungguh hanya Allah yang tau isi hatinya dengan sempurna dan seluruh perasaannya.


hanya untaian do'a yang mampu kami berikan untuk mengiringi kehidupan mereka ya Rabb.


.


.


.


.


.


"اللهم املأ قلوب اولادنا نورا و حكمة و اهلهم لقبول نعمة و اصلحهم و أصلح بهم الأمة


"Allahummam la’ quluuba aulaadinaa nuuran wa hikmatan wa ahlihim liqabuuli ni’matin wa ashlih-hum wa ashlih bihimul ummah"


.


Artinya: “Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hambamu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka”.