I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
harta yang tak ternilai



tepat jam 11.10 siang boby sampai dirumah


"assalamualaikum ... papa pulang sayang ... Rasyuqa...adee " salam boby begitu sampai dirumah


"papaaaaa...." jawab anak2 langsung berlari menghambur kepelukan boby


"wa'alaiykumsalam... lho sayang kok sudah pulang" tanya fitri begitu melihat suaminya sudah berdiri di ambang pintu rumahnya.


"hehe udah selesai sayang urusan nya... aku disuruh pulang" jawab boby sedikit tersenyum


"papaaa ayoo jalannya...kita main2 ayo papa" rengek kk bergelayut manja di pundak boby.


"hmmh iya sayang sebentar ya nanti papa mah sholat jum'at dulu ya...nanti kita jalan oke sayang " ucap boby Sambil mengecup kepala putrinya


"oya...oke ...janji ya papa"


"iya sayang insyaAllah "


fitri masih memperhatikan raut wajah suaminya sedari tadi. krn menurut hati nya ada masalah pasti dikantor boby sekalipun boby tidak bercerita langsung saat ini.


"sayang aku sholat jum'at dulu ya...nanti kita ajak anak2 main habis ini" senyum boby pada istrinya sambil bersiap2 mau berangkat ke Masjid.


boby langsung berangkat ke mesjid dan fitri pun langsung menyiapkan perlengkapan anak2 nya buat dijalan.


tak lupa ia menyiapkan obat2an nya dan perlengkapan lainnya.


fitri memilih tidak mau bertanya dulu nanti kepada suaminya tentang masalah kantornya. krn dia mau focus 2hari ini melepaskan semua bebannya demi memberikan hari yg berkesan untuk anak2 nya sebelum fitri meninggalkan mereka kembali untuk menjalani pengobatan nya.


tak lama berselang setelah selesai sholat jum'at boby mengajak anak dan istrinya berbelanja dan bermain di sebuah mall di kota Bekasi yg hanya berjarak 30 menit dari rumahnya. sengaja tidak pergi terlalu jauh krn khawatir kondisi fitri yg masih blm sehat.


...----------------...


'Ya Allah...bahagia rasanya bisa melihat mereka tersenyum dan tertawa lepas...nak maaf ya mama akan semakin sering kedepannya meninggalkan kalian...jarang bertemu dan memeluk kalian,sebisa mungkin waktu yg ada akan mama habiskan untuk membahagiakan kalian. jika kalian tanya apakah mama sedih...hati ini seperti hilang rasanya melihat kalian jauh dan mama belum tentu bisa bersanding selamanya dengan kalian...jika Allah izinkan mama sembuh mama berharap agar kelak mama bisa mendampingi kalian hingga dewasa...hingga kelak kalian tumbuh menjadi manusia yg tangguh...manusia yang berakhlak mulia dan manusia yg kuat imannya hanya kepada Allah semata hingga Akhir hayat kalian.... nak namun jika Allah hanya mengizinkan kebersamaan ini untuk sesaat kenanglah mama didalam hati kalian sebagai seorang ibu yg selalu mencintai kalian hingga akhir hayat nya...Ridha lah mama menjadi ibu mu selama ini...do'akanlah mama agar kelak agar Allah melimpahkan Rahmat dan Ampunannya kepada mama agar kelak kita berkumpul kembali di Surga Nya yang abadi....Besar harapan mama kepada kalian berdua nak...mama ingin mengukir memori yg indah selama hidup mama dengan kalian..."


lirih fitri dalam hati sambil memandang suami dan kedua anaknya yg sedang asik bermain sedang ia hanya duduk memperhatikan mereka saja tanpa terasa air mata sudah membasahi pipinya.


'dan kamu sayangku suami terbaikku...imamku yg sempurna...andai waktu bisa memihak kepadaku dan mengizinkan ku masih mendampingi mu kelak aku berjanji sayang , aku Ridha engkau sebagai suamiku... aku tidak akan pernah menuntut mu dengan dunia aku berjanji sayang aku akan menjadi wanita yang selalu membawa mu pada Ridha Nya yg sempurna...kamu bersabar dengan sakitku...kamu setia disaat lemahnya aku maka akupun berjanji, insyaAllah jika Aku akan menjadi wanita yg berbeda yg kelak bisa kau pertanggung jawabkan dihadapan Allah sebagai wanita yg sholehah....namun jika Allah tidak memberikan waktu itu padaku maka berjanjilah kelak kau akan bersaksi dihadapan Allah jika engkau Ridha aku sebagai istrimu dan maafkanlah semua keburukan dan kesalahanku sayang...maafkan aku'


fitri semakin sendu ketika ia melihat suami dan anaknya...bisa meliha mereka tertawa dan tersenyum bahagia saat ini bagaikan sebuah harta yg tak ternilai dengan apapun... ia hanya berharap jika Allah masih memberikan kesempatan kepada nya untuk sembuh dan berkumpul lagi dengan keluarga kecilnya...