
"pasien atas nama ibu Fitri" panggil suster dari depan pintu.
deg....
"ii-iya sust saya" jawab fitri sedikit terbata dan langsung berdiri menghampiri
"ayo bu masuk ruangan dan obat sudah siap semuanya. sebentar lagi kemoterapi nya dimulai" ajak suster tersebut lembut mengajak fitri masuk ke ruangan kemoterapi nya.
"iya sust baik" jawab fitri sambil mengikuti suster nya masuk dan diiringi boby
begitu masuk ke ruangan tersebut terlihat beberapa ruangan berbeda yg terpisah kurang lebih ada 4 ruangan kemoterapi yg berbeda di ruang tsb. yang dimasing2 ruangan ternyata terdiri dari beberapa pasien kemoterapi yg berbeda2 dan ada yg digabung dengan beberapa pasien laki2 . melihat kondisi ruangan2 tsb fitri agak merasa risih takut satu ruangan dengan pasien laki2 krn sebelumnya ketika di Surabaya dia selalu kemoterapi di satu ruangan sendiri hanya ditemani suster saja. kali ini adalah pengalam ke 2 nya untuk kemoterapi ulang di tempat dan suasana yang berbeda namun setidaknya dia berharap bisa seruangan hanya dengan pasien perempuan dan bisa saling sharing dengan beberapa pasien kangker lainnya. sampai tiba suster menunjukkan ruangan fitri kemoterapi nanti terletak di sebelah kiri ruangan paling ujung lorong. begitu masuk ruangan tsb terdapat meja suster dan berjejer beberapa bangsal pasien rumah sakit yg terdiri dari kurang lebih dari 9 bangsal yg disayangkan tidak ada tirai penutup antar pasien dan di pojok ruangan terdapat toilet pasien
posisi bangsal fitri dipojok ruangan sebelah kiri dibawah jendela. untungnya pasien kemoterapi diruang tsb semuanya perempuan setidaknya fitri Merasa sedikit lega tidak khawatir auratnya tersingkap dan terlihat oleh bukan Mahramnya.
"bu 10 menit lagi kita akan mulai kemoterapi nya ya ibu siap2 sekarang dan bentar lagi akan dipasang infus oleh suster, sesuai dengan resep dokter shyla hari ini ibu 1 seri tapi bisa langsung pulang jika sudah selesai dibilas (infus bilas obat kemo)namun jangan langsung pulang ya bu. khawatir setelah obat kemo nya masuk tubuh ibu langsung ngdrop (pusing mual dll) jadi kurang lebih 30-60 menit ibu stabil ka kondisi dulu ya bu. jadi kalau ada apa2 kita bisa langsung tanggap menangani ibu. habis ini bapak bisa menunggu diluar ya pak biar kami bisa segera melakukan tindakan pada ibu
oya pak bu perlu diketehui Efek samping dari kemoterapi memang tidak bisa dimungkiri dapat merusak sel tubuh lain yang sehat ataupun membuat pasien mengalami pusing, lemas, hingga mual dan lainnya. Akan tetapi, tindakan ini tetap penting dilakukan untuk menghentikan dan membuat sel kanker tidak terus menyebar ke berbagai bagian tubuh penderita. Dengan demikian, kesempatan untuk hidup bisa lebih besar."ucap suster tsb menjelaskan pada boby dan fitri
"baik sust saya mengerti. tapi apa tidak bisa suami saya tunggu disini?" tanya fitri
"maaf bu semua pasien kemoterapi tidak ada yg ditunggu disini bu hanya ditemani kami para suster" jawab suster tsb
"oh begitu sust baik. saya pikir bisa sust krn biasanya di rs sebelumnya saya bisa sust. sebentar ya sust saya mau ada perlu sama suami saya dulu sust" ucap fitri pada suster tsb
"baik bu jgn lama2 ya krn saya mau pasang infuse buat obat dulu" ucap suster seraya meninggalkan fitri dan boby
"ayy aku pikir kamu bisa nemenin aku disini kaya di darmo," ucap fitri sedih memeluk suaminya
"ssttt sudah gpp sayang...sabar ya sayang maafin aku krn aku pakai jaminan kesehatan kita ga bisa milih sayang kecuali pribadi seperti dulu sayang...maaf aku yg payah ga bisa biayain kamu lebih...maaf ya sayang" ucap boby sedikit sendu
"aamiin. kamu kuat ya sayang...yaudah aku ga bisa lama2 aku tunggu diluar ya sambil aku pesenin makan siang buat kamu nantinya...aku keluar dulu ya sayang " jawab boby tersenyum manis mengecup kening istrinya sambil melepaskan pelukannya dan mulai berjalan keluar
tak lama setelah itu suster langsung menghampiri mulai memasangkan jarum infus pada punggung tanggan fitri.
yaa waktu yg telah tiba. apa yg telah fitri takutkan akhirnya terjadi juga mau tidak mau dan siap tidak siap ia harus memulai nya supaya segera sembuh.
disela-sela pemasangan jarum infus suster bertanya ramah
"ibu sudah pernah kemo sebelumnya kah,dimana bu?"
"iya sust sudah di Surabaya th 2014"
"oh gitu.disana biasanya kemoterapi nya sendiri dan ditemani memangnya bu?"
"iya sust makanya tadi saya tanya sust hhe maaf ya sust saya ga tau kalau disini ga bisa" jawab fitri ramah
"iya bu gpp beda tempat beda kebijakan yg penting ibu sembuh ya bu. semangat insyaAllah ibu sehat lagi nanti,ini mulai kemoterapi awal lagi kan ya bu..." ucap suster tsb
"aamiin iya sust. "
"yaudah gausah dipikirin bu jalanin aja. InsyaAllah bisa sembuh ya bu. ini sudah saya pasang infus. nya ya bu dan sudah saya masukkan obat lambung dan lainnya. sebentar lagi kita mulai obat kemo nya bu saya ambil dulu." ucap suster tsb ramah sambil beranjak meninggalkan fitri dan mengambil obat kemoterapi fitri di ruang obat
"iya sust baik.makasih ya sust" jawab fitri
'Ya Allah akhirnya aku memulai nya kembali...bismillah kuatkan aku Ya Allah ... semoga aku kuat demi mereka semuanya yang ku sayang"
batin fitri dalam hati saat itu