I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
family time 2



"ya Allah sayangg maafin mama ya nak...." ucap fitri sambil menghujani putra putri nya bertubi2 dengan ciuman kerinduan nya.


"maafin mama ya nak...maafin" ucapnya lirih sambil memeluk erat kedua putra putri nya yg sedang menangis dipelukan nya


boby yg melihat bukan tidak sedih namun ia berusaha tegar melihatnya.


"wah2 kangennya sama mama aja jadi ceritanya...ga kangen sama papa gitu...yaudah deh kalau ga kangen papa nanti papa mau beli eskrimnya buat papa aja ahh" ucap boby menggoda anak2 nya.


"hwaaaa...papa jahat ma...papa ga mau beliin kita eskrim..." ucap Rasyuqa manja


"habisan kangennya sama mama aja sama papa engga...kan papa kangen juga tau" cebik boby kepada putri sulungnya yg terlihat masih sendu.


"aku kangen papa juga tapi lebih kangen mama" ucap Rasyuqa sambil memeluk erat fitri dengan tangan kecilnya


"iya2 maafin papa...papa becanda sayang...papa kangen kalian...pengen cepet ngumpul kaya gini" ucap boby seraya langsung memeluk istri dan anak2nya .


"sudah pulang bob fit..." sapa nenek yg keluar dari dapur menghampiri mereka


"eh iya mam sudah...tapi cuma sebentar aja nanti minggu malam kita pulang lagi krn senin fitri sudah kemoterapi insyaAllah " jawab boby sambil menghampiri mertuanya dan mencium tangan mertuanya.


"oh gitu..yaudah gpp yg penting kalian sehat ya...ini anak2 mau dibawa kan...tadi sudah makan kok" sambung mama fitri menutup pertanyaan nya karena dia tidak mau berlanjut pertanyaan yang akan menyulitkan dan menggoyahkan perasaan fitri (anaknya) nantinya


"hmmh iya mam...makasih ya ngerepotin mama...nanti aku titip anak2 lagi " jawab fitri tiba2.


"udah gausah dipikirin yg penting kamu sehat...anak2 aman sama mama ya...yaudah kalau mau dibawa anak2 sok aja mumpung blm maghrib,kasian nanti fitri sama anak2. udah pada mandi kok sama udah makan juga tadi" ucap mama


"iya ma maaf ya ga lama cuma jemput anak2 ma...makasih ya ma..."ucap fitri memeluk mamanya


"oya ini susu dodot adek ya bob" sambung nenek menyodorkan tas perlengkapan anak2 nya.


"makasih ya ma.kita pamit pulang dulu ya ma...maafin kita cuma sebentar" jawab boby sambil mengambil tas tersebut dan sambil pamit pulang kerumah mereka...


"dadah nenek...Assalamu'alaiykum "ucap mereka ber empat serempak sambil melambai2 ke arah nenek yg mengantar sampai pintu rumah nya.


"hati2...wa'alaiykumsalam " jawab neneknya anak2


yah sebenarnya bukan mereka tidak mau berlama2 dirumah mama namun mengingat waktu yg cuma sebentar dan sudah sore jg fitri yg belum istirahat jg minum obat boby khawatir jika fitri akan ngdrop lagi jadi boby mau tidak mau mengatakan pada mertuanya jika ia cuma sebentar menjemput anak2 saja. beruntung mertuanya mengerti kondisi mereka saat ini..


tak sampai 10 menit mereka sudah tiba dirumah anak2 langsung berhamburan kedalam rumah sambil menarik2 lengan ibunya .


"mama ... mama... ayo kita main... mama mama lama kan pulangnya...mama ga pergi2 lagi ke dokter kan ma?" celoteh Rasyuqa sambil mengajak fitri bermain menarik2 tangan ibunya diikuti adiknya Tsaqif yg baru bisa memanggil "mama...mama...aiiinn yuk"


'Ya Allah...kasian kalian nak. maaf ya mama belum bisa lama sama kalian walaupun mama berharap namun mama belum bisa nak...sabarya sayang' batin fitri dalam hati sambil memeluk anak2nya


"hmmh...mama pulang mau ngajak kalian belanja sama papa nak nanti...mau yah...kita main nanti seharian ya sayang" jawab fitri berusaha mengalihkan pembicaraan anaknya.


"waaahhhh...benerann...kita jalan2 nanti...asyiikkk...hore ...horee...kita jalan..." sorak Rasyuqa girang mendengar ajakan dari mamanya.


"mama mama aku mau jajan banyak2 boleh ma..." tanya Rasyuqa masih antusias


"boleh sayang kamu boleh jajan apapun yang kamu mau jg ade asal yg sehat ya sayang..." jawab fitri berusaha menyenangkan perasaan putrinya


sebisa mungkin fitri tidak menyebutkan bahwa dia akan pulang hanya sebentar krn fitri tidak mau anak2nya sedih nantinya. ia mau menikmati moment bersama anak2nya dengan bahagia krn mulai senin besok ia akan mulai menjalani hari2 yang cukup berat dan sulit demi kesembuhan nya.