I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
semakin lemah...



lama mereka saling terdiam dan berpandangan.


sampai akhir nya dokter Deka menghela nafas dan berkata.


"coba saya berikan resep obat lain ya pak semoga ada perkembangannya. nanti dalam 3hari tidak ada perubahan bapak langsung membawa ibu kesini ya pak."


terlihat dokter Deka sedang menuliskan resep buat di tebus ke apotek .


"saat ini saya juga masih belum bisa menjelaskan apa yg terjadi dengan istri bapak. namun saya akan berusaha memantau perkembangannya kedepannya. jadi sementara kita lihat perkembangannya 3 hari kedepan ya pak, sementara saya resepkan obat dan vitamin yg baru. semoga nanti ada perkembangan yg baik" seru dokter Deka kepada boby .


krn beliau pun masih terlihat bingung dengan kondisi pasien barunya saat ini jadi dokter Deka belum bisa menyimpulkan apa yg terjadi dengan fitri saat ini.


"baiklah dok terima kasih. InsyaAllah 3hari lagi kami akan kontrol lagi" jawab boby.


tak lama mereka langsung pulang ke rumah setelah menebus obat2an di apotek.


sesampainya dirumah boby segera menyuruh istrinya beristirahat dikamar.


'entah apa yg terjadi pada mu sayang,semoga kamu lekas sembuh ya sayang kamu kuat lebih daripada ini,aku akan selalu disamping mu'


gumam boby dalam hati sambil menatap istrinya dalam .


"aku jemput anak2 dulu yah.kamj istirahat dulu ya" ucap boby pada istrinya sambil membelai kepalanya lembut


"iya sayang hati2 ya dijalan" jawab istrinya tersenyum lembut.


...----------------...


"Assalamualaiykum , anak2 papa datang" seru boby begitu sampai di rumah mama mertua nya.


"papaaaaaa ... papa udah pulang... mama kok ga ikut... mama mana " jawab anak2 seraya berlari ke arah boby.


"iya sayang mama tapi dirumah ga ikut kesini mama kasian cape mama lagi kurang sehat" jawab boby tersenyum lembut pada anak2


"bob gimana fitri apa kata dokter..." tiba2 mama mertuanya bertanya


"hhmmhh belum tau ma.. dokter juga bingung sama kondisi nya fitri soalnya semua hasil pemeriksaan sehat ma ga ada masalah" jawab boby gusar ke mertuanya


"lho kok bisa gitu kan dia kondisi ngdrop gitu. gimana bisa baik2 aja" jawab mama mertua


"entahlah ma kata dokter dilihat 3hari kedepan perkembangannya obatnya Sekarang diganti semoga 3hari lagi membaik." jawab boby


"maaf ya ma sementara merepotkan nitip anak2 dulu kalau lagi kontrol " ucap boby lirih


"ga apa2 bob yang penting fitri sembuh dulu. kamu urus dia aja dulu sana ya ga usah mikirin anak2. anak2 aman disini " jawab mama


"trus sekarang anak2 mau dibawa pulang dulu atau gimana?" katavmama mertua


"pulang aja dulu ma nanti kalau kita kontrol baru nitip lagi ya ma" jawab boby


"oh yaudah kalau gitu"


tak lama mereka anak2 langsung naik ke motor ayahnya supaya bisa segera pulang kerumah


"dadah nenekk nanti main lagi yaaa" lambai si kk ke neneknyaa


"iya hati2 ya sayang nanti kita main lagi " saut neneknya sambil melambai ke arah anak2.


anak2 langsung berhamburan mencari ibunya


"mama...mama..." teriak kk dan ade mencari mama nya


"braakkk" suara pintu kamar dibuka keras anak2


"mamaaaa.... kok mama ga jemput kita cuma papa aja. mama kok lama perginya kan aku nungguin sama ade dari tadi" celoteh kk sambil melompat ke arah kasur ibunya dengan muka agak sedikit manyun


"mamaaaa" diiringi si kecil yg berlari2 dan memeluk manja kepada fitri .


"cuupp...cupp..." kecup fitri ke kepala anak2 sambil tersenyum lemah


"maafin mama ya sayang kalau mama lama,maaf ya nak, kk sama ade udah makan sayang,tadi main apa sama nenek nak?" ujar fitri sambil memeluk anak2nya di atas kasur


terlihat di pintu kamar boby memperhatikan tingkah anak istrinya sedari tadi. ada perasaan sedih dan khawatir yg sangat dalam terpancar dimatanya... tidak bisa diungkapkan dengan kata2 dan juga terlalu menyakitkan untuk dipikirkan. tak terasa airmata menetes dipipinya perlahan.


tak ingin terlihat oleh anak istrinya iapun segera berbalik badan keluar kamar membiarkan mereka bercengkrama didalam.


'malam itu tak lupa boby memberikan obat dan vitamin kepada fitri sebelum ia istirahat sambil bergumam'


"cepat sembuh ya sayang" ia tersenyum lembut sambil mengelus kepala istrinya


"makasih ya sayang,maafin aku nyusahin dan ngerepotin kamu,kamu jadi ga kerja ngurusin aku dan anak2 ... maafin yaa.." jawab istrinya lirih sambil tertunda sedih


"jangan bilang gitu. kamu dan anak2 tanggung jawab aku dunia akhirat,jadi apapun yg terjadi sama kamu berarti sudah kewajiban aku mengurusnya jadi jangan bilang gitu yaa" jawab boby sembari langsung memeluk istrinya sedih


"sudah aku ga mau kmu mikirin yg aneh2 sekarang kamu istirahat yaa mumpung anak2 sudah tidur semuanya. biar besok freshh oke sayang" kecup boby di kening istrinya.


"iya sayang makasih yaaa" istrinya balas memeluk


setidaknya istrinya sudah agak tenang dan bisa beristirahat .


......................


"sayangg ... sayangg aku dingin minta selimut lagi"


panggil istrinya perlahan kepada boby.


"kamu kenapa lagi sayang, demam kah?..bentar yaa" jawab boby


tak lama ia sudah membawa selimut buat istrinya dan menutupkan kebadannya.


"kamu udah pakai baju panjang dan selimut padahal sayang kok masih kurang... apa yg kamu rasain sayang" tanya boby cemas sambil memegang kening istrinya


"tapi kamu ga demam" seru boby dengan muka heran


"g-gak tau sayang aku dingin...dingin banget ga kuat " jawab istrinya menggigil dan terdengar seperti menahan sakit dan gmeratuk antar gigipun berbunyi


"minum obat lagi yaa" saut boby


"barusan udah sayang aku udah minum tapi masih menggigil bgt" jawab istrinya terlihat sangat kedinginan dan menahan nya.


pagi itu fitri terlihat semakin lemah dan tidak tau kenapa tubuhnya tiba2 menggigil dan kedinginan parah sedang dia tidak demam.


rasa cemas semakin menghantui pikiran boby melihat kondisi istri nya. namun dia tidak tau berbuat apa. krn hasil medis pun menunjuk istrinya sehat2 saja.